Take My Life

Take My Life
chapter 27



hay.. ay kambek🤣🤣🤣🤣🤣


hati hati di bawah banyak foto kurang saringan 🤣


Mungkin hari pernikahan adalah hari paling bersejarah dan membahagiakan bagi seluruh manusia di dunia ini. Tapi sepertinya itu tak di rasakan oleh Nathalia Romanov, Pasalnya bibir itu tak pernah melengkung. Ekspresi wajahnya saat ini menampilkan sendu berduka. Karena pernikahan ini sama saja  dengan memakamkan hatinya untuk selamanya.


Nathalia berada di dalam kamar dengan Maria dan beberapa perias. Siapa pun yang melihat Nathalia saat ini pasti mengakui bahwa Nathalia berubah menjadi sosok seorang dewi.


Gaun pengantin berlengan panjang dengan warna putih bersih menjadi perpaduan yang apik dengan kulit putih Nathalia.


Gaun itu membalut tubuh mungil Nathalia begitu pas dengan mengekspos pungung mulusnya. Payetan berlian asli juga bertabur indah dari bahu ke arah dada semakin memperindah gaun itu.


Gaun yang mengembang dari pinggang dan terus menjuntai hingga lantai dengan ekor gaun yang panjang benar benar memperbesar pesona seorang Nathalia Romanov.


Rambut panjang yang di sanggul memperlihatkan leher jenjangnya membuat kata sexy di rengut habis oleh seorang Nathalia Romanov. Dan sebuah makhota kecil berkristal dengan warna yang senada dengan gaun, membuat Nathalia terlihat semakin mengagumkan.


Sempurna! Satu kata itu yang mampu mengambarkan sosok Nathalia saat ini. Kau takan menemukan satu celah pun untuk melihat kejelekanya. Walaupun bibir  itu diam tak memberikan ekspresi apa pun dan tak memberikan senyum indah, Tak masalah. Karena sepertinya kata sempurna sudah menjadi jati diri seorang Nathalia.


Jika boleh jujur hati Nathalia hancur. Hancur berkeping keping saat ini. Ia merasa seperti penghianat yang terlepas dari kesulitan dan mencari kebahagiannya sendiri tanpa memikirkan orang lain. Axelin leondias!, siapa lagi kalau bukan pria itu yang memenuhi benak dan pikiran Nathalia sekarang.


Berbeda dengan Nathalia yang di temani oleh Maria dan para prias. Lauro, pria itu masih terlihat santai merebahkan seluruh tubuhnya di sofa panjang, dengan terus menatap foto seorang gadis di layar ponselnya.


Terlihat seperti Nathalia tapi mata hazel dan kulit eksotis itu membuktikan bahwa itu bukanlah Nathalia. Siapa lagi jika bukan Evgania Elsa Mclan. Adik kandung dari Elroy Christian Mclan. Jika Nathalia sudah siap dengan gaunya. Pria itu malah hanya memakai celana bahan dan bertelanjang dada, Well.. itu membuat otot ototnya yang terbentuk dengan apik terpampang nyata.


"Berhenti memilikinya dengan bayang bayang adiku L!" Suara bariton itu memenuhi pendengaran Lauro dan sukses membuat pria itu menoleh kesumbar suara. Terlihat Elroy, Evan dan Matthew memasuki kamar dengan langkah santai.


"Ck! Sok tau"


Lauro mencoba menyangkal tapi tak berhasil. Bagaimana bisa kau menipu sahabat yang tahu dirimu lebih dari siapapun? Bahkan saat menangis pertama kau sudah bersamanya.



"Jangan biarkan dia terluka karena masa lalumu" timpal matthew. Sepertinya pria itu lebih dewasa dari yang lain. Contohnya setiap kata katanya selalu benar dan terkesan dewasa. Mungkin karena mempelajari sikap Elroy setiap hari.


"Lupakan Ev, dia sudah tenang disana" kata Elroy datar dengan menghempas tubuhnya ke sofa.


"Aku tidak memiliki Nathalia karena Ev" bantah Lauro, bahkan Lauro cukup paham bahwa masa lalu itu tak akan pernah ia miliki. Tapi apakah salah jika ia mengenang cinta pertamanya dalam diam?


Karena hanya Evgania, gadis lugu yang memberikan warna baru di hidupnya yang dulunya hanya mengenal hitam dan abu abu.



"Lalu? Kenapa kau menikahinya?  Perjodohan? Ck! Aku tak percaya jika ini hanya tentang perjodohan" sambar Evan. Ia sangat kenal pada sosok Lauro. Ia memang baik tapi dia bukan orang suka di atur apa lagi menyangkut masa depan. Well.. tapi inilah kenyataan.


"Siapa yang akan menikah disini?" Suara Xavier membuat pria yang berada di dalam ruangan menoleh keluar. Pria itu masuk di ikuti oleh Kenzo yang sedang mengendong seorang balita tampan dengan rambut pirangnya.


"Zayn sedang dalam perjalanan" kata Kenzo pada Elroy karena ia mendapat tatapan penuh tanya dari Elroy.



"Siapa yang akan menikah L? Apa aku yang harus mengantikanmu?" Kata Xavier dengan kekehan gelinya. Ck! Apa pria itu berniat untuk menduakan sofia? Mustahil mengingat bagaimana cintanya ia pada istrinya.


"Damn! Apa sofia kurang buatmu?!"Raut wajah Lauro sedikit berubah. Apa pria itu cemburu? Atau mengangap Nathalia dan Evgania atau sebaliknya. Hanya tuhan dan dia sendiri yang tahu.


"Aku hanya bercanda oke!" lalu tatapan Xavier jatuh pada ponsel Lauro yang ada di dekat pria itu. Dengan cepat Xavier mengambil ponsel itu. Saat Lauro ingin merampas tubuhnya di tahan oleh Evan dan Matthew


"X ... kembalikan!!!"


"Cepat X. Lakukan haha" gelak Evan dengan kekehan seraya terus menahan Lauro.


"Damn! Lepaskan jerk, aku akan membunuh kalian!!!"


"Dokter tidak membunuh bodoh, apa kau lupa rumusnya!" balas Matthew


"Done!"


"Apa yang kau lakukan jerk!"


"Menghapus masa lalumu" seru Xavier dengan wajah tanpa dosa. Ya wajah itu terlihat terlalu datar untuk seseorang yang hampir membuat macan yang sedang tidur bangun. Dan sukses membuat Lauro mengeram marah. Jika bukan Xavier adalah sahabatnya dan jika bukan karena sumpahnya. Dia pasti sudah membunuh Xavier saat ini juga.


"Kenapa kau selalu bersikap senaknya saja!"


Lauro mendapatkan kembali ponselnya saat cekalan Evan dan Matthew mengurang. Pria itu mengecek ponselnya dan.. fucking shit! Benar! Xavier menghampus semua foto Evgania dan gadisnya!. Bahkan folder rahasia di ponsel Lauro lenyap.


Inilah repotnya berteman dengan orang orang yang jenius.


"Aku tak ingin saat kau mengagahinya kau mengingat Ev, berhenti hidup dalam bayang bayang Ev. Ev sudah tenang dude. Jangan buat dia bersedih karena kau menyakiti istrimu" senyuman yang menjadi khas seorang Xavier hilang, karena pria itu mengatakan serius tentang itu.



Sedangkan Elroy dan Kenzo diam menatap tingkah laku pada pria dewasa itu. Mungkin lebih terlihat seperti remaja.



"Apa kau yakin? Ev tidak kembar El?" Tanya kenzo memalingkan wajahnya menghadap Elroy dengan senyum kecil, itu adalah hal yang paling tidak logis yang pernah ia fikirkan.


"Aku juga sedang memikirkan itu" balas Elroy dengan sesekali mengusap wajahnya.


"Apa mungkin ibu mu melahirkan Ev kembali lalu menyembunyikanya. Karena takut Lauro akan mengincar--"  kata matthew terputus saat Lauro memukul kepalanya. Dan pria itu dengan cepat berdiri sebelum Lauro menariknya.


"Bagaimana bisa seseorang terlihat begitu mirip? Hanya warna bola mata, bibir dan warna kulit?" Evan juga terlihat bingung.


"Dia Nathalia bukan Evgania!" ucap Lauro malas, "Evgania tidak pernah kembar atau sejenisnya" lanjut Lauro lalu mengenakan kemejanya kemudian di balut dengan jas.


"Kalau begitu belajarlah mencintainya"


"Hmm" sahut Lauro enteng.


"Bukankah kau mengatakan ia juga terjebak dengan masa lalu? Cobalah menariknya bersama keluar dari cekaman itu" sambar Matthew.


"Jangan menjadi pengecut untuk kedua kalinya" Elroy menepuk pundak Lauro, pada saat itu Elroy sempat bingung kenapa Lauro menjadi orang paling histeris saat kepergian Evgania tapi setelahnya ia tahu bahwa Lauro menyimpan perasaan pada adiknya.



"Calon istrimu?" Ucap Kenzo melihat keluar jendela. Di rooftop sebelah barat terlihat jelas seorang gadis cantik dengan gaunya pernikahan terlihat merunduk menyentuh matanya. Lalu wanita itu menatap kedepan sembari mengibas ngibaskan tangan di depan wajahnya.


"Mau kemana?!" Cekalan Elroy menghentikan pergerakan Lauro.


"Menemui Nathalia"


"Kau ingin membuatnya mengagalkan pernikahan sekarang?!" Sambar Evan.


Lauro mendengus tak suka, ia melepaskan cekalan Elroy dengan satu sentakan keras. "Berfikirlah sesuka kalian!" Lauro berjalan meninggalkan teman temanya, bahkan teriakan dari teman temanya ia acuhkan.


TBC


maaf lama karena ay beneran sok sibuk banget ini 🤣 jarang di rumah sampe rumah udah gelap aja.. bukan g mau nulis cuma ay ngerasa aneh aja kalo nulis di sini kaya asing 🤣 padahal rmh sendiri 🤣 disana malah ngekost somplak kali emang 😒 karena pada dasarnya mencari kenyamanan itu butuh waktu eak 🤣🤣


ih udh 2020 ya kalo ay ngucapin tahun baru udh basi banget ya.


ya udh deh ay mau ngucapin selamat nafas buat semuanya 😘 jangan lupa makan karena pura pura bahagia itu butuh energi yang besar.


salam sayang dari penulis yang lagi mamam jajan 🤣 ay up 4 chpter ini makasih dulu dong 🤣🤣🤣 tapi g tau bakal di up semua atau gak.. yg jelas ay udh store 4 chpter wkwkw