
menuruni anak tangga dengan sangat hati hati,tubuh nya kini terasa remuk mungkin akibat semalam Theo memainkan diri nya dengan sangat brutal.ileen pasti menghukum pria itu dia tak akan melepaskan nya.
sampai di meja makan,ileen menatap tajam ke arah Theo yang duduk sembari tersenyum dengan menampilkan gigi putih nya melihat ke arah ileen.
namun kini pandangan nya beralih kepada seorang wanita yang tengah berbincang bincang bersama omah yang mendekati meja makan.kelihatan usia wanita itu terlihat sudah matang sekali,namun wajah nya masih sangat awet muda.
"siapa dia?" tanya ileen membuat viu dan omah menoleh.
Theo langsung berdiri lupa kalau diri nya belum memberi tahukan bahwa dia telah menemukan ibu kandung nya ileen.theo mendekat lalu memegangi kedua pundak viu membuat mata ileen menyala.sejak kapan Theo berani menyentuh wanita lain selain diri nya?.
"aaa sayang kenalin dia kawan ku,semalam dia menginap di sini" Theo jail bertambah erat merangkul viu membuat omah dan wanita itu kebingungan.
padahal kini hati viu sedang bergetar dan ingin menangis saat menduga kalau gadis cantik di hadapan nya ini adalah anak kandung nya.
"Dady kauuu" saat ileen ingin berjalan kaki nya tersandung dan hampir terjatuh
"sayang" sedang sigap Theo langsung memegangi tubuh ileen hingga gadis itu tak terjatuh.
"lepaskan" jutek ileen tak jadi memarahi Theo beralih duduk di meja makan.namun tempat duduk nya berubah,dia duduk di samping sang papah mertua nya.
Theo tau rencana nya yang membuat ileen cemburu berhasil,ternyata gadis itu kini benar benar sensitif sekali.namun dia juga harus menjelaskan siapa viu sebenar nya kepada ileen.
"sayang ada yang ingin aku jelaskan padamu" ujar Theo duduk di samping ileen.
"haaa aku hanya bercanda tadi,dia itu nyonya viu.mommy kamu sayang" perkataan Theo membuat ileen langsung menoleh menatap ke arah Theo dan berdiri.
viu terlihat berkaca kaca menatap ileen,berharap ileen akan percaya dan tak akan membenci diri nya karena telah membuang nya.viu tak ada niatan untuk membuang ileen,dia hanya tak ingin ileen menderita
"mommy?" ileen mengulangi nya lagi langsung mendapat anggukan dari Theo.
ileen berjalan mendekati viu yang kini wajah wanita itu sudah banjir dengan air mata.mengapa baru sekarang dia bertemu dengan ibu nya.
"ileen mommy merindukan mu" viu lngsung memeluk ileen menangis senjadi jadi nya.
"kemana saja mommy selama ini?,aku berharap mommy baik baik saja" ileen ikut menangis.
"mommy akan baik baik saja selagi kamu baik baik saja" penjelasan viu melepas pelukan nya.
banyak pertanyaan yang menggantung dalam pikiran ileen.namun kini viu telah menjawab semua pertanyaan itu,ileen juga menceritakan masa masa sulit nya saat orang orang yang dia sayangi tewas satu persatu.
viu terkejut mendengar kedua sahabat nya telah tiada,karena menjaga ileen nyawa mereka jadi taruhan nya.viu tak bisa berkata apa apa lagi,hanya bisa menyalahkan diri nya.
jika saja saat itu dia tak melibatkan kedua sahabat nya mereka mungkin sekarang masih bisa tersenyum bersama.namun dia juga senang karena kini putri nya baik baik saja.
dalam hati viu terus meminta maaf atas tewas nya kedua sahabat nya,dan berterima kasih karena telah menjaga anak nya.dia tak akan pernah melupakan semua pengorbanan sahabat nya itu, sampai kapan pun dia berjanji tak akan pernah melupakan nya.