Rodriguez Affair

Rodriguez Affair
Bab 89 ( Extra Part)



Dengan berkaca-kaca disebuah tempat pemberkatan Kaviar menyambut kadatangan Molina bersama sang putra Kendrick juga Mom Lily disisi lainnya berjalan masuk ke tempat acara, tidak menunggu lama setelah memutuskan melamar Molina di pusara mendiang istrinya dan disambut oleh Molina, Kaviar pun segera menikahi Molina.


 Jelas saja itu menjadi sebuah kabar dan sesuatu yang menggembirakan untuk Sarla dan juga keluarga Kaviar, mereka pun dalam waktu yang singkat mempersiapkan semuanya dalam dua hari berselang upacara pemberkatan diselenggarakan.


Sarla bersama Morean berdiri bersebelahan menatap dari jauh sang kakaknya yang akan mengikat janji suci, air matanya luruh tidak terkira, setelah ia merasa bimbang pernikahannya bersama More akan membuat sang kakak iri karena kisah seorang Sanden kala itu sekarang berangsur hilang, kakaknya sudah melabuhkan hatinya dan menemukan seorang yang tepat untuknya, lelaki yang baik, juga keluarganya.


Morean memberikan tissue pada sang istri, mereka berdua disana sementara baby mereka di titipkan kepada bibi Dora ibu dari Luke, mereka tidak percaya dengan pengasuh untuk menitipkan anak, “Kakak sudah menikah, Dad….”


Hiksss...


“Hemmm ya, kau tidak lagi perlu mengkhawatirkannya lagi”


Sarla kemudian menyandar pada bahu sang suami, “Semoga mereka selalu bahagia ya.”


“Tentu,” Morean pun mengecup pada puncak kepala Sarla memberikannya ketenangan, “Semoga kita juga demikian.” ucap Morean membuat Sarla mengangguk dan mengaminkan uncapan itu.


Tidak pernah ada dalam bayangan Sarla dia dan kakaknya yang hanya yatim piyatu miskin akan hidup seperti ini lalu menemukan orang-orang baik.


Di sisi lain namun ditempat yang sama, Summer juga Juless turut menghadiri acara pernikahan, pasangan beda usia itu begitu sangat romantis.


Juless terus mengandeng tangan istrinya itu yang mana mereka sedang menanti hasil dari program kehamilan yang mereka jalani. Summer bahkan tidak lagi bekerja dengan rutin ia hanya 3 kali dalam seminggu kerumah sakit untuk bekerja.


Penampilan Juless begitu berbeda dia yang selalu mencukur rahangnya kini tidak lagi hanya merapikannya saja sebab Summer selalu mencemburuinya mengenai hal-hal yang tidak penting terkait Juless yang tampak begitu muda sedang dia sudah berusia jauh diatasnya.


“Aku ingin menikah lagi Julls, memakai gaun penikahan lalu berdiri didepan sebuah pelaminan—“


“Lagi?” Tatap Juless pada Molina dan Kaviar didepan sana.


“Hemm ya, sesuatu keinginan dalam diriku menginginkan itu, kau harus mengambulkannya, sebagai hadiah untukku.”


Juless berkerut dahi, “Hadiah? Kau tidak berulang tahun sayang untuk apa aku memberikanmu hadiah untukmu?”


Summer pun tersenyum lebar ia mengambil tangan Juless dan menggengamnya, “Kau pasti akan sangat suka mendapatkan ini.”


“Suka? Tentang apa?”


“Tidak ada,” Summer pun kemudian berlalu saat dimana acara yang begitu sakral itu juga sudah selesai, semua orang turut mengucapkan selamat dan menghampiri memperlai bergantian.


Juless menyapa rekannya yang lain yang berada disana memanggilnya, “Hhi Hendrik, kau mengenal Kaviar?”


“Tentu saja, dia adalah temanku.”


“Selamat Julss,” Lelaki bernama Hendrik itu menepuk pundak Juless, “Selamat untukmu juga, semoga semuanya lancar.”


“Selamat atas? “ Juless berkerut dahi tidak paham akan maksudnya.


“Kau bertanya padaku? Baiklah aku akan menemui Kaviar dan istrinya,” Laki-laki itu meninggalkan Juless begitu saja, Ia mengacuhkan ucapan Hendrick sebab dia rasa tidak ada yang special yang membuat orang harus mengucapkan selamat padanya.


Beberapa menit berlalu, beberapa orang yang mengenalnya terus mengucapkan selamat, satu dua dan ketiga kalinya masih terus berucap yang sama, hingga Luke datang menghampiri dia sudah beberapa hari tidak bekerja namun menyempatkan diri untuk datang kepernikahan Molina sebelum ia pergi ke suatu tempat yang lumayan jauh dan dalam waktu belum ditentukan untuk sebuah pekerjaa dan hal pribadi.


“Julls, pastikan kau tidak lagi lengah menjaganya, selamat untuk kebahagiaanmu aku turut bahagia untukmu, “ Luke menepuk pundak Juless dengan tertawa, “Jika anak More menyukai hewan hutan dan liar mungkinkah anak-anakmu menyukai hewan-hewan pemalu, ulat buah manga.”


“Apa maksudmu?”


“Maksudku ya ulat dalam buah mangga dia pemalu terus bersembunyi di daging buah tidak ada di margasatwa."


"Luke kau kenapa, maksudmu apa?"


Luke menyeringai lebar, "Aku tidak ada maksud apapun denganmu aku berucap tulus, selamat Juless Sanden, apa yang salahnya dengan itu? Atau kau ingin di ucapkan dengan  elegan dan bergaya, ehemmm…ehem…. Yang terhormat tuan Juless Sanden, saya Luxurious ingin mengucapkan selamat atas tumbuhnya bayi-bayi dalam—“


Bruak..


Juless meninju  kesal pada perut Luke, “Kau mabuk pengantin? Jika bayi di Negara Mexico entah bagian mana dilarang membawa bayi saat kepernikahan mungkin kau salah satu penerima dampaknya sedikit terserang sindrom gila.”


“Mengidam?”


Juless pun meninggalkan Luke atas semua ke absurdtannya, segera mencari Summer, terlihat ia sedang menjadi sorotan didekan Molona juga Sarla disana, beberapa orang tampak mengusap pada perut Summer. Juless menatap penuh selidik kemudian ia naik dan memanggil sang istri.


“Summy aku ada perlu, bisakah kau turun?”


Summy menggelengkan kepalanya, “Tidak bisa, aku sibuk Juls…”


“Sibuk?”


 Juless terkesiap bisa-bisanya Summer menjawab seperti itu, ia tidak pernah memarahi Summer. Dia yang begitu penasaran memilih menunggu tampaknya Summer sangat sibuk disana, Juless yang tidka mengerti dengans emua keadan yang ada di tempat acara Molina itu memilih menepi menyendiri disebuah bangku kosong yang jauh masih terus menatap pada sang istri yang berada di tempat yang jauh.


Hingga seorang pramusaji mendatangi Juless membawa sebuah sajian yang tertutup Juless membiarkan itu namun orang itu meminta Juless segera mengambilnya, Juless pun membuka penutup sajian itu, tangannya seketika berhenti ia lihat sebuah selembaran seperti hasil pemeriksaan kehamilan dan sebuah alat pemeriksaan kehamilan.


“Hi suamiku, selamat untuk yang kesekian kalinya akhirnya akan menjadi seorang ayah lagi, kini Tuhan menggantinya dua sekaligus dalam rahimku, terimakasih untuk cinta dan seluruh kesabaranmu, aku mencintaimu.


Istrimu.


Tangan Juless gemetar, ia seperti tidak percaya akan ini semuanya jauh dari apa yang ia harapkan,baru saja sebulan mereka melakukan program kehamilan itu kini sudah membuahkan hasil dan mendapatkan buka satu melainkan sepasang.


Sontak saja Juless menangis terseduh-seduh, segera ia turun dari tempat duduknya dan berhambur memeluk Summer yang juga berkaca-kaca diujung sana, “Sungguh?”


 Summer tersentak kecil ia menjadi mengharu, mendekap sang suami lalu menganggukkan kepalanya. “Kita berhasil Julss…kita berhasil….”


Semua mata kini menjadi melihat pada keduanya, mereka para kerbata sudah tahu sebab Summy sudah mengabarkan ke social medianya lebih dulu namun Juless yang bukan pengguna aktif social media tidak tahu itu.


Hikss….


"Aku tidak percaya ini...."


"Ya, ini buah kesabaranmu Julss, sabar untuk banyak hal termasuk menghadapiku..... "


Juless kemudian melepaskan Summy lalu ia berjalan ke arah sang kakek di kursi roda lalu merendahkan tubuhnya, “Kakek doamu terkabulkan, anak-anak kecil yang berisik akan datang lagi dirumah kita,” Juless segera memeluk sang kakek, selama ini dialah yang menjadi saksi perjalan hidupnya selain More. dan yang paling memanjakannya tidak pernah berkata tidak dan jangan.


Morean kemudian mendekat melihat drama mengharu biru itu membuat Juless melepaskan kakeknya lalu memeluk sang paman, "More, ucapan terimakasih mungkin tidak cukup untuk mengganti semua hal yang sudah kau beri dan korbankan untukku terimakasih sudah bersedia menjadi waliku dan membenturku hingga terbentuk seperti ini," ucap Juless dia yang tidak hanya bahagia atas kehamilan istrinya namun juga sedang mengembangkan banyak usaha lainnya, semua sudah pasti sebab dorongan keras More dari dulu hingga ia di titik ini.


 


.


.


.


.


.


.


.


.


.


***Hi kakak-kakak baik sambil menunggu extra part juga novel baru.


Ayo baca kisah [Hati Adinda ]di K*B*Mapp bisa juga di Goodnov3l. Jangan lupa subscribe 😘***.