Quentin

Quentin
episode 4



Begitu sampai di lantai tiga,ileen bingung.di sana terdapat dua kamar yang berada di ujung kanan dan ujung kiri.di mana satu dari salah satu kamar itu,tadi omah tak mengatakan di ujung yang mana.tapi ileen mengingat perkataan omah yang mengatakan kamar nya berada di ujung dan tidak di kunci.


ileen pun melangkah ke kamar di ujung kanan,namun saat ia mencoba untuk membuka nya kamar nya terkunci.berarti kamar yang omah maksud itu berada di ujung kiri.


gadis itu pun mencoba membuka pintu kokoh itu,dan benar saja pintu nya tidak di kunci.begitu masuk ke dalam kamar,ileen kembali terpaku,ini kamar besar sekali.


"besar sekali.." ternganga ileen


ia pun merebahkan tubuh nya ke kasur,begitu nyaman bahkan kasur nya pun lebih besar dari kasur di kamar hotel yang ia sewa.


"uhh rasa nya aku ingin mandi" ujar ileen lalu ia pergi ke kamar mandi untuk mandi.melepas pakai nya hingga hanya menyisakan tanktop dan celana pendek sepaha.saat ileen ingin membuka tirai yang menutupi area bathtub tiba tiba lampu nya pada membuat ileen terkejut dan terpeleset masuk ke dalam bathtub.


"aaaaa...." teriak ileen membangunkan seseorang yang sedang tertidur santai sembari berendam di bathtub tersebut.


kini tubuh ileen menindihi tubuh seseorang dengan membelakangi tubuh orang tersebut.saat ileen ingin berteriak,mulut nya di bungkam oleh tangan seseorang yang begitu kekar.ouhhh ternyata Theo yang sedang berendam di sana,apakah gadis itu salah masuk kamar?.


"diam,siapa kau berani berani nya masuk ke dalam kamar orang sembarangan" gertak Theo masih membungkam mulut ileen.


sekujur tubuh ileen basah kuyup,ileen merasakan ada sesuatu yang mengganjal di bawah sana.seperti belut yang terombang ambing air di paha nya.


"jangan berteriak!!" titah Theo takut seseorang curiga


"apa ini?" tanya nya polos "belut sawah kenapa bisa ada di sini" ileen berusaha menariknya namun belut itu malah mengeras dan susah di tarik seperti terjepit sesuatu😸.


😥😠'apa yang dia katakan!! belut sawah?!!,aset berharga ku di katakan belut sawah?!' batin Theo kesal.


"menyingkir kau,berani nya kau menduduki tubuh ku" ujar nya geram


"aku takut,mengapa lampu nya padam.dan mengapa belut ini mengeras,apa kau mandi bersama belut sawah ini dasar aneh" ujar ileen dengan sangat imut


pikiran Theo sudah memanas dan tak bisa berfikir dengan jernih lagi.apa lagi saat ileen memijit mijit aset milik nya layak nya seperti mainan anak anak,di situ gairah nya memuncak.tapi Theo berusaha menahan hasrat nya agar tak hilang kendali.


"sekarang juga kau keluar dari sini" Theo mengangkat gadis itu dengan keadaan tubuh nya yang telanjang bulat.pikir nya mumpung sedang mati lampu jadi ia harus cepat cepat menyingkirkan gadis ini dari sana.


baru saja Theo berhasil mengeluarkan gadis itu dari kamar mandi dan menurunkan nya.lampu tiba tiba nyala kembali,membuat ileen terkejut saat melihat tubuh telanjang nya Theo


"aaaaaa...." teriak ileen menutup wajah nya.tapi saat ileen teringat sesuatu,ia mengintip dari cela cela jari nya.


"kau?!! kau om om mesum di hotel itu kan?!!"kesal ileen membuka tangan yang menutupi mata nya tanpa memperdulikan Theo yang sedang telanjang.


Theo kembali masuk kedalam kamar mandi karena diri nya harus menyimpan aset berharga nya agar tak melayang keman mana,dan jangan sampai gadis itu melihat nya lagi.sedangkan yang di luar sana terus mengetuk pintu kamar mandi dengan sangat kesal.