
keluarga pelakor itu terkejut mendengar ucapan dari Theo tadi.mengapa Theo mengatakan hal itu kepada mereka.memang Theo mengetahui asal usul dan latar belakang mereka?.kebingungan terus menghantui pikiran Tatara dan Lisa
"tuan Presdir maafkan anak saya tuan" gemetar Adirga
"kami permisi dulu,ileen nanti sore ayah jemput kamu" kata Adirga permisi dengan terburu buru takut Tatara dan Lisa akan bikin ulah lagi di sini.
mereka semua pun telah menghilang dari balik pintu rumah,kini tatapan semua nya sedang menatap ke arah Theo yang sedang menatap ileen lekat.
"bagaimana perasaanmu hari ini?" tanya Theo
"ileen rindu bunda" ileen manja memeluk Theo dengan begitu erat mengejutkan Okta dan sezua.kalau Luis mah sudah biasa melihat mereka berdua seperti ini.
Theo membelai rambut ileen,lalu berjalan mengarah kamar ileen.kedua nya kini sedang asik berbincang bincang di dalam kamar.
sedangkan yang di ruang tamu terlihat masih menatap lekat ke arah pintu kamar ileen yang sudah tertutup.apa benar segitu sayang nya Theo kenapa ileen,mengapa mereka bisa begitu dekat padahal mereka tak sama sekali memiliki hubungan kekeluargaan ataupun persaudaraan sedikit pun, Okta terus bertanya tanya kepada diri nya sendiri.
"mah kelihatan nya ayah angkat nya ileen baik sekali ya" ucap sezua merasa senang.
"iya" singkat Okta masih belum menyangka dengan semua nya.
yang di dalam kamar terus cekcok, berunding sesuatu yang tak di ingin kan ileen.theo meminta ileen untuk tinggal bersama nya,sedangkan ileen tak mau.karena rumah Theo hanya memiliki satu kamar saja,dan ileen juga tak ingin merepotkan Theo.
selama ini ileen merasa sudah cukup dirinya merepotkan theo.ileen tak bisa membalas Budi kebaikan Theo kepada diri nya,padahal Theo menganggap semua itu adalah sebagai tanggung jawa seorang ayah angkat.
"ayo cepat bereskan barang barang mu,memang kamu mau tinggal bersama keluarga itu?" tanya Theo sembari mengeluarkan baju baju ileen dari lemari nya satu persatu
"tak mau"ileen menggeleng cepat
"dad aku tak mau merepotkan Dady" ileen menaruh kembali baju baju nya ke dalam lemari
"duduk dan diam" titah Theo
"duduk,atau Dady gak akan membantu kamu lulus ujian untuk masuk kampus populer" ancam Theo
ileen ingin sekali masuk ke kampus impian nya,dari dia SMP kampus itu adalah cita cita ileen untuk mengejar mimpi nya.dulu theo pernah menjanjikan kepada ileen bahwa dia akan membantu gadis itu agar bisa masuk ke kampus populer itu.
bagaimana pun cara nya theo akan mengusahakan nya.ya padahal walau tidak dengan usaha saja Theo bisa langsung memasukkan ileen ke sana,karena kampus itu dulu nya adalah tempat nya belajar juga dan para dosen di sana juga mungkin mengenali siapa Theo.
"Dady selalu saja begitu" sebal ileen.
"sudah cepat, sebentar lagi aku ada miting.sebelum ke apartemen aku akan miting terlebih dahulu" kata Theo masih sibuk mempacking barang barang milik ileen
"Dady pergilah miting dulu,kalau ini mah gampang" kata ileen tersenyum kepada Theo
"mempacking memang gampang,tapi mempercayai bocah seperti mu itu yang sulit" Theo telah usai memasukkan semua pakaian ileen ke dalam koper.
"ayok,nanti barang barang yang lain bisa nyusul" Theo membawa koper nya keluar kamar lalu menyuruh josen mengangkat nya ke mobil.
..._________❤️________...
like komen and vote nya yuk 😽