Quentin

Quentin
episode 69



"berarti mamah Lusi masih singgel dong sampai sekarang" ujar ileen dengan tangan yang melingkar di leher Theo.


"dia sudah menikah,om Rahman suami dia sedang bekerja di luar negeri mengurus perusahaan milik nya di sana.kau masih ingat bukan Rey sahabatku,dia adalah anak nya mamah Lusi" jelas Theo lagi.


"what's dokter Rey?,yang benar saja.tiga tahun lebih aku kenal Dady,tapi aku tak pernah tahu rahasia sebesar ini?.dady memang jahat,kau bilang sayang padaku namun dady malah merahasiakan hal besar ini dariku" ileen memanyunkan bibir nya kesal.


*


*


*


*


*


*


beberapa bulan kemudian ileen dan Theo hidup dengan begitu damai,bahkan kini gadis itu tengah mengandung calon pewaris perusahaan zaiden.kabar gembira ini benar benar membuat seluruh anggota keluarga merasakan bahagia.


malam ini Theo mengajak ileen ke sebuah acara pertemuan para Klayen dari perusahaan viviuw,untuk merayakan sebuah perayaan kantor viviuw grup yang ke 7 tahun.


ileen terlihat cantik memakai dress selutut berwarna biru Dongker polos,dengan lengan pendek sekali.penampilan nya terlihat sangat cantik nan anggun dengan rambut yang di urai ke belakang.mungkin di acara itu,ileen adalah wanita paling muda nya.


"wah tuan Presdir ternyata istri Anda bukan hanya cantik dan masih muda.tapi pengalaman mengetahui soal perbisnisan nya juga sangat handal ya" pujian seseorang istri dari klayen nya Theo.


"iya benar,saya sangat kagum dengan nona ileen.dia memang pantas menjadi istri anda,anda memang tak pernah salah memilih" puji lagi istri klayen Theo yang lain.


Theo hanya mendehem dengan wajah agak sedikit senyum tipis,istri nya memang sangat mudah di ajari.tak membutuhkan waktu lama,hanya dalam satu hari kini malam ini di acara besar ini ileen sudah mendapatkan banyak pujian.


"saya permisi sebentar" pamit ileen undur diri dengan terlihat terburu buru


Theo mengikuti kemana ileen pergi,tadi gadis itu tidak mengatakan apapun kepada nya.dia jadi cemas dengan ileen.namun saat Theo mengikuti ileen pria itu malah kehilangan jejak.


"kemana pergi nya dia?" tanya Theo bingung melihat ke sekeliling nya.


Theo berusaha menghubungi handphone milik ileen namun,ia lupa tas istrinya itu ada di genggaman nya.theo kembali berjalan mengapa hati nya begitu gelisah,seharus nya dia tak panik seperti ini.karena ileen tak mungkin pergi jauh jauh dari nya.


"ileen di mana kamu" Theo pergi ke toilet wanita,mungkin saja ileen pergi ke sana.


namun saat sampai dan menunggu lama di luar toilet wanita.theo tak mendapatkan keberadaan ileen yang keluar dari sana,bahkan dia sampai menyuruh seseorang untuk mengecek apakah ada ileen di dalam toilet itu.


tak di temukan juga,kenapa otak nya begitu negatif sekali.theo benar benar terus terusan berfikir negatif tentang keberadaan ileen.ia mencoba kembali lagi ke tempat semula,kali saja gadis itu sudah kembali lagi ke sana.