
beberapa bulan kemudian
ileen sedang sibuk membantu mom nya memasak di dapur,karena sang ayah tadi meminta di masakin masakan buatan nya viu tak mau yang lain.karena sekaligus ingin belajar,ileen pun ikut turun tangan ingin membantu nya.viu sudah melarang ileen,namun gadis itu kekeh tak mau di bantah.
"hemm" ileen Sendari tadi terus memakan gorengan yang baru di buat oleh viu,baru saja gorengan itu di angkat dari penggorengan.ileen dengan cepat langsung melahap nya,wah ini mah gak jadi masak untuk su leoa.sekali masak langsung di lahap begini,kapan nyampe ke meja makan nya
"sudah ileen jangan terlalu banyak makan yang berminyak tidak baik,cepat sana minum air putih" titah viu membuat ileen nyengir dengan menampakkan gigi nya yang tersusun rapih itu.
setelah lama bertempur di dapur,kini masakan pun telah tersaji kan di meja makan.semua anggota keluarga su duduk di meja makan sudah tak sabar menyantap makanan makanan lezat itu.
namun Theo tidak ada di sana karena pria itu masih sibuk bekerja,ya ileen sudah biasa bolak balik ke mansion keluarga su.jika dia sedang bosan di mansion kelurga Zaiden,karena kalau sang omah sedang arisan dengan teman teman nya rumah jadi sepi.apa lagi kini mamah Lisa sudah pindah ke rumah suami nya,karena suaminya sudah pulang dari luar negeri dan akan menetap di kota ini.
"ileen permisi ke toilet dulu" ujar ileen saat perut nya tiba tiba mules gitu.
namun saat sampai toilet dia tidak ingin ngapa ngapain,malah perut nya bertambah sangat sakit.benar benar sakit sekali,ileen berteriak kesakitan meminta tolong.
"ileen" viu langsung tersentak saat mendengar teriakan itu dengan cepat viu dan su leoa menghampiri ileen yang ada di dalam kamar mandi.
"akhhh mommy perutku sangat sakit,huu sakit sekali mom" ileen
"seperti nya ileen akan melahirkan mas" ujar viu yang sangat tau akan hal seperti ini.
dengan cepat mereka membawa ileen untuk segera di bawa ke rumah sakit.sepanjang perjalanan ileen terus menahan rasa sakit nya,di dampingi oleh viu yang setia menemani nya.su leoa memberikan kabar kepada Theo agar pria itu datang ke rumah sakit,karena kemungkinan ileen akan melahirkan.
ileen terus berbaring menahan sakit di perut nya membuat keringat bercucuran di wajah nya.theo datang langsung menggenggam tangan ileen.
"sakit dad" ujar nya menggenggam tangan Theo erat.
"iya sayang,kamu tenang ya" Theo membelai lembut kepala ileen.
dokter mengatakan ileen tidak bisa melahirkan secara normal,jadi mereka harus melakukan operasi caesar.theo tak mempermasalahkan nya, asalkan anak nya bisa lahir dengan selamat dan baik juga untuk ileen.
operasi berjalan dengan semestinya,Theo terus mengelus wajah ileen pelan agar ileen tak kehilangan kesadaran nya.theo mengusap keringat ileen yang keluar di wajah nya itu,lalu mencium terus pucuk kepala sang istri dengan penuh cinta.banyak berdoa agar operasi nya berjalan dengan lancar.
"sayang tetap buka mata mu ya" ujar Theo mengelus kembali wajah ileen dengan sangat lembut.
OWEKKKKK
bayi pun kini telah berhasil di keluarga,suara tangisan bayi itu bergemuruh di ruangan ini.
"hallo mommy" dokter mengangkat bayi itu menunjukkan nya kepada ileen dan theo.membuat air mata kedua sejoli itu menetes.
dan kini masih ada satu lagi bayi yang akan di keluarkan oleh para dokter itu.yang kedua kini berhasil di keluarkan hanya dengan jarak 10 menit saja.suara bayi itu kembali bergemuruh di ruang ini dengan penuh kebahagiaan.