Take My Life

Take My Life
chapter 29



Di saat semua wanita iri dengan Nathalia yang akan menikahi seorang dokter tampan, kaya? Sudah tentu rumah sakit dengan pusat kendali yang berada di Granada spain dan memiliki 40 cabang rumah sakit di belahan dunia. Sepertinya cukup untuk Lauro Rexi morales menyetarai kedudukan para sahabatnya. Yang notebene adalah bilionaire kelas dunia.


Nathalia berjalan pelan dengan di dampingi kakaknya, Raynold Eza Romanov. Semua tatapan terpesona dan kagum dari pada tamu yang seakan tidak bisa berhenti untuk memandanginya.


Apa lagi Elroy dan yang lain menatap Nathalia dengan tatapan sedikit berbeda. Tatapan penuh kerinduan. Nathalia sendiri bingung bahkan ada seorang wanita yang duduk di sebelah istri Elroy, menangis menatapnya. Mungkin ibu dari Alana atau sebaliknya, jujur itu bukan fokus Nathalia saat ini.


Nathalia merasa sangat gugup dan risih dengan bersamaan, bahkan rasa gugupnya itu sudah berada di level diatas rata rata. Beruntung ada genggaman Ray selalu erat seolah ia tahu kegugupan yang di alami adiknya. Mata Nathalia terpaku pada ayahnya yang duduk di kursi roda di dekat para tamu dengan wajah pucat. Tapi wajah pucat itu tersirat ke bahagian yang membuncah. Mau tak mau Nathalia tersenyum menatap Rich.


"Kau bisa" bisikan lembut dari Ray mungkin menjadi sumber kekuatan Nathalia untuk memendam tangisnya.


Bagimana tidak saat belum lama ini kau kehilangan pria yang paling kau cinta dalam kejadian yang tak wajar dan sangat menyakitkan. Dan kini kau harus di hadapakan dengan pilihan? Oh tidak bahkan tak ada pilihan di hidup nathalia kali ini.


Jawabannya harus iya. Mau tak mau Nathalia harus menyetujui permintaan Rich dan Maria. Di depan sana, di depan altar menunggu seorang pria dengan wajah yang tak bisa di ungkapkan dengan kata kata.


Berbeda dengan Nathalia yang tak menampilkam senyuman. Lauro rexi Morales tak henti hentinya memberikan senyum manis khas dirinya. Pria itu terlihat sangat tampan dengan balutan tuxedo hitam. Dengan rambut yang tersisir rapi membuat kesan dokter tampan itu di regut habis olehnya. Siapa pun yang melihat pasti setuju dengan pernyataan itu.


Tampan? Dan kaya bukanlah modal utama sebuah kebahagian. Setidaknya itulah yang ada di pikiran Nathalia saat ini. Jujur saja sejak tadi ia hampir jatuh pada pesona Lauro. Tapi bila menginggat axelin jawabanyan adalah tidak! Bagi Nathalia Axelin jauh di atas segalanya.


Tapi takdir begitu kejam pada mereka berdua. Bahkan perpisahan itu terjadi sangat menyakitkan.


"Ku berikan Nathalia padamu, jaga ia jangan pernah menyakitinya" ucap Ray pelan dengan intonasi penuh penekanan. Bahwa itu perintah yang tidak boleh di langgar.


"Aku akan menjaganya lebih baik dari dulu" ucap Lauro tenang dengan senyuman yang tak kunjung sirna. Membuktikan bahwa hatinya hari ini benar benar bahagia.


Lauro mengengam tangan Nathalia setelah Ray mengatarkanya. lalu menuntunya kehadapan penghulu suci yang telah siap untuk menyatukan mereka dalam sebuah ikatan pernikahan yang sah.


"Bersediakah kau Louro rexi morales untuk menerima Nathalia romanov sebagai istrimu, untuk selalu mencintainya dan menjaganya baik dalam keadaan sehat mau pun sakit. Kaya maupun miskin hingga maut memisahkan kalian?"


"Aku Lauro Rexi Morales Bersedia untuk menerima Nathalia Romanov sebagai istriku, untuk selalu mencintainya dan menjaganya baik dalam keadaan sehat mau pun sakit. Kaya maupun miskin hingga maut memisahkan kami?" Lauro mengatakan janji suci itu dengan lantang. Bahkan tak ada keraguan pada mata ataupun suaranya.


Apa Lauro sudah benar benar melupakn Evgania? Dalam waktu yang secepat itu? Karena baru beberapa jam yang lalu Xavier menghapus foto Evgania pada ponsel Lauro.


"Bersediakah kau Nathalia Romanov untuk menerima Lauro Rexi moralesΒ  sebagai suamimu, untuk selalu mencintainya dan menjaganya baik dalam keadaan sehat mau pun sakit. Kaya maupun miskin hingga maut memisahkan kalian?"


Nathalia memandangi Lauro yang menatapnya lekat untuk menunggu jawabanya. Jujur Nathalia ingin menangis bersamaan dengan mencongkel keluar mata pria di depanya ini. Karena dia sangat sangat gugup dan pria ini bisa setenang ini. Dasar tidak berperikemanusiaan!


Axel...


Haruskah..


Axel haruskah aku...


Nathalia terdiam cukup lama hingga menimbulkan keheningan disana. Tapi berbeda dengan Nathalia, lauro malah menatapanya dengan senyuman yang tak penah hilang seolah mengatakan semua baik baik saja, percayalah padaku.


Axelin maafkan aku, aku menghianati cinta kita jerit batin Nathalia


"Aku Nathalia Romanov Bersedia untuk menerima Lauro rexi morales sebagai suamiku, untuk selalu mencintainya dan menjaganya baik dalam keadaan sehat mau pun sakit. Kaya maupun miskin hingga maut memisahkan kami?" Ucap Nathalia lancar dalam satu tarikan nafas. Seolah jika ia berlama lama kegundahan tadi akan meluluh lantakan hatinya.


Kini lauro dan Nathalia berhadapan dan Lauro di minta untuk memasangkan cincin pernikahan pada Nathalia. Ya, Nathalia akui bahwa Lauro sosok pria yang sangat tampan. Lauro memasangkan cincin pernikahan yang berhiasakan lima permata berlian kecil di tangan Nathalia kemudian menarik tangan itu untuk mendarat di bibir Lauro.


Augh pria ini sangat romantis. Ucap seluruh wanita disana kecuali


Nathalia.


Kemudian kini giliran Nathalia yang memasangkan cincin pernikahan di jari manis Lauro dengan bentuk yang hampir sama. Hanya saja tak di hiasi berlian.


"Pengantin pria di persilahkan untuk mencium pengantin wanita" ucap sang penghulu suci.


Lauro berjalan perlahan mendekati Nathalia. Lalu tangan kanan Lauro perlahan tapi pasti mengarah pada pipi Nathalia. Tangan kiri Lauro juga mengambil alih perannya untuk merengkuh pinggang Nathalia untuk lebih dekat padanya.


Kemudian bibir tipis Lauro memangut lembut bibir Nathalia tak ingin melepaskan, . Nathalia sempat larut dalam ciuman itu. Ciuman itu terlalu memabukan untuknya. Sampai sebutir kristal bening mengalir di pipi Nathalia, karena sampai saat ini hati dan fikiranya belum berjalan sempurna


Lauro melepaskan ciuman itu dari bibir Nathalia dan melihat air mata di pipinya. Tangan Lauro naik keatas menghapus air mata Nathalia, tak ada kemarahan bahkan Lauro tak peduli dengan air mata itu sedih atau bahagia baginya sama saja, karena baginya memang banyak luka yang tak bisa sembuh hanya dalam hitungan hari. Dan ada bahagia yang tak bisa bertahan lama.


jadi nikmati semua rasa sesuka mu


"Selamat datang nyonya Morales" bisik Lauro sexy dan membawa Nathalia kedalam pelukanya. Hal itu membuat orang orang yang menghadiri prosesi pemberkatan itu bersorak. Dan yang paling mencolok adalah kawanan pria tampanya Lauro. Pria tampan yang biasa terlihat cool itu kini terlihat ya sedikit urakan.


TBC


eak2.. jan lupa komen nakkuh 🀣


kalau ada yang nanya karya ay yang mana dlu?


kamu harus REMEMBER ME maka kamu bisa masuk ke ITS A SWEET TRAP lalu TAKE MY LIFE karena MY LIFE IS YOU πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚


g tau abis take my life akan up Maxin atau my life is you masi bingung.. karena my life is you ini fantasi dunia dewi dari mitologi yunani tetap di gendre romance komendi kok πŸ˜‚


semoga suka ya ama apa yang ay tulis πŸ˜‚