
Beberapa tahun kemudian
hari ini adalah hari kelulusan ileen,gadis itu kini sedang berdiri di depan panggung dengan pakaian kebaya nya dan rambut yang di sanggul kebelakang.tangan nya memegangi sebuah piala penghargaan sekaligus piagam dan ijazah sekolah karena sudah berhasil menjadi anak terpandai di sekolah sepanjang tahun dia berada di sekolah itu.bisa berbicara di hadapan semua orang yang ada di gedung itu termasuk sebuah kehormatan besar untuk nya.mengucapkan banyak terima kasih atas bimbingan para guru selama ini dan kepada teman teman semua nya.
di sana tidak ada orang tua wali yang datang satu pun dari para siswa/siswi,karena acara ini tak mengundang para wali.hanya di khususkan untuk para siswa/siswi dan beserta guru guru sekalian.
setelah acara nya selesai,banyak anak anak yang mengucapkan selamat kepada ileen.tidak heran jika sebagian teman teman ileen tidak laki laki tidak perempuan banyak dari mereka memberikan sebuah buket bunga untuk gadis itu.dengan senang hati ileen menerima nya,karena semasa ileen bersekolah di sana.banyak anak anak yang menyukai nya karena sikap ileen yang ramah sekaligus begitu imut tingkah nya.
"selamat ya besty aku bener bener bangga punya sahabat seperti kamu" ucapan dari Luis.
"makasih,aku juga bangga punya sahabat seperti kamu" balas ileen
saat dalam perjalanan pulang ileen terus membayangkan betapa bahagianya siren di beri kejutan ini oleh ileen.dia tak sabar lagi sampai di rumah,untuk menghadiahkan semua itu kepada sang bunda tercinta.yang selama ini telah bekerja keras untuk menyekolahkan nya tanpa mengenal rasa lelah.
drttt...drttt....
handphone ileen berbunyi,sesegera mungkin gadis itu mengangkat nya.ternyata dari Theo,ileen langsung bahagia mendapati telfon itu.
"hallo Dady" semringah ileen
"hallo, bagaimana wisuda kamu hari ini lancar?" tanya Theo
"sangat lancar,lihat ini aku dapat piala penghargaan siswa terbaik" ileen menunjukkan nya kepada Theo.
"bunda juga di ajak kan" tanya ileen
"bolehlah bolehlah,kalau begitu Dady tutup dulu telfon nya.ada klayen datang" kata Theo lalu sambungan telfon pun terputus.
begitu sampai rumah ileen langsung mengatur nafas nya untuk tidak bobrok di depan sang bunda.begitu masuk rumah terlihat sangat senyap dan sunyi.lampu nya juga mati,ileen pikir pasti bunda nya belum datang
"bunda..bunda.." teriak ileen memasuki kamar sang bunda namun kosong, mungkin benar siren belum pulang kerja.
ileen pun pergi ke kamar nya untuk bersih bersih badan,begitu tenang dan sangat nyaman.ileen merasa kini semua kebahagiaan yang dulu pernah hilang,terasa sangat begitu mudah untuk kembali dirasakan walau cara nya berbeda.
malah ileen merasa kehidupan nya yang sekarang lebih jauh berbeda dengan hidup nya yang dulu.mungkin dulu ileen merasa bahagia karena memiliki keluarga yang sempurna,namun kini ia jauh lebih bahagia walau hanya dengan kasih sayang seorang bunda.
setelah selesai mandi ileen duduk di depan cermin,ia memandangi foto diri nya dengan sang bunda.lalu mencium foto itu dan meletakkan nya di dada
"terima kasih bunda,karena kau selalu ada untuk ku bagaimana pun keadaan nya" ileen tersenyum lalu meletakkan kembali bingkai kecil itu.
...________❤️________...
like komen and vote nya yuk 😽