Quentin

Quentin
episode 30



keesokan hari nya ileen terbangun dari tidur nya,ia mengerjapkan mata nya melihat pria tampan yang kini sedang memeluk diri nya dengan begitu erat.


jari nya kini menelisik wajah Theo dengan begitu imut,ileen menggerakkan jari telunjuk nya.menyentuh hidung Theo dari atas hingga turun ke bibir pria itu dan kini tangan nya beralih kepada dada bidang milik Theo yang tak memakai pakaian.


"ada bulu nya" bisik ileen mengusap dada Theo lembut.


ileen memainkan bulu bulu kecil di dada Theo dengan pipi cabi nya yang ia usap usapkan di dada theo,lalu meniup niup nya.mencabut bulu itu membuat Theo meringis peras dan terbangun dari tidurnya


"hemmmm" Theo berusaha mengumpulkan nyawa nya masih di posisi nya


melirik ke arah ileen yang berada di samping nya,ileen tersenyum saat Theo melihat nya.huh rasa nya Theo begitu senang mendapati wajah cantik itu di saat ia terbangun seperti ini.


"kau sudah bangun?" Theo bertanya dengan suara serak nya.


"Dady suka tidur dengan ku?,kau memelukku begitu erat seakan akan kau sedang memeluk guling yang tak bernyawa" ledek ileen membuat Theo langsung merenggangkan tangan nya lalu merebahkan tubuh nya terlentang


" akhh" Theo langsung terduduk saat lagi lagi ileen mencabut bulu dada nya


"apa yang kau lakukan?" Theo mengelus elus dada nya yang terasa perih


"tidak ada,kenapa dada Dady bisa tumbuh bulu kecil seperti itu?.dadaku tidak seperti itu" bingung ileen ikutan duduk menghadap Theo


"sudah sana pergi mandi" Theo berjalan ingin keluar kamar namun perkataan ileen membuat nya mengurung kan niat untuk membuka pintu kamar.


"apa Dady ingin mandi bersama ku?" tanya ileen.


"apa maksud mu?" tanya Theo


"kau sedang menggodaku?" Theo malah mendekat kembali ke arah ranjang.


"tidak aku hanya bertanya" ileen turun dari ranjang.


namun Theo malah mendorong ileen membuat gadis itu tumbang di ranjang dengan tubuh Theo yang berada di atas nya.mata mereka saling menatap satu sama lain,Theo terus mencari cari mata ileen yang penuh keseriusan.namun yang ia dapatkan hanyalah tatapan polos seorang bocah kecil.


"heyy apa ini?" ileen menyentuh sesuatu yang menempel di paha nya,terasa kenyal,besar dan panjang.


'sial dia pakek bangun lagi' pekik Theo


"jangan sentuh itu,lepaskan" titah Theo


"ini apa Dady?,apa yang kau simpan di dalam boxer mu?" tanya ileen polos.


"ahh sial" Theo langsung menarik tangan ileen yang memegangi aset milik nya.lalu ia terbangun dan langsung meninggalkan kamar.


"bocah itu benar benar membuat ku gila" geruntu Theo mengambil satu buah gelas dan mengisi nya dengan air putih.


"apa yang terjadi dengan mu Theo?,kenapa rasa nya sulit untuk jauh dari ileen." Theo meneguk minuman nya.


"arggg kenapa kau pakek acara berdiri lagi...sebenar nya ileen itu benar benar polos apa pura pura polos sih.masa dia bertanya apa yang aku simpan di dalam boxer ku.bener bener konyol,kurang obat tu anak " geruntu Theo.


setengah jam kemudian ileen sudah keluar dari kamar nya,saat baru saja gadis itu keluar.theo langsung mencium aroma parfum yang sangat ia kenal.apa ileen memakai rexona milik nya?,bahkan dari aroma parfum seperti nya ileen juga memakai parfum milik nya.


"apa kau_" ilenn langsung ngebut


"dad tadi aku mencoba parfum mu,bau nya sangat harum" cengir ileen masih mencium cium bau parfum di baju nya.


"apa kau juga memakai rexona ku?" tanya Theo


"ya tadi aku minta sedikit" kata ileen lalu duduk santai di sofa


"berani ya kau menyentuh barang barang ku tanpa seizin dari ku?" geram Theo


"Dady aku hanya memakai nya sedikit" ujar ileen seadanya,memang benar yang di katakan nya walau pun sedikit namun harum nya benar benar semerbak sekali.