
begitu sampai apartemen Theo langsung melempar jas nya ke atas kasur,lalu ia memilih pergi mandi.berharap setelah merendam diri nya di air,pikiran nya menjadi lebih dingin dan hati nya menjadi lebih sejuk.
di raihlah jas yang tadi Theo lempar itu, lalu ileen menggantung nya di kapstok yang ada di samping pintu.menyiapkan Bathrobe (jubah mandi) untuk Theo karena ileen tau di dalam kamar mandi belum ada Bathrobe (jubah mandi) yang tersedia.
"dad ini Bathrobe untukmu" ileen mengetuk pintu kamar mandi
saat mencoba membuka nya,ternyata pintu nya tidak di kunci.ileen sedikit mengintip di pintu,saat di lihat tirai yang menutupi bathtub itu tertutup.ileen pun masuk ke dalam lalu menggantungkan Bathrobe (Jubah mandi) nya di kapstok.
"ileen" panggil Theo saat selangkah lagi ileen akan keluar dari kamar mandi.
"ya" ileen menyauti.
"kemarilah" ujar nya
ileen melangkah ke arah tirai, lalu sedikit mengintip di cela cela Tirai sembari berjongkok.langsung mendapati wajah Theo yang terlihat sangat lelah atau banyak pikiran entah lah ileen tak tau.
"ada apa?" tanya ileen masih setia mengintip
"kemari temani Dady" kata nya membuat ileen membulatkan mata nya
"eee,egak" ileen ingin beranjak pergi namun Theo langsung membuka tirai nya lalu menarik tangan ileen membuat gadis itu jatuh ke dalam bathtub.
"aww.."ileen meringis kesakitan saat pantat nya terbentur dinding bathtub
kali ini jatuh nya berbeda,wajah mereka saling berhadap hadapan.theo memeluk pinggul ileen dengan erat.entahlah apa yang sedang pria itu pikirkan,hingga berani berani nya melakukan hal ini kepada ileen.bagi ileen ini sangat lah gila.
"temani Dady" kata nya lagi
"dadddddd lepaskan jangan memelukku seperti ini,sangat tidak nyaman" rengek ileen mencoba untuk melepaskan pelukan Theo.
Theo mengangkat ileen mendudukkan gadis itu agar dia tak tenggelam ke dalam air.theo membiarkan ileen menduduki perut nya.namun tangan nya masih setia melingkar di pinggang ileen.
"Dady mulai mesum ya,kumat lagi mesum nya.benar kata om Zaiden sebaik nya Dady cepat menikah." ucap ileen.
"bagaimana kalau Dady menikah dengan mu?" tanya theo membuat wajah ileen seketika memerah tidak tau apa sebab nya.
"Dady bercanda nya gak lucu,masa Dady ingin menikah dengan bocil seperti ku,yang masih belum lulus sekolah nya.lagian aku kan sekarang anak Dady mana mungkin kita menikah" omel ileen.
"gak ada yang gak mungkin di dunia ini,kalau Dady benar benar ingin menikah dengan mu bagaimana?" tanya lagi Theo membuat ileen terdiam
"kenapa harus dengan aku,mengapa tidak dengan Tante meli saja atau wanita yang seumuran dengan Dady?" ileen malah balik nanya
"karena Dady mau nya kamu" ujar nya membuat ileen bertambah malu memasang wajah nya di depan Theo.
"Dady hentikan tidak boleh menggodaku,aku malu" ileen bersemu malu
Theo yang melihat wajah ileen memerah membuat nya sangat gemas dan ingin mencubit pipi itu.theo menarik tengkuk leher ileen,membuat nya bisa meraih bibir ranum milik ileen.
Theo mencium nya begitu lama,ileen yang mendapatkan ciuman lembut itu.dia tak mengerti hanya diam tanpa membalas ciuman Theo yang terlihat sangat manis menurut pria itu.