Celestial Emperor 2

Celestial Emperor 2
Ch. 567 - Dia Adalah Kaisar Segala Manusia!



Qin Shan memang memiliki sedikit masalah karena Jejak Spiritual ini, tapi untungnya Meridian Detox Channel berhasil menghapuskan jejak tersebut.


“Ternyata Meridian Detox Channel tidak hanya berfungsi untuk menetralisir racun yang masuk ke dalam tubuh, tapi juga menghapuskan Jejak Spiritual dari orang lain. Meridian ini nampaknya masih menyimpan banyak rahasia…” batin Qin Shan dan ia diam-diam menjadi sedikit bersemangat.


Selain penambahan jumlah Meridian, Qin Shan juga berhasil mendapatkan sedikit pencerahan terhadap teknik Return to Mortality. Dengan kemampuannya sekarang ini, ia akhirnya bisa mengendalikan teknik Fiendgod Sealing Art dengan lebih stabil. Hal ini tentu saja akan meningkatkan kekuatannya sedikit lebih tinggi.


“Saudara Qin, selama kau berada dalam masa pemulihan, ada cukup banyak hal penting yang terjadi. Jadi mungkin kita harus bergerak secepatnya.” ucap Xi Shui dengan wajah yang serius. Saat ia mengatakan hal ini, San Jinsheng yang berada di dekatnya ikut menganggukkankepala.


“Hal penting? Bisa kau jelaskan padaku?” tanya Qin Shan dan ia merasa kebingungan. Ia baru berkultivasi selama kurang lebih empat hari, namun sudah ada kejadian-kejadian penting yang telah ia lewati?


“Beberapa hari yang lalu, semua orang dikejutkan dengan Hao Jian yang berkhianat. Kau tahu, dia sebelumnya adalah salah satu tokoh terkuat di Three Realm setelah Miracle. Saat Hao Jian menampakkan diri, mereka bertarung dengan membabi-buta. Pertarungan mereka bahkan masih berlangsung hingga saat ini.” jelas Xi Shui dengan cepat. “Itulah kenapa aku ingin kita segera bergegas dan membantu rekan-rekan yang lain.”


Saat mendengar hal ini, jantung Qin Shan berdegup semakin cepat dan wajahnya terlihat sangat serius. Hao Jian, dahulu kala ia pernah bertemu dengan orang ini saat dia berkunjung ke Heaven Realm. Saat itu Hao Jian adalah orang yang sangat setia kepada Three Realm dan sangat tidak mungkin bahwa dia akan berkhianat. Namun, sekarang...


“Ini adalah mimpi buruk. Aku ingat Hao Jian ini memiliki Pedang Neraka Kekal Abadi. Pedang ini levelnya berada jauh di atas Pedang Woodhell. Legendanya, sekali tebas pedang tersebut akan dapat menyemburkan energi kematian yang bahkan dapat membunuh seorang Spiritual God.” gumam Qin Shan sambil mengelus dagu. Ia berpikir sangat keras untuk menghadapi masalah yang satu ini.


“Ya, itu benar. Sayangnya Pedang Neraka Kekal Abadi sudah digunakan dan pasukan Three Realm kita mengalami kehancuran. Hao Jian terlalu berbahaya, karena itulah kita perlu menghentikannya secepat mungkin.” ucap Xi Shui dan ia meminta Qin Shan untuk segera bergegas.


Qin Shan melirik ke arah San Jinsheng yang sedang menganggukkan kepala padanya. Setelah berpikir selama beberapa saat lagi, mereka langsung berubah menjadi seberkas cahaya dan menghilang ke kejauhan.


...


Ledakan demi ledakan terbentuk, ngarai ruang hampa tercipta saat sinar pedang berwarna hitam melintas dengan kekuatan yang dahsyat. Setitik bayangan dapat terlihat di antara kekacauan itu dan dia terus terlempar ke segala arah.


Hao Jian yang berada jauh di atas langit membentuk segel tangan yang rumit dan ia segera melesat ke depan. Saat tubuhnya bersinar dengan cahaya yang menyilaukan, ratusan sinar pedang langsung ditembakkan.


*Pa! Pa! Pa! Bomm!!* Ledakan yang sangat mengerikan terjadi, di tempat itu segala hukum langsung menjadi kacau dan pudar.


“Miracle! Berhentilah melawan dan aku tidak akan membunuhmu. Tujuanku hanyalah untuk menguasai Three Realm!!” Hao Jian berteriak dengan lantang dan ia terus melepaskan serangan yang sangat mematikan.


Di sisi lain, Miracle terlihat telah terluka cukup parah dan energi kehidupannya menipis. Pertarungan yang berlangsung selama beberapa hari ini sungguh menguras energinya. Andaikan ia menggunakan terlalu banyak energi saat menyerang ataupun menghindar, dia pasti sudah mati sekarang. Yang bisa ia lakukan hanyalah terus menghindar dan bertahan hingga bantuan tiba.


“Three Realm adalah Tanah Airku, dan aku adalah orang yang menuntunnya hingga menjadi Three Realm saat ini. Aku tentu saja tidak akan memberikan takhta God Emperor kepada sembarang orang. Apalagi menyerahkannya kepada seorang pengkhianat busuk sepertimu.” balas Miracle dengan nada yang dipenuhi kebencian.


Sebenarnya, kekuatan Miracle dan Hao Jian setara. Namun, saat ini Miracle sedang mengendalikan Medan Perang Ilusi miliknya, sehingga kekuatan bertempurnya sedikit berkurang. Karena hal inilah, Hao Jian mendapatkan sedikit keuntungan.


Walaupun Hao Jian sedikit lebih unggul, nyatanya ia tidak lebih baik dibanding keadaan Miracle saat ini. Energi elemental di tubuhnya telah menipis dan ia hanya bisa bertarung selama beberapa waktu lagi.


Di dalam kabut ini, terdapat gemerlap cahaya yang berwarna-warni. Kabut ini mengandung hukum dari Lima Elemen dan aura spiritual di dalam sana sangat pekat dan tak terbendung. Hanya butuh waktu seper sekian detik saja hingga Hao Jian terperangkap di dalam kabut tersebut.


“Kabut Violet Frightening... Nampaknya kau sudah sangat putus asa sehingga memutuskan untuk menggunakan teknik ini.” Hao Jian berkata dengan nada yang dingin. Saat ia ditelan oleh wilayah kabut tersebut, ia buru-buru mengaktifkan sebuah harta magis yang berbentuk cangkang kura-kura.


Miracle tidak menanggapi perkataan Hao Jian dan ia terus memperluas wilayah Kabut Violet Frightening-nya.


“Aku membayar harga yang sangat mahal untuk mengeksekusi jurus ini. Karena itulah kuharap kau dapat mati dengan mengenaskan...” ucap Miracle dengan suara yang serak. Di saat yang bersamaan, rambutnya mulai memutih dan kulitnya menjadi keriput. Ia tampak menjadi lebih tua dibanding sebelumnya.


Hao Jian berdecak kesal saat segala hukum yang ada di tempat itu mulai merosot. Harta magis pertahanan yang ia aktifkan sebelumnya bahkan menjadi tidak berfungsi dengan benar. Dengan kondisi yang sekarang ini, ia tidak akan bisa mengeksekusi jurus terkuatnya.


Di dalam Kabut Violet Frightening ini sinar-sinar mulai terbentuk dan melesat ke depan. Masing-masing sinar itu menyimpan kekuatan penghancur yang sangat mengerikan.


*Duaarr!* Ledakan beruntun terjadi dan Hao Jian terhempas ke belakang. Ia benar-benar tak berdaya saat terperangkap di dalam wilayah kabut ini. Di tempat ini, Coresense seorang Heavenly God bahkan tidak bekerja, jadi tidak heran Hao Jian akan menjadi terdesak.


Hao Jian mengalami luka parah akibat serangan barusan, namun Miracle juga demikian. Keduanya saling mengeluarkan air mancur darah dari mulutnya dan pertarungan menjadi semakin imbang.


Saat Miracle melihat bahwa Hao Jian masih bisa berdiri setelah terkena serangan dari formasi Kabut Violet Frigtening-nya, ia mulai merasa bahwa kematian sudah di depan mata.


Hao Jian mengutuk keras dan berteriak dengan lantang. “Miracle! Matilah!” Pedang Neraka Kekal Abadi-nya bersinar dengan cahaya kegelapan yang pekat dan energi kematian melonjak dari sana. Siluet pedang berbentuk lengkungan bergerigi langsung melesat ke arah Miracle.


Sebelum serangan ini mencapai tubuh Miracle, tiba-tiba seberkas cahaya melintas dan sebuah tebasan yang dipenuhi keagungan mulai terbentuk. Tebasan pedang kegelapan Hao Jian dan tebasan agung itu saling berbenturan dan menciptakan gelombang kejut yang luar biasa dahsyat.


Sesosok pria sepuh berjubah putih turun dari atas langit dan ia memegang pedang besar yang berkobar dengan api. Tubuhnya terus memancarkan energi spiritualitas dari Dao of The Flame yang tak terbendung dan sangat agung.


Saat semua orang menyaksikan kejadian ini, mereka langsung terperangah dan jantung mereka hampir keluar dari tubuh.


“Di-dia adalah...”


“Bagaimana bisa dia masih hidup setelah berakhirnya perang besar Primordial dahulu kala...?”


“Itu adalah, Kaisar Segala Manusia!”


...