
Perang Akhir antara kubu Three Realm dan kubu Aliansi Dunia Iblis tetap berlanjut. Namun, kali ini situasi perang sudah jauh lebih terkendali dibanding sebelumnya. Tidak ada seorang Heavenly God pun yang terlibat dalam pertarungan, selain itu pertempuran hanya akan tiba setiap beberapa minggu sekali.
Endwar sebenarnya hampir sama seperti perang antar dunia biasanya. Namun, dalam sebuah Endwar, kedua kubu hanya bisa mengandalkan keberuntungan karma untuk memenangkan perang. Siapa yang keberuntungan karmanya paling tinggi, maka dialah yang dapat terus hidup dan bertahan di Three Realm ini.
Ini sudah lebih dari setahun sejak Endwar pertama kali pecah di Dunia Fairylord. Sekarang, lokasi Endwar sudah tidak pada tempat itu, melainkan pindah ke wilayah kekosongan.
Di ruang yang berwarna abu-abu gelap ini, terdapat dua kediaman Immortal yang berukuran sangat besar dan terapung di ruang hampa. Tentu saja, kediaman Immortal tersebut merupakan pangkalan perang kedua kubu.
Dibanding setahun yang lalu, kini kekuatan kubu Three Realm sudah jauh lebih tinggi. Selain karena banyaknya bala bantuan yang sudah tiba, para sosok tersembunyi di Three Realm juga mulai bermunculan. Hal ini juga berlaku bagi kubu Aliansi Dunia Iblis. Saat ini, kekuatan di antara kubu bisa dibilang hampir imbang.
Sementara itu, para sosok terkuat dari kubu Three Realm masih mengkhawatirkan satu hal yang sangat menggaggu pikiran mereka. Ini adalah Endwar, tapi di mana God Emperor Miracle berada?
...
Di sebuah puncak gunung, terlihat seorang pemuda berjubah merah yang terlihat kesepian dan memandangi langit malam yang dipenuhi bintang-bintang. Matanya terlihat sayu dan ekspresinya tak bisa dijelaskan dengan kata-kata. Perasaan senang, sedih, dan marah, dapat terlihat dari wajahnya.
“Waktu sudah banyak berlalu, tapi aku tidak menyangka tempat ini ternyata masih sama seperti yang dulu...” gumam Qin Shan dan ia terlihat sangat sedih.
Ini sudah satu bulan sejak Qin Shan tiba di Heaven Realm. Sebelum datang ke tempat ini, ia perlu menempuh perjalanan yang sangat jauh walaupun dengan bantuan Greenlotus sekalipun. Sebagian besar waktunya hanya dihabiskan dengan berada di wilayah ruang hampa tak berujung.
“Di gunung ini... Aku ingat, dulu gunung ini adalah tempat di mana Sekte Dual Cultivations berada. Di Sekte ini, aku berkembang dari seorang kultivator lemah menjadi seorang Immortal yang sangat kuat. Sedih rasanya ketika menyadari bahwa Sekte ini telah menyatu dengan tanah.” Qin Shan menghembuskan napas panjang dan ia merasa sangat bernostalgia.
Sekte Dual Cultivations adalah salah satu sekte Demonic di Heaven Realm. Setiap teknik yang diajarkan oleh sekte ini pasti berhubungan dengan seni iblis. Jadi tidak heran Qin Shan adalah orang jahat di masa lalu. Namun, kisah ini tidak ada hubungannya dengan masa sekarang dan itu hanyalah masa lalu. Saat ini adalah kisah yang berbeda, perubahan zaman sedang berlangsung sekarang.
Qin Shan menenangkan hatinya dan mulai berkultivasi singkat untuk menstabilkan Dao Hatinya.
Setelah beberapa waktu, Qin Shan bangkit dari kultivasinya dan segera melambaikan tangannya. Seketika sebuah miniatur rumah yang memancarkan energi besar muncul di tangannya.
“Selama di perjalanan, aku telah mengamati harta magis ini dengan sangat teliti. Setelah beberapa percobaan, aku akhirnya yakin bahwa harta magis ini tidak termasuk ke dalam harta magis dosa. Melainkan lebih dari itu.” Qin Shan menggenggam harta magis Hantu Menelan Malam dan ia mulai bergumam.
“Orang-orang dari luar Three Realm itu benar-benar sangat aneh dan misterius. Aku tidak menduga bahwa mereka akan bisa melakukan apa yang tidak bisa dilakukan oleh kultivator Three Realm.” Qin Shan mendengus pelan dan ia kembali menyimpan Hantu Menelan Malam ke dalam pulau lotusnya.
“Bertahun-tahun lalu saat aku dikepung oleh pasukan Zhen Yang, mereka mengatakan bahwa aku memiliki harta magis yang tak ternilai. Sekarang aku menjadi sangat penasaran tentang harta magis apa yang aku miliki.” Qin Shan tidak habis pikir mengenai dirinya sendiri. Sebelumnya ia merasa tidak terlalu tertarik dengan harta magis yang Zhen Yang maksud, namun setelah bertahun-tahun lamanya, ia akhirnya menjadi tertarik. Bukankah ini sedikit lucu.
Qin Shan menghabiskan waktu setengah hari menjelajah pulau lotusnya hanya untuk menemukan sesuatu yang berharga. Tentu saja ia tidak hanya menemukan satu benda berharga, melainkan ada banyak.
Di depan Qin Shan saat ini terdapat beberapa benda yang belum diketahui tingkatannya apa. Namun, Qin Shan yakin bahwa semua benda ini adalah barang yang berharga.
“Getah Pembersihan Nirvana, Buah Dao, Pembuluh Spiritual Dewa kelas Primal, bijih Deathwater, lalu Kristal warna-warni. Semuanya adalah harta karun yang berharga, jadi yang mana salah satu di antara mereka yang dimaksud oleh Zhen Yang?” batin Qin Shan dan ia mulai berpikir.
Getah Pembersihan Nirvana jelas bukan, getah ini terlalu terlihat biasa saja dan tidak berharga, jadi mustahil Zhen Yang akan tertarik dengan benda ini. Lalu untuk Pembuluh Spiritual Dewa kelas Primal, itu jelas juga tidak mungkin. Pasalnya Qin Shan mendapatkan pembuluh spiritual ini dari Jie Yun yang bersembunyi di Alam Harta Karun Lima Elemen. Terlebih lagi, pembuluh spiritual ini merupakan satu-satunya di seluruh Alam Semesta.
Setelah mempertimbangkan semua benda itu, Qin Shan memutuskan bahwa tidak yang yang mampu menarik perhatian Zhen Yang sama sekali. Setidaknya, benda-benda tersebut tidak akan dapat ditemukan oleh Zhen Yang.
“Waktu itu Zhen Yang mengatakan bahwa benda yang dia cari adalah Kristal Kesadaran Dewa Primal. Berdasarkan namanya, kristal ini sangat cocok.” Qin Shan memandang kristal warna-warni yang ada di tangannya.
Kristal ini memancarkan semacam energi tak terlukiskan yang benar-benar melimpah. Bahkan untuk orang seperti Qin Shan, ia merasa tubuhnya sendiri tidak akan dapat menampung energi tersebut hingga habis.
“Ini pasti adalah Kristal Kesadaran Dewa Primal...” hanya ada kalimat ini yang berdengung di kepala Qin Shan.
Setelah menyimpan kembali semua harta karun miliknya, Qin Shan memutuskan untuk segera melakukan kultivasi. Ia ingin membuka meridian-meridian yang tersisa dan memperluas lautan spiritualnya.
Jurus Empyrean Rage menjadi saksi bahwa energi yang terdapat di dalam tubuh Qin Shan saat ini masih sangat kurang dan lemah. Jika ia bisa memperbanyak energi elemental yang dapat ia tampung, maka melepaskan jurus Empyrean Rage akan menjadi perkara mudah. Selain itu, Qin Shan juga bisa memulai penelitiannya terhadap Kristal Kesadaran Dewa Primal dan mencari tahu benda apa sebenarnya kristal ini.
...
Note: Up telat karena di tempat Saya sinyal lagi-lagi bermasalah.