Celestial Emperor 2

Celestial Emperor 2
Ch. 471 - Apa Itu Belas Kasihan?



Lalu ada pula sebuah kediaman yang tidak kalah megah seperti klan Zhao, kediaman ini terletak di antara dua lembah yang begitu menawan. Satu kata keemasan tergantung di antara dua lembah tersebut, ‘Luo’.


Di atas langit, seorang pemuda berjubah merah mulai turun. Qin Shan membentuk segel tangan yang begitu rumit dan energi spiritualitas merembes keluar dari tubuhnya.


Dua telapak tangan energi elemental langsung muncul dan mengapit dari kedua lembah tersebut. Tangan energi elemental itu begitu besar dan luar biasa, saat keduanya mulai maju dan menghimpit kedua lembah tersebut, wilayah seluas jutaan kilometer langsung hancur berantakan.


Jumlah penduduk di kediaman klan Luo ini jauh di atas klan Zhao, setidaknya ada hampir satu juta orang di sana. Saat Qin Shan memusnahkan klan tersebut, semua orang yang tewas sama sekali tidak mengetahui apa yang telah terjadi pada mereka.


Seperti yang Qin Shan katakan sebelumnya, ini bukanlah sebuah perang, melainkan pembantaian. Meskipun pembantaian seperti ini akan menyebabkan dao hatinya terguncang, tapi tidak membalas dendam juga akan membuat dao hatinya terguncang. Ia harus memilih di antara keduanya.


...


Setelah klan Zhao dan klan Luo musnah, Qin Shan tidak berhenti sampai di situ. Ia bersumpah bahwa hari ini, empat klan terkuat akan binasa dan menghilang dari dunia.


Klan Mu juga berakhir sama seperti klan Zhao dan klan Luo. Klan tersebut hancur dan menewaskan lebih dari setengah juta orang. Mereka semua mati dengan kebingungan.


Mulai dari sini Sinflames[1][1] karma mulai turun dan mengitari tubuh Qin Shan. Seolah surga sudah murka dengan tindakannya, Qin Shan mulai merasakan dao hatinya terbakar dengan ganas. Namun, ia tidak peduli sama sekali. Rasa sakit seperti ini tidak akan pernah memadamkan balas dendamnya. Pada akhirnya Qin Shan tetaplah adalah seorang yang jahat di kehidupan lalu maupun di kehidupan yang sekarang.


...


Kehancuran tiga klan terkuat tersebut hanya berlangsung kurang dari setengah hari. Kejadian ini bahkan masih belum diketahui oleh orang-orang. Termasuk klan Xia yang merupakan klan terkuat.


Klan Xia adalah klan yang paling kuat di Dunia Kelima, mereka memiliki puluhan Earth Immortal dan seorang Sky Immortal sebagai pemimpin klan. Seharusnya dengan kekuatan sebesar ini, tidak akan ada seorang pun yang berani menyinggung klan Xia.


Namun, saat ini seorang pria berjubah kuning sedang bertarung dengan puluhan Primal dari klan Xia di luar kediaman utama. Pria berjubah kuning itu memiliki kekuatan yang jauh melampaui ahli Primal pada umumnya, bahkan ia hanya memerlukan waktu kurang dari lima menit untuk membunuh semua ahli Primal yang mengepungnya.


“Siapa yang berani membuat keributan di wilayah klan Xia?!” tepat setelah pria berjubah kuning itu membunuh semua lawannya, tiba-tiba datang seorang pria paruh baya berbadan kekar. Ketika ia melesat dan mendarat, tanah di bawahnya terasa sedikit bergetar.


Sebuah pedang besar tergantung di punggung pria paruh baya berbadan kekar tersebut, dengan mata yang berbentuk segitiga dan wajah yang dipenuhi luka, semua orang akan tahu bahwa pria ini merupakan orang yang haus darah dan pertempuran.


“Lalu siapa yang lebih dulu menyinggungku? Bertahun-tahun yang lalu klan Xia kalian memburuku sampai ke ujung dunia, tapi sekarang akulah yang akan memburu kalian.” ucap pria berjubah kuning itu dengan sinis. Dari nadanya bicara, ia sepertinya sangat membenci klan Xia.


“Bagus, sangat bagus. Aku tidak tahu dari mana kau berasal, tapi yang pasti kau harus meninggalkan kepalamu di sini!” pria paruh baya tersebut berada di tahap Primal puncak, karena itulah ia sangat percaya diri dengan kekuatannya. Ia tidak akan percaya bahwa pria di hadapannya ini lebih kuat darinya.


Dalam sekejap, pertarungan sengit pun terjadi. Pria berjubah kuning menggunakan tombaknya untuk menyerang dengan membabi buta, sementara pria paruh baya hanya menggunakan pedang besarnya untuk bertahan. Jurus demi jurus dikerahkan, lonjakan energi Qi semakin kuat seiring berjalannya waktu.


“Kau pengecut!” ketika melihat sebuah cahaya terang yang menggantung di langit, pria berjubah kuning itu mengutuk dengan keras. Ia sudah dibuat kewalahan oleh satu orang, jika ada orang lain yang datang ia benar-benar akan tamat. Untungnya posisinya saat ini cukup jauh dari kediaman utama klan Xia. Sehingga ahli Primal dari klan Xia akan membutuhkan beberapa waktu untuk tiba di sini. Waktu sesingkat ini sudah cukup untuk melarikan diri.


Namun apa yang terjadi selanjutnya membuat keduanya tercengang. Sebuah telapak tangan energi elemental sepanjang ratusan kilometer muncul di atas langit dan segera turun membawa kekuatan penghancur.


Hanya dalam waktu kurang dari satu tarikan napas, telapak tangan energi elemental itu langsung menabrak daratan dan meratakan kediaman klan Xia dengan tanah. Namun, di saat-saat terakhir seberkas cahaya melesat meninggalkan kediaman klan Xia, sehingga sosok tersebut tidak terkena dampak dari serangan telapak tangan energi elemental tersebut.


“Aku tidak tahu Senior datang dari mana, tapi mengapa Senior menghancurkan klan Xia-ku? Apakah klan Xia telah menyinggung Senior sebelumnya?” sosok yang berhasil selamat itu bertanya dengan nada yang ketakutan. Ia adalah Xia Zun, Pemimpin klan Xia yang merupakan seorang Sky Immortal.


Berdasarkan ingatan Xia Zun, ia yakin klan Xia tidak pernah menyinggung seseorang yang amat kuat sebelumnya. Jika ada pun klan Xia seharusnya tidak akan dihancurkan dengan begitu mudah oleh satu serangan. Bagaimanapun klan Xia adalah klan terkuat di Dunia Kelima.


“Oh? Kau berhasil lolos dari telapak tangan energi elementalku? Hebat, hebat.” saat mengatakan ini, sosok Qin Shan mulai nampak dan turun dari atas langit. Ia tidak menyangka akan ada seorang yang berhasil selamat dari serangan telapak tangan energi elementalnya.


Terlebih lagi, Qin Shan cukup terkejut saat menyadari bahwa klan Xia memiliki seorang Sky Immortal. Seharusnya dengan sumber daya kultivasi di Dunia Kelima yang amat terbatas, menjadi seorang Sky Immortal adalah hal yang mustahil. Kecuali jika ada seseorang dari planet kultivasi lain yang memberikan sumber daya yang melimpah pada seorang dari Dunia Kelima.


Saat menyaksikan sosok Qin Shan yang begitu mengintimidasi, Xia Zun semakin ketakutan. Ia tahu bahwa kekuatan Qin Shan berada jauh di atasnya, dengan kekuatannya saat ini ia tidak ada bedanya dengan seekor ayam di mata Qin Shan.


“Senior, tolong tunjukan belas kasihan. Kau tidak bisa memusnahkan klan Xia-ku tanpa alasan yang jelas. Lagipula klan Xia bukanlah klan yang bisa kau singgung seenaknya.” ucap Xia Zun dengan tenang. Ia benar-benar tenang saat ini. Klan Xia memiliki pendukung seorang Heavenly God, jadi apa yang harus ia takutkan?


Saat mendengar hal ini Qin Shan tertawa dengan dingin. “Belas kasihan? Apa itu? Lalu bagaimana klan Ling yang kalian musnahkan tanpa belas kasihan bertahun-tahun lalu? Seseorang seharusnya tidak meminta apapun kepada seseorang yang telah ia sakiti.”


Ketika Qin Shan menyelesaikan kalimatnya, wajah Xia Zun berubah pucat. Ternyata Senior ini memiliki hubungan dengan klan Ling, sekarang sudah tidak ada harapan lagi untuk bisa keluar dari situasi ini. Tepat saat Xia Zun sedang meratapi nasib sialnya di kehidupan ini, pandangannya langsung menjadi buram ketika dunia mulai berputar di matanya.


Kepala Xia Zun jatuh ke tanah dengan suara, ‘gedebukk’. Qin Shan bahkan tidak perlu menggerakan satu jari pun untuk membunuh seorang Sky Immortal. Dengan kehendak spiritual, hal apapun yang ia kehendaki akan terjadi selama itu masih berada di batas kemampuannya.


Di saat yang bersamaan, Qin Shan mendeteksi dua orang di dekatnya melalui kehendak spiritualnya. Dua orang tersebut berjarak beberapa ribu kilometer dari posisinya, dan keduanya merupakan ahli Primal tingkat puncak.


Qin Shan sebenarnya tidak mempedulikan kedua Primal tersebut, namun salah satu di antara keduanya terlihat sangat akrab baginya.


“Ye Duan?” Qin Shan benar-benar yakin bahwa pria berjubah kuning itu adalah Ye Duan. Meskipun Ye Duan terlihat lebih tua dibanding saat terakhir kali ia bertemu dulu, tetap saja aura miliknya tidak bisa disembunyikan. Tanpa membuang waktu lagi Qin Shan langsung melesat ke depan dengan kecepatan tinggi.


...


[1] Api Dosa yang membakar Dao Heart.