Take My Life

Take My Life
chapter 20



Satu satunya hal yang patut di syukuri Nathalia setelah bertemu Lauro adalah kartu kecil bewarna hitam ini, siapa sangka pria dengan senyuman termanis itu membuktikan segala ucapanya.


Nathalia cukup terkejut pasalnya pria itu termasuk salah satu Miliader, bahkan saat ia masih bersama Axelin, Nathalia hanya mampu mengantongi Gold card.


Nathalia melangkah mantab menyusuri toko berikutnya di Mall mewah ini, karena baru saja ia mengantongi Ch**el Diamond Forever Classic Bag seharga $261.000 atau setara dengan 3,6 miliar.


Mari kita lihat bagian Lauro menyesal nanti, karena Nathalia akan memuaskan semua keinginan hatinya. Kapan lagi ia bisa membeli tas dengan harga fantastis itu. Sambil menyelam minum air, anggap saja begitu.


Tapi sayup sayup pendengaranya menangkap suara familiar memanggil namanya.


"Nathalia...., kau kah itu?" Seorang wanita cantik dengan dandanan simpel menghampirinya.


"A.. Anty..."


"Mommy" ucap sella membenarkan ucapan Nathalia.


"Eh.. iya mommy" jawab Nathalia sedikit kaku. Lalu terbesit sebuah fikiran cantik di kepalanya, kenapa tak membuat wanita ini kesal juga padanya. Maka dua lalat mati dalam satu tepukan.


"Kau berbelanja sayang? Sepertinya kita harus berbelanja lagi" Ucap sella girang.


Sella hampir menarik Nathalia sebelum gadis itu menjatukan tas belanja dan keluarlah tas yang baru saja ia beli, walaupun masi tertutup dustbag halus, siapa saja tahu bahwa tas itu adalah tas dengan fantastis.


"Eh mom.. maaf tadi Lauro memberikanku black card jadi aku baru sempat membeli ini" sudah jelas itu adalah kalimat penjelasan dari Nathalia.


"Lauro memberikanmu Black Card?"


"Iya" Nathalia melebarkan senyumnya. Ia yakin sebentar lagi sella pasti akan menyesal karena telah mengenalnya.


"Dan kau membeli ini?!"


"Tentu" Nathalia makin melebarkan senyumnya, jika tak ada halangan mungkin bisa saja bibir itu merekah hingga menyentuh telinga.


"Itu tidak cocok untukmu!"


"Ayo ikut mammy" jika tadi Nathalia ada rasa kesal. Sekarang Nathalia senang, mungkin beberapa saat lagi Nathalia harus mengucapkan selamat tinggal pada pria dengan mulut paling mematikan di dunia itu.


Tapi lamunanya retak saat ia masuk dalam toko brand ternama.


Sella dan Nathalia masuk ke dalam toko itu di sambut senyum ramah SPG, sepertinya sella adalah customer tetap di toko ini.


Berhenti di depan Etalase khusus, sella mengambil sebuah tas putih platinum di lapisi ribuan berlian.


"Ini yang cocok untukmu sayang"


retak sudah hayalan indah Nathalia barusan.


"Mom.."


Sella menggeleng kepalanya, seolah itu isyarat bahwa ia tak menerima penolakan. Sella beralih melihat koleksi yang lain.


Nathalia melihat label bandrol harga seketika ia syok dengan angka yang ada disana. Nathalia menutup mulut dengan tangan adalah reaksi Nathalia berikutnya.


$1,9 juta atau setara dengan 26 miliar rupiah. Bahkan Nathalia tak mengerti apa yang merasuki sella atau sebenarnya wanita itu memang seperti ini?


Lalu sella datang membawa dompet kecil yang Nathalia yakini itu terbuat dari kulit buaya asli dan di hias dengan diamond black.


"Ini juga cocok untukmu, dan murah hanya $250.000"


Shit! hanya untuk dompet ini dia harus membayar 3,5 miliar? Mungkin sekarang Nathalia sadar bahwa level mereka memang jauh berbeda, seketika jiwa sok kaya Nathalia yang terdahulu tehempas jauh ke inti bumi.


Jika dulu ia begitu bangga bisa membeli barang dengan harga ratusan juta, sekarang kebanggan itu tiada artinya lagi.


"Oke saya ambil 3 ini"


What the ...Nathalia melongo setelah akhirnya sella membungkus 2 tas dan 1 dompet yang Nathalia yakini bisa memberi makan orang satu kampung selama satu tahun, oke itu berlebihan.


"Ini mom" Nathalia menyodorkan Black card miliknya


"Oh tidak, itu bisa kau pakai semaumu, ini Aku saja yang bayar... "gumam senang wanita paruh baya itu "aku seneng sekali akhirnya punya patner shopping " balas sella girang yang tentu membuat Nathalia tersenyum getir.


Sepanjang hari ini sepertinya sella benar memanfaatkan Nathalia untuk memenuhi nafsu shopingnya, membelikan tas dan perhiasan hanya karena alasan ia sangat mengiginkan anak perempuan.


Melihat raut wajah dari Sella membuat entah kenapa Nathalia mendorong niat awalnya. Toh sepertinya tak rugi buatnya, malah ini super menguntungkan.


Dan di akhir aktifitasnya bersama sella di tutup dengan makan malam di restoran mewah ini.


"Maksud mommy?"


"Lauro pernah menjalani rasa sakit sepertimu, Bahkan terkahir kali aku sempat takut dengan kondisinya, tapi sekarang dia terlalu pintar menutupi perasaanya sendiri dan itu membuatku tak tahu harus berbuat apa, sementara satu satunya wanita yang ia cintai telah pergi " jelas sella


Kemana? Siapa?


Ketika ia mendapati ia terlalu banyak bicara dan menimbulkan raut bertanya di wajah Nathalia. "Oh..." sella menyentuh wajahnya menyesali semua ucapanya "bukan apa apa sayang, Aku hanya salah bicara" Ralat sella tak ingin menjelaskan lebih lanjut. Sebuah rasa mungkin sebaikanya jangan di bagikan karena bisa saja itu menjadi boomerang. Biarkan mereka terjalin erat bersama dengan jalanya waktu. Tambah penjelasan masa lalu.


💓💓💓💓


Lauro sudah meramal bahwa ini akan terjadi, dimana saat ini Nathalia datang dengan membanting pintu ruanganya. Mungkin akan di ikuti dengan bentakan sebentar lagi.


"Apa yang kau lakukan dengan ini!!!" Nathalia melempar undangan pertunangan mereka


See... bahkan Lauro harus mengigit bibirnya dalam dalam agar tak tertawa keras saat ini. Mungkin bisa di katakan bahwa ia senang melihat Nathalia sekarang hanya memikirkanya.


"Bukankah ini undangan pertunangan kita baby?" Lauro mengambil undangan dengan tatapan heran yang dibuat buat.


"Bukan itu yang sedang ku tanyakan!!!"


"Lalu?"


Nathalia memejamkan matanya, mengusir emosi yang merebak dalam dada, ia tak ingin mati hanya karena tekanan darah tinggi. demi tuhan Nathalia ingin memukul Lauro dengan buku tebal itu seperti yang ia lakukan tiga hari yang lalu.


Flasback on


Malam ini Nathalia sengaja mengajak sella dan johan morales makan malam di sebuah restoran di tepi pantai.



Cahaya keoranye dari lampu gantung di pepohonan membuatnya tampak begitu indah. Belum lagi meja yang langsung menghadap kearah laut, bahkan angin laut yang berlari lari di sekeliling membuatnya terasa nyaman dan damai. Tak lupa juga lentera dan lilin di atas meja meninggalkan kesan romantis.


"Baby sorry i'm latte" ucap Lauro yang baru saja duduk di kursinya sebelum mencuri cium di pipi Nathalia padahal di seberang meja johan dan sella sedang memperhatikan mereka. Bahkan terlihat jelas dari kaca mata johan bahwa gadis itu tak suka pada sikap Lauro, lihat saja sekarang bukanya menyambut Lauro gadis itu malah membuang muka ke hamparan laut.


"Kau terlihat lelah sayang" sella melihat cekungan di mata putra semata wayangnya.


"Owh ini hanya kurang tidur mom"


"Kau seharusnya menjaga kesehatanmu sayang, kau bukan robot yang harus berkerja setiap saat, apa lagi ini sudah mendekati hari pertunangan--"


Tiba tiba saja tangan Nathalia reflek mengambil minum yang langsung di rampas Lauro, pria itu menepuk punggung Nathalia hingga gadis itu bisa bernafas sedikit lebih baik, sedetik kemudian Lauro menyerahkan minum.


"Hati hati baby"


"Kau hampir membunuhku!"


Lauro mengernyit "Aku hanya membantumu baby"


"Dengan mengambil minumku?!"


"Justru kau bisa saja mati karena air itu baby" Lauro menjelaskan, karena ia sangat tahu Nathalia wanita dengan tingkat keras kepala paling tinggi di muka bumi, lauro melanjutkan perkataanya.


"Kalau memang kasusnya tersedak di saluran menuju lambung, dengan minum ini akan sangat membantu. Tapi, kalau ternyata tersedak di saluran menuju paru-paru, dengan minum, benda asing ini malah bisa semakin dalam masuk ke paru-paru dan kalau sudah begini, yang bakal terjadi adalah aspiras"


Nathalia memutar bola matanya, ia berdebat dengan orang yang salah, dan Nathalia benar benar merutuki kebodohanya.


"Lauro.... sayang kau kah itu?"


Suara itu cukup menarik perhatian semua yang ada di sana.


TBC


ini cerita halu banget ya 😂😂😂 tapi percayalah semua tas itu di jual dengan harga segitu di dunia nyata... cari aja di google syang 😂 karena ay menuliskan data yang real bukan sembarangan nulis harga 😂


siapa yang jiwa misqeenya bergetar? 😂 samaaaaaa.. sini kita berpelukan 😂


bagi yang dari kemarin nnya story Maxim, 2V di bikin gak ay? jawabanya iya sayang...



judul lamanya because of you.. mungkin akan tergantikan jadi Maxim ato yang lain... tergantung konsepnya nnti.. sekarang ay mau fokus ama Lauro dlu karena membangun cinta g semudah jatuh cintakan 😂 jdi ay mau cinta ay sepenuhnya untuk Lauro sehingga rasanya sampai... hmm ay bukan penulis pro jdi ay cuma ini yang bisa ay kasi syang... trus juga lambat cma bisa up 1 novel lalu akan di lanjutkan dengan novel yang lain 😂 liat aja tu bederet novel mangkrak 😂😂😂 lauro juga smpet berhenti setahun 😂 karena readrs noveltoon yang lopeh2 ini ay jadi mau nerusin 😘😘😘😘