
theo terus mencoba untuk membuat ileen tertawa.saat dekat dengan ileen sikap angkuh dan dingin nya seakan akan langsung meleleh begitu saja.
"hahaha cerita om sangat membosankan,aku terpaksa tertawa padahal aku tak ingin tertawa " gelak tawa ileen
kini hampir setiap hari Theo meluangkan waktu nya walaupun sedikit hanya demi untuk mengunjungi ileen.mengecek keadaan gadis itu,mungkin awal pertemuan mereka penuh dengan pertingkaian.
namun setelah mengenal lebih jauh,mereka malah mulai saling nyaman.bahkan sekarang ileen memanggil Theo dengan sebutan Dady,karena Theo sudah mengangkat ileen sebagai anak angkat nya.
"huweekkkk....huwekkkk" ileen terus muntah muntah,Theo sendari tadi menemani ileen bolak balik ke toilet.
"perutku sangat mual dan kepalaku pusing" ucap ileen lemas sembari di papah oleh Theo untuk mengarah ranjang tidur.
"jangan jangan hamil" cetus Theo sembarangan
"ha? hamil?" ileen terkejut "aku hamil?"
"ya ada kemungkinan begitu" Theo iseng mengerjai ileen.
"Dady harus bertanggung jawab" rengek ileen
"kok aku? aku sama sekali tak pernah menyentuh tubuh mu" bingung Theo menatap diri nya yang di suruh bertanggung jawab,padahal ia hanya berniat untuk mengerjai ileen.
"Dady yang sudah menghamili aku huuuwaaaa" rengek ileen
"hamil karena aku? kapan aku menyentuh tubuhmu?" Theo bertambah bingung diri nya sendiri yang terjebak dengan keisengan nya
"Dady masa lupa,awal kita bertemu dady mencium bibirku.hingga kini aku hamil karena mu?" rengek ileen tak habis habis.
"jadi! maksud kamu kamu hamil karena kejadian itu?" bingung 😕
ileen hanya mengangguk dalam dengan wajah sedih nya seakan akan dia memang benar benar hamil di luar nikah.
"kau ini,memang ada ya seorang wanita hamil hanya dengan berciuman saja ?" tanya ileen
"memang itu cara buat nya kan" perkataan ileen membuat Theo melongo😨
"teman ku" ucap ileen
"teman mu yang mana? katakan" tanya lagi Theo
"teman SD ku dadyyyyyyyyy" kesal ileen.
😓😓"astaga anak ini benar benar membuatku darah tinggi" bisik Theo
"apa kau tak pernah belajar IPA?" Theo menepuk jidad nya
"aaaa...aku tak suka pelajaran IPA,aku tak pernah belajar IPA.aku selalu bolos karena pembahasan IPA tidak berfaedah masa bagian tubuh manusia di bahas bahas kan dosa,itukan aurat" omel ileen.
"benar benar sangat bodoh" timpal Theo dengan kata kata nya
"jangan mengalihkan pembicaraan Dady,kau harus bertanggung jawab" teriak ileen
"bertanggung jawab untuk apa? kau ini tidak hamil.mungkin cuma masuk angin,sudah lah jangan aneh aneh.belajar IPA dulu yang pintar baru kau bisa hamil😒" Theo berkata sembari membuang wajah nya malas.
"sudahlah aku balik ke kantor dulu,besok aku akan kembali" ujar Theo lalu mengecup kening ileen sebagai tanda sayang seorang ayah.
"Dady salam buat asisten josen aku merindukan nya" teriak ileen membuat langkah Theo terhenti
"apa yang barusan kau katakan? merindukan josen?.jangan pernah lagi mengatakan hal itu" kesal Theo
"mengapa" bingung
'karena cuma aku yang boleh kamu rindukan' batin Theo lalu melanjutkan langkah nya.
"Dady? apa kau sudah pergi?.dad sial dia benar benar sudah pergi dasar Dady mesum yang aneh." cibir ileen
...__________❤️_________...
sajen nya,susuk nya,yuk ngepet nya tinggalin jejak like, komen and vote nya 😽