Quentin

Quentin
episode 73



berhari hari telah berlalu,tak ada sesuatu yang mencemaskan belakangan ini.ileen pun telah sadar dari koma nya,dan kini gadis itu telah boleh di bawa pulang.


gadis itu terlihat begitu sedih mendengar kandungan nya keguguran,namun Theo selalu bisa membuat ileen tetap semangat dan melupakan kesedihannya.


"sayang apa kau kenal dengan zinzen sing?" tanya Theo saat sedang mengemasi pakaian ileen


mulai hari ini mereka berdua akan tinggal di mansion.theo yang memutuskan persoalan ini,karena ini demi keselamatan ileen.theo tak bisa menjamin jika ileen harus tinggal di apartemen nya,karena ia sangat cemas.jika di mansion banyak keluarga dan para pengawal nya yang bisa menjaga nya dengan ketat.


Theo yakin zinzen akan kembali mencari ileen dan mencoba untuk mencelakakan gadis itu.makanya dia akan bersiap siapa sebelum pria licik itu bertindak.


"siapa dia aku tak mengenali nya" kata ileen menatap Theo lekat.


"apa kau yakin?" tanya lagi Theo memastikan


"iya,aku juga baru mendengar nama itu begitu asing bagi ku" ujar ileen seadanya kembali fokus membereskan barang barang nya.


"yasudahlah lupa kan saja" kata Theo mengangkat koper milik nya keluar dari kamar lalu di bantu oleh josen untuk membawa nya ke mobil.


mereka kini pergi ke kediaman keluarga Zaiden, keluarga di sana juga sudah berharap harap besar agar Theo dan ileen bisa tinggal bersama sama dengan mereka.


*


*


*


*


*


"sudah baikan omah" jawab ileen tersenyum ramah.


semua nya fokus menyantap makanan nya masing masing,ileen yang biasa nya banyak bicara kini terus menutup mulut nya.entah apa yang sedang di fikirkan oleh gadis itu,terlihat wajah nya sangat pucat dan lemas.


selesai makan ileen langsung pergi ke kamar nya,duduk di kursi yang ada di balkon kamar nya.sembari memandangi langit siang yang terlihat cerah itu.


"sedang apa melamun di sini?" tanya Theo yang tiba tiba saja sudah duduk di samping nya.


"aku gak nyangka kini diriku sudah dewasa,bisa memiliki suami yang sayang terhadapku dan keluarga yang sangat baik kepadaku" ileen tersenyum sedih mengingat masa lalu nya saat ia masih sangat kecil.


"aku tak tau apa jadi nya aku jika saat itu aku tidak bertemu dengan mu" ileen menatap Theo lekat


"bagaimana pun keadaan nya saat itu,aku yakin jika rencana Tuhan itu untuk menyatukan kita berdua.dengan cara apapun itu,kita akan di takdir kan bersama." jelas Theo mengecup pucuk kepala ileen


kini Theo dan ileen terduduk dengan romantis menikmati pemandangan siang hari ini.senyuman terus terpampang lebar dan nyata di wajah mereka berdua.tak ada kisah indah tanpa ada kesedihan dan perjuangan di awal nya.


jika memang kisah indah datang pada awal waktu,makan selanjutnya kau harus bersiap mengantongi dengan lapang dada saat kesedihan dan ujian itu datang.maka di situlah kau harus berjuang untuk meraih kembali kisah indah mu yang hilang atau mengganti kisah indah mu dengan lembaran yang baru.


"aku mencintaimu" ucap ileen "apa kau juga mencintaiku?"


"aku masih ragu, namun aku akan coba untuk mempercayai nya.jika kini hati aku memang sudah jatuh padamu sayang" Theo mencium bibir ileen dengan penuh cinta dan nikmat.