
"kenapa bocah ini belum sadar juga?" heran Theo lalu duduk di tepi ranjang
"bagaimana apa dia sudah sadar?" tanya dokter Rey
"belum coba kamu cek lagi" Theo terlihat panik namun ia menutupinya
"hemmm kepala nya cedera,belum tau apakah cederan ringan atau berat kita tunggu hasil leb nya keluar.mungkin dia akan sering merasa pusing.aku sarankan dia harus banyak istirahat dan kurangi aktivitas" kata Rey
"Theo,siapa gadis ini.seperti nya kau begitu mencemaskan nya" dokter Rey yang sekaligus sahabat kecil nya Theo bertanya,tapi ia tak berani menebak kalau ileen itu wanita nya theo.karena di lihat dari wajah ileen,gadis itu terlihat masih sangat muda mungkin masih SMP perkiraan nya.
"bukan siapa siapa"jawab theo dingin.
"ouhh okey,apa dia akan di rawat inap atau pulang?" tanya Rey
"mungkin tunggu sampai dia sadar,aku titip dia.masih ada urusan di kantor,nanti malam aku kembali ke sini." Theo menepuk bahu Rey Akrab
"siapa sebenar nya gadis ini?" dokter Rey terus bertanya tanya saat Theo sudah menghilang dari pintu ruang rawat VIP itu.
Luis tergesah gesah berlarian pergi ke rumah keluarga nya ileen.untuk memberikan kabar kepada bunda nya ileen kalau ileen masuk rumah sakit.
"duhh gimana ya,kalau aku ke sana nanti ketemu sama Mak lampir lagi malas banget aku." bingung Luis.
"ahh tapi kalau aku gak ke sana dan tidak memberitahu kepada Tante siren nanti aku lagi yang kena kalau terjadi apa apa sama ileen." terus bolak balik bingung.
"sekarang kamu pergi!!! pergi angkat kaki dari sini,cepat pergi!!!"suara bentakan yang begitu lantang seseorang mendorong seorang wanita paruh baya itu.orang itu adalah Adirga ayah nya ileen.
"Tante?,Tante kenapa?.om kenapa kasar sama Tante siren?" tanya Luis terkejut.
"bawa pergi wanita ini,dan jangan pernah kembali lagi kemari.ingat detik ini juga kamus saya talak!!" bentak Adirga
"om kok tega banget sih" teriak Luis marah
"heyyy kamu siapa ikut campur urusan rumah tangga orang.?" cetus Lisa ibun nya Tatara
"seharus Tante malu sudah ikut campur dalam keluarga yang awal nya harmoni.pelakor seperti Tante itu tidak pantas bahagia dan om!. Luis kecewa sama om,Luis kira om adalah kepala keluarga yang bertanggung jawab dan baik.tapi Luis salah,Luis menyesal karena selama ini telah menganggap om seperti ayah Luis sendiri.ayo Tante kita pergi,kita tidak perlu mengemis kepada orang yang miskin harga diri seperti mereka" marah Luis lalu memapah siren dan membawa barang barang siren pergi.
"kurang ngajar,liat sayang teman nya anak nya saja seperti itu.apa lagi dengan anak mu pasti lebih tak memiliki sopan santun." dengus Lisa kesal.
"Tante baik baik saja kan" ujar Luis menyeka air mata nya merasa prihatin
"Tante baik baik saja,dimana ileen Tante sangat merindukan nya" kata siren.
"ileen..dia..dia..masuk rumah sakit Tante" Luis memberi tahu kebenaran nya
"ya ampun anakku" siren menangis senjadi jadi nya.
sebelum nya ileen tak pernah masuk rumah sakit,dan sekarang dengan tiba tiba Luis mengabarkan bahwa ileen masuk rumah sakit.betapa hancur nya perasaan siren.ia lebih hancur mendengar kabar ini dari pada melihat penghianatan yang sudah di lakukan suami nya Selama ini dan mereka yang memperlakukan nya sebagai seorang babu.