
hening tak ada suara,mengapa kini Theo terjebak dengan situasi yang ia buat sendiri.rasa nya theo seperti memasuki penjara yang dia buat sendiri.
"emm bagaimana sekarang kita pergi makan?" Theo mengalihkan pembicaraan.
"tap_" pembicaraan ileen terhenti
"sudah jangan membahas nya lagi,kita pergi makan Sekarang" Theo menarik lengan ileen lalu membawa gadis itu pergi ke lestoran terdekat
...******...
esok hari nya ileen sedang berada di lingkungan kampus,ia akan mengikuti seleksi.ileen sudah mempersiapkan diri dengan sebaik mungkin,ini adalah langkah pertama untuk diri nya bisa menjadi salah satu mahasiswa di sini.
"ileen" teriakan seseorang yang mengejutkan ileen
"sezua?,kau ada di sini.jangan bilang kau juga" ileen menduga
"lihat ini" sezua menunjukkan kartu peserta calon mahasiswa baru
"aaa semoga nanti kita lulus seleksi ya supaya kita bisa satu kampus" ileen berharap harap
"kamu tau gak?,Luis bakal kuliah di London lhoo" ujar sezua memberi tahu
"what's? kok dia gak bilang sama aku?" ileen terkejut.
"iya itu juga dadakan banget,mbokap nya pindah alih kerja di london.mereka juga akan pindah rumah ke sana." jelas sezua
"aku harus bertemu Luis" ileen merasa sedih
bagi ileen Luis kini sudah seperti saudara kandung nya sendiri.karena hanya Luis yang bisa mengerti bagaimana keadaan diri nya.luis selalu bisa membuat ileen tersenyum,selalu bisa membuat ileen merasa nyaman.
"kapan Luis berangkat ke London?" tanya ileen
"nanti sore kalau gak salah" ucap sezua
ileen kembali merasa sedih,rasa nya dia tak ingin di tinggal oleh sahabat nya itu.baru saja ia merasakan kelengkapan dalam persahabatan nya dengan ada nya sezua di sini.tapi kini malah Luis yang akan pergi dan membuat persahabatan ini menjadi tidak lengkap lagi
acara seleksi pun sedang berjalan,semua calon mahasiswa baru sedang sibuk dengan tugas seleksi nya.ileen terlihat fokus mengerjakan semua tugas itu,ternyata untuk menjawab nya ileen tidak ada kesulitan yang benar benar sulit.
hingga waktu berputar sebagai mana mestinya,semua nya telah selesai melakukan seleksi.tinggal menunggu hasil lulus tidak lulus nya saja yang akan di umumkan Minggu depan.karena hari hari berikut nya mereka masih akan sibuk dengan kegiatan seleksi yang lain nya.
sepulang dari fakultas ileen langsung pergi menuju rumah luis.ia tak sabar ingin bertemu dengan luis.sembari membawakan Luis beberapa cemilan kesukaan mereka dan membelikan sebuah bingkisan kenang kenangan agar Luis tak akan bisa melupakan persahabatan mereka.
sezua juga membelikan sebuah boneka kecil untuk Luis,ia pikir jika Luis sedang rindu kepadanya.luis bisa peluk saja boneka ini dan bayangkan kalau boneka itu adalah sezua, begitu kata nya.
begitu sampai di rumah Luis,mereka langsung di sambut hangat dengan senyuman bahagia dari Luis yang langsung memeluk ileen dan sezua secara bersamaan.
"I miss you guys..."teriak Luis bahagia.
"Miss you to..."teriak ileen dan sezua secara bersamaan membalas pelukan Luis,karena saking senangnya mereka sampai tak sadar menjatuhkan paper bag belanjaan yang mereka bawa.
"tau gak sih tiga hari gak ketemu kalian rasa nya hati ini meronta ronta guys" terharu Luis mempersilahkan mereka masuk.