
Tatara melotot mendengar ucapan ileen barusan.kekesalan nya memuncak di ubun ubun,kenapa setiap kali berhadapan dengan ileen bawaan nya itu emosi terus.
"belagu banget ya kamu" Tatara mendorong tubuh ileen kesal
"Tatara sudah hentikan?" bentak Adirga
"ayah lihat,gadis ini tidak tau terima kasih malah sombong sekali" Tatara geram
"buat apa aku berterimakasih kepada kalian,memang kalian pernah memberiku apa?.orang seperti kalian itu tidak pantas menerima kata terima kasih dari mulut ku" gertak ileen
"ileen ayah mohon tinggalah bersama kami,ayah berharap sekali kamu bisa tinggal dengan ayah.ayah janji akan selalu menyayangi kamu seperti siren menyayangimu" sedih Adirga memohon
"simpan saja air mata mu itu,karena sampai kapan pun kamu tidak bisa menggantikan posisi bunda.apa kamu sudah lupa,kamu bukan lagi ayahku dan jangan harap aku mau tinggal bersama kamu" ileen ingin beranjak pergi
rasa nya hati Adirga sangat sakit mendengar kata kata ileen barusan.mungkin ini yang ileen rasakan dulu saat dirinya membuang ileen begitu saja.
namun Tatara langsung menarik rambut ileen karena sudah merasa kesal,di situ cekcok adegan tarik menarik terjadi.tatara terus menarik rambut ileen dengan sangat ganas sedangkan ileen yang tak bisa berbuat apa apa hanya menahan rasa sakit nya.
"kau wanita bajingan,tidak punya rasa malu." marah Tatara
seseorang datang melerai pertengkaran itu,membuat keluarga Adirga terkejut melihat nya.theo? buat apa sang Presdir itu datang kemari.
"tuan Presdir?"terkejut Adirga
"ada apa ini?" tanya Theo
"tidak ada tuan,sebelum nya ada apa ya tuan datang kemari."tanya lagi Adirga bingung
"apa itu benar tuan? saya mohon maaf jika memang anak saya memiliki hutang kepada anda saya atas nama ileen benar benar minta maaf "Adirga cemas.
sedangkan ileen dan yang lain nya kebingungan apa yang sedang di bicarakan,bisa bisa nya mereka mengira ileen memiliki hutang kepada Theo.
"saya kemari ingin membawa ileen" kata Theo
"eee tuan saya mohon jangan bawa anak saya,saya berjanji akan melunasi hutang nya tapi jangan siksa anak saya tuan." Adirga benar benar takut melihat tampang kejam dari Theo
"ayah sudahlah biarkan wanita bajingan itu,kita tidak perlu ikut campur dalam masalah nya.anak tak tau diri dan pelacur seperti dia memang pantas di siksa"omongan kejam dari Lisa
namun PLAKKKK ileen menampar wajah Lisa dengan geram.semua orang melongo melihat nya,tak di sangka ileen seberani itu melakukan nya.lisa terhentak mendapatkan tamparan dari ileen,dan Tatara yang tak terima ia ingin menyiram ileen dengan air yang ada di gelas di atas meja tamu di sana.
namun air itu malah melayang mengenai punggung Theo,ternyata pria itu menghalangi ileen agar gadis itu tak terkena siraman air dari Tatara.hal tersebut mampu membuat orang orang di sana tegang.
"Tatara apa yang kau lakukan?!!" marah Adirga
"ayah,aku tak bermaksud.tadi aku ingin menyiram ileen namun mengapa" bingung Tatara.
"ibu dan anak memang sama saja lebih baik kalian pergi jangan buat keributan di sini"Theo kesal melihat perilaku tak bermoral dari mereka
..._______❤️________...
like komen and vote nya yuk