Celestial Emperor 2

Celestial Emperor 2
Ch. 481 - Teknik Samadhi Fire Stairs



Wawasan Dao Api Qin Shan sebelumnya hanya berada pada level 2, namun saat ia menyerap esensi dari Manik True Fire Samadhi selama selama beberapa hari, wawasan Daonya langsung menembus level 2 puncak.


Suara mendesing yang halus dapat terdengar sepanjang waktu saat Qin Shan berkultivasi. Jika ada seseorang yang melihatnya saat ini, orang itu pasti akan sangat terkejut dengan pemandangan yang begitu luar biasa ini. Manusia mana yang dapat menyerap suatu energi dengan sangat banyak dalam satu tarikan napas? Mungkin di Three Realm, Qin Shan adalah satu-satunya orang yang dapat berkultivasi dengan kecepatan luar biasa tinggi.


Kecepatan kultivasi Qin Shan dibantu oleh kehendak spiritual serta 102 meridiannya. Andaikan ia berhasil membuka 6 meridian yang tersisa, maka kecepatan kultivasinya akan jauh lebih menakjubkan dibanding sekarang.


Meskipun kecepatan kultivasi Qin Shan sangat luar biasa, ia tetap tidak dapat merasakan pengurangan energi pada Manik True Samadhi Fire. Qin Shan merasa Manik ini seperti sebuah lautan yang ia sedot airnya menggunakan sebuah selang. Dapat habis, namun memerlukan waktu yang terlalu lama.


Dua bulan kemudian, sebuah hukum Langit dan Bumi yang sangat jelas mulai muncul di sekitar Qin Shan, tidak hanya itu, Dao of The Flame juga mulai bermanifestasi menjadi sebuah energi yang nyata. Kekuatan Qin Shan tiba-tiba langsung naik satu tingkat lebih tinggi, Dao of The Flame level 3 akhirnya telah dicapai.


“Luar biasa... Jadi ini rasanya bagaimana menjadi selaras dengan salah satu elemen utama di dunia. Aku merasa bahwa seluruh dunia saat ini sedang berada dalam genggamanku.” Qin Shan berdecak kagum saat ia merasakan perubahan kekuatan yang drastis pada dirinya.


Kini ia hanya tinggal satu level lagi saja untuk mencapai Grand Dao dari Dao Api. Saat itu terjadi, maka Qin Shan akan benar-benar dapat menggenggam seluruh Three Realm.


Perlu diketahui, sebuah dunia memiliki lima elemen utama, salah satunya adalah Api. Jika seseorang dapat mencapai Grand Dao dalam Dao Api di sebuah dunia, maka ia akan dapat menyelaraskan diri dengan dunia tersebut. Namun, jika seseorang dapat menguasai seluruh Dao dari lima elemen utama, maka dia akan dapat menjadikan dunia tersebut miliknya.


Waktu terus berlalu, satu tahun kemudian. Sekali lagi tubuh Qin Shan dipenuhi oleh manifestasi Dao Api berbentuk energi. Saat hal ini terjadi, Dao of The Heaven pun menjadi bergejolak dan menolak kekuatan yang dimiliki Qin Shan.


“Malapetaka untuk wawasan Dao?” Saat Qin Shan merasakan bahwa Dao of The Flamenya mulai terkikis, ia menjerit karena terkejut. Ia tidak pernah mengalami hal ini sebelumnya saat ia mencapai Grand Dao dalam Dao Pedang.


Qin Shan menjadi panik saat ini, ia tidak tahu apa yang perlu dilakukan untuk melawan malapetaka wawasan Dao ini. Karena tidak punya pilihan lain, Qin Shan hanya terus memfokuskan kehendak spiritualnya agar wawasan Daonya tidak hilang. Melindungi adalah satu-satunya hal yang bisa Qin Shan lakukan sekarang.


Untungnya malapetaka wawasan Dao itu tidak berlangsung lama, dan itu tidak menurunkan wawasan Dao Qin Shan sama sekali. Ternyata menjalani malapetaka wawasan Dao lebih mudah dari dugaannya.


“Malapetaka wawasan Dao… Sekarang aku memiliki satu pengalaman tambahan. Di masa depan, pengalaman ini pasti akan sangat membantu.” gumam Qin Shan sambil mengangguk puas. Akhirnya setelah satu tahun berlalu ia berhasil mencapai Dao of The Flame level 4. Kini wawasan Dao Apinya sudah hampir sebanding dengan wawasan Dao Pedangnya.


“Grand Dao sudah di depan mata, aku harus bisa mencapainya dalam waktu beberapa tahun.” saat Qin Shan menyelesaikan kalimatnya, ia dikejutkan dengan sebuah ilham yang secara tiba-tiba melintas di benaknya.


Qin Shan dengan cepat membangkitkan kehendak spiritualnya untuk mencerna ilham tersebut dengan cepat. Setelah setengah hari berlalu, wajah Qin Shan terlihat berbinar dan ia benar-benar senang.


Teknik yang baru saja ia dapatkan begitu luar biasa. Karena ia telah mencapai wawasan Dao yang sangat tinggi, maka ia sudah bisa memanifestasikan Daonya dengan sempurna. Itulah sebabnya teknik ini lahir.


Qin Shan memejamkan matanya dan ia mulai membentuk segel tangan yang tak terhitung jumlahnya. Sesaat kemudian, sebuah tangga yang terbakar oleh api mulai muncul dari tangan Qin Shan.


Tangga berapi itu memiliki sebelas anak tangga dan dan setiap anak tangga memiliki domain tersendiri. Qin Shan membawa tangga tersebut dengan tangan kiri, sedangkan tangan kanannya mulai menembakan sebuah sinar merah ke ruang hampa yang berwarna abu-abu gelap.


*Blaaarr!!* Sinar merah itu terus melesat ke ruang hampa, sinar itu seolah telah menjadi jalan setapak yang begitu panjang dan tak berujung. Di bawah tekanan jalan api ini, hukum Langit dan Bumi yang kacau menjadi semakin kacau.


Di ujung jalan api itu, ruang seolah akan terkoyak ketika sinar merah tersebut meledak menjadi semburan Dao of The Flame yang mengerikan.


Saat Qin Shan menyaksikan hal ini, ia merasa jantungnya berhenti berdetak. Serangan macam apa ini? Jika di depannya bukanlah ruang hampa melainkan sebuah planet, maka planet itu pasti akan hancur menjadi debu.


“Barusan aku hanya mengeluarkan kekuatan api di anak tangga paling pertama. Apa jadinya jika aku menembakan sebuah api dari tangga kesebelas?” saat memikirkan hal ini, hati Qin Shan mendadak terasa dingin. Ternyata ada sebuah teknik yang begitu menakjubkan seperti ini di alam semesta...


Tidak heran Mo Xianyu mengatakan bahwa Manik True Samadhi Fire ini adalah sebuah harta karun paling berharga di Three Realm. Bahkan jika manik ini dibawa ke Dunia Immortal, manik ini tetap akan menjadi harta karun magis kelas puncak.


“Seperti nama dari manik ini, aku akan menamai teknik ini Samadhi Fire Stairs[1][1].” karena teknik yang satu ini memunculkan sebuah tangga sebelum melepaskan jurusnya, maka Qin Shan akan memasukan kata 'tangga' pada nama tekniknya.


Saat ini Qin Shan memang dapat melepaskan api dari anak tangga pertama Samadhi Fire Stairs, namun ia masih belum bisa melepaskan api di anak tangga kedua. Mungkin wawasan Daonya masih kurang sehingga ia tidak bisa melakukan hal itu.


Sebenarnya Qin Shan ingin untuk terus melanjutkan kultivasinya, namun ia mengurungkan niatnya karena ia mendapat pesan bahwa Ye Duan akan segera menjalani malapetaka petir Earth Immortalnya.


“Bagus, aku sudah menduga bahwa dia akan dapat naik tingkat dalam waktu singkat. Sekarang aku harus menyiapkan array pengumpul energi untuknya.” Qin Shan bergumam pelan sambil tersenyum tipis, dan ia segera menghilang tanpa jejak.


...


[1][1] Dalam bahasa Indonesia berarti, 'Tangga Api Samadhi'.