
pukul 10 malam,Theo baru saja selesai melakukan miting terakhir nya hari ini.ia duduk di kursi besar nya sembari memijit pelipis nya.sejenak ia merenggangkan urat urat nya yang terasa lelah.
drttt...drttt....
handphone Theo bergetar,pria itu pun langsung mengangkat nya.
"hallo Theo kamu di mana? kenapa jam segini belum pulang hah? dari tadi omah menunggumu pulang di mansion" suara Lusi dari seberang sana.
"sebentar lagi Theo pulang" ujar nya lemas
" cepatlah pulang,mamah tunggu" titah nya lalu telfon pun terputus.
Theo langsung bergerak kembali beranjak ingin pulang,baru saja beberapa langkah ia keluar dari lift di depan sana ada sebuah keributan.theo mengerutkan kening nya heran,mengapa jam segini di sana masih ramai seperti ini.
"ada apa ini?" tanya theo membuat orang orang di sana menatap sumber suara.
"ini bos,ada gadis pingsan tadi di parkiran.dia habis kena jambret,kepala nya di pukul sampai pingsan begini" penjelasan sang satpam.
"kenapa bisa ada insiden seperti ini ha? saya tak mau tau keamanan hotel harus di perketat lagi.jika saya dapet info ada kejadian seperti ini lagi,semua security lebih baik resign faham?!" kesal Theo yang sudah kelelahan itu.
"bawa dia ke mobil saya,biar saya bawa ke rumah sakit" titah Theo tanpa melihat terlebih dahulu orang yang pingsan itu.
Theo pun mengendarai mobil nya menuju rumah sakit,tapi tiba tiba handphone nya kembali berbunyi dan menampakkan suara teriakan marah dari sang mamah.
"mah nanti aku pulang setelah_" perkataan Theo terputus.
"sekarang gak pakek nanti,kamu dengar mamah kan.sekarang 20 menit harus sampai mansion kalau tidak mama botakkin kepala kamu sampai kinclong mengerti?!!" ancam Lusi lalu tutt...Tut...Tut... sambungan telfon pun terputus .
"argg masa harus bawa cewek ini ke mansion" Theo memukul stir mobil nya kesal,terpaksa dia harus pulang ke mansion.kalau tidak mamah nya akan menghabisi nya,mahkota nya akan hangus,bulu ketek nya juga akan keriput dan bisa bisa rambut yang di bawah sana juga ikutan hot.
terus mengemudi dengan cepat,hingga tak membutuhkan waktu lama mobil pun kini telah terparkir di depan mansion yang begitu megah dan indah.ada pengawal yang membukakan pintu mobil untuk Theo dengan sangat hormat.
"bawa wanita di dalam mobil itu masuk" titah Theo lalu berlalu pergi begitu saja masuk ke dalam mansion
'wanita? tuan Theo membawa wanita ke mansion?.apa angin malam ini sudah runtuh ke tanah?' batin sang pengawal ini heran kepada tuan muda nya itu yang tak pernah berhubungan apapun dengan wanita mana pun dan kini dengan tiba tiba tuan muda nya membawa seorang wanita ke dalam mansion ohh apa akan terjadi gempa selanjutnya?.
Theo pun duduk beriringan di kursi ruang keluarga dengan sang omah.bercipika cipiki mencium pipi kanan dan kiri sang omah.
"kenapa pulang larut malam? kamu sudah janji pada omah.apa memori mu rusak sehingga bisa bisa nya melupakan janji kepada omah mu ini?" tanya sang omah memukul kepala Theo pelan.
"maaf omah,pekerjaan di kantor sedang padat sekali.bukan nya Theo lupa dengan janji itu,tapi_"belum sempat Theo menyelesaikan perkataan nya sang pengawal yang tadi di perintahkan Theo untuk membawa wanita itu ke dalam mansion kini menghadap kepada nya.
..._________❤️_________...
Kasih sajen dulu yuk untuk meramaikan cerita ini, like, komen, and vote nya 😽