Quentin

Quentin
episode 50



pukul 02.30 siang ileen dan Theo kini sedang makan siang di sebuah lestoran.karena mereka benar benar lapar dari pagi belum makan.terlihat hening dan fokus kepada makanan nya masing masing,sekilas Theo menatap ileen yang tidak seperti biasa nya.gadis itu lebih sering diam,apa ileen marah kepada nya?.


"mau kemana?" tanya Theo saat ileen beranjak dari duduk nya


"ke toilet" ujar nya lalu pergi menuju toilet


"dia kenapa? mengapa seperti nya dingin sekali sikap nya padaku" Theo terus memikirkan itu


di toilet ileen tak jadi ke sana, karena kamar mandi nya penuh.maklum lah ini tempat bukan lestoran mewah,ileen yang meminta makan di sini.jadi karena ini hari Minggu pengunjung di sini sangat padat.


"sudah? cepat sekali " kata Theo


"toilet nya penuh" ujar nya lalu duduk kembali di tempatnya


"kamu kenapa?,dari tadi diem terus.kamu masih marah sama Dady?" tanya nya


"tidak,aku hanya sedang malas bicara.dady kenapa sih gak coba aja kenal lebih dekat dengan Tante meli?.dia kan cantik dan kelihatan baik lagi" ileen mengeluarkan semua yang tadi di pikirkan nya.


"jadi kamu dari tadi diam hanya memikirkan ini?" malas Theo


"iya"jawab nya singkat


"sudahlah habisin makanan mu itu,tak perlu memikirkan hal seperti ini" Theo kembali menyantap makanan nya jangan sampai dia emosi di depan ileen.


tak berselang lama,seseorang yang di tunggu tunggu datang.langsung duduk di samping ileen dengan senang, mencium pipi ileen bahagia.


"kamu beneran sakit?" tanya Okta


"gak kok Tante,sekarang udah mendingan"kata ileen berbohong


"katakan bagaimana perkembangan kasus siren" Theo memecahkan kesenangan mereka berdua.


'gak tau apa orang lagi kangen kangenan,langsung di suruh jelasin' batin Okta benar benar kesel


"jadi begini,menurut penyelidikan para polisi kalau meninggalnya kak Siren bukan lah ke tidak sengajaan,ini ada seseorang yang sengaja ingin mencelakakan lebih tepat nya membunuh kak Siren." Okta mengeluarkan sebuah berkas entah itu apaan "dan ini lihat,ini hasil sidik jari yang di temukan polisi di pisau yang menancap di perut kak Siren,tapi sidik jari itu bukan milik kak Siren sendiri.tapi milik orang lain"


"apa sudah cek CCTV di sekitar kontrakan itu?" tanya Theo yang mengetahui di depan kontrakan itu ada sebuah CCTV


"belum,tadi nya polisi ingin mengecek nya hari ini.namun karena beberapa hari ini ada masalah kabel komputer yang putus jadi mereka kesulitan untuk mencari bukti nya." kata Okta


"apa mungkin ada yang sengaja merusak kabel komputer nya?" bingung Theo


"bisa jadi" kata Okta


ileen dari tadi hanya diam merenungi semua perkataan Okta dan theo.siapa orang yang berani dengan sengaja ingin membunuh bunda nya?,siapa orang nya.begitu jahat dan apa alasan nya orang itu membunuh bunda.selama ini siren terkenal sangat baik dan tak pernah cari masalah dengan siapapun.