
ileen mengemas beberapa barang nya yang perlu di bawa.lalu keluar dari kamar itu.menatap ke arah ruang makan,di lihat Okta,sezua dan Luis masih asik sarapan pagi.ileen pun mendekati mereka.
"Tante aku pamit dulu sebentar" kata ileen
"pamit ke mana?" tanya Okta
"aku mau beres beres di apartemen Dady,dia meminta aku untuk tinggal di sana." ujar ileen
"kamu mau tinggal bersama tuan Presdir? di apartemen nya?" terkejut Okta
"iya Tante,nanti kalau kalian mau main ke sana main saja.luis tau kok apartemen Dady di mana" ujar ileen masih terlihat santai
"apa kamu gak mau tinggal sama Tante saja" kata Okta di iringi dengan anggukan dari sezua
"atau kamu mau tinggal di rumah ku?" tawaran dari Luis.
"ee gak usah,kayak nya kalau pun aku mau.dady gak bakal ngizinin deh,dia bakal terus maksa aku tinggal bersama nya" ileen tersenyum
"yasudah kamu baik baik ya di sana,mungkin besok Tante akan datang ke sana.karena ingin membicarakan kasus kak Siren" Okta
ileen mengangguk,saat sedang asik berbincang sezua menyenggol lengan ileen.melirik ke arah seseorang yang ada di belakang ileen yang bukan lain itu Theo.
"sudah?" tanya Theo singkat
"sudah"jawab ileen
"kalau begitu aku pergi dulu Tante,sezua,Luis."kata ileen pamit
mobil kini telah melaju membawa pergi ileen dan theo.sepanjang perjalanan ileen terlihat sangat lelah,padahal ini masih sangat pagi.hingga gadis itu tertidur menyender di pintu mobil.theo yang melihat nya,merubah posisi ileen dengan kepala gadis itu yang ia tumpu di paha nya.
saat sampai di sebuah lestoran,Theo pun turun dan menemui klayen nya.sedangkan Theo membiarkan ileen tertidur di dalam mobil nya.
sibuk terus dengan acara miting nya,sembari menandatangani beberapa berkas.josen juga ikut sibuk mempromosikan apa yang perlu ia promosikan.
"saya sangat salut sekali dengan cara kerja tuan Theo,itu sangat luar biasa dan mampu membuat saya puas" pujian sang klayen.
"terimakasih banyak,saya juga sangat puas dengan kerja sama yang pak Anton berikan" kata Theo sebelum penutupan miting.
"saya juga sangat berterima kasih,kalau begitu saya permisi dulu" pamit rekan bisnis bernama Anton itu.
"Huaammmmm..."ileen terbangun dari tidur nya,di lihat mesin mobil masih menyala.
gadis itu memilih turun dari mobil,ia seperti tak asing dengan tempat ini.wahh inikan tempat kerja bunda nya dulu.ileen langsung masuk dan menemui seseorang yang ia kenal di sana.
"halo tente Siska" sapa ileen
"ehhh ileen,kamu kok bisa di sini biasa nya sibuk sekolah terus." ujar Siska terkejut yang memang ileen pernah ke sini namun sekali dua kali,Siska ini adalah sahabat nya siren.mereka bersahabat sudah cukup lama,makanya siren begitu mudah masuk kerja di sini karena bos nya itu sahabat sendiri.
"Tante ini,aku kan sudah lulus sekolah" ileen menjelaskan
"ouhh iya,eee...maaf Tante lupa ngucapin turut berduka cita ya,Tante bener bener ngerasa kehilangan banget." Siska memeluk ileen ia juga sudah menganggap ileen sebagai anak nya sendiri,karena ileen adalah anak yang baik dan sopan.
...________❤️________...
like komen and vote nya yuk 😽