Quentin

Quentin
episode 58



asik tertawa bersama,sembari bercanda gurau.tiga buah sahabat itu sedang menghabiskan waktunya bersama,sebelum nanti nya Luis akan meninggalkan mereka pergi jauh.


mereka juga berdoa bersama sama,berharap suatu saat nanti mereka bisa berkumpul bersama sama lagi seperti ini.mereka juga berharap agar masing masing dari mereka bisa menjaga persahabatan ini sampai kapan pun dan akan selalu memenuhi janji persahabatan mereka yaitu (S3)setia sehidup semati.


"sumpah aku gak nyangka dua orang itu ngeributin aku" sezua sedang bercerita tentang para pria yang sedang mencoba mendekati nya.


"tapi sebenarnya kamu itu cinta nya sama Reno,anyus,Viki atau dua curut yang ngeributin kamu itu ha?" tanya ileen


"hati aku cinta sama semua gimana dong?" rengek sezua


"hahaha dasar pentolan cinta" Luis tertawa terbahak bahak, ileen ikut tertawa mendengar keserakahan sahabat nya yang satu ini.


"menurut kalian kalau aku nikah sama Dady Theo gimana?" tanya ileen membuat mereka berdua langsung terhenti dari tawa nya


Krikk.....krikk...krikkkk.....


"what's?" beberapa detik kemudian terkejut Luis dan sezua secara bersamaan sembari berdiri dari duduk nya


ileen memundurkan badan nya melongo melihat kekompakan kedua sahabat nya yang terkejut itu.apa pertanyaan nya tadi begitu mengejutkan untuk mereka?.heran ileen ikut berdiri menanggapi kedua sahabat nya.


"why ?" bingung ileen kebingungan.


"kamu serius mau nikah sama tuan Theo?" tanya Luis


"bukan kah dia itu Dady angkat kamu?, mengapa tiba tiba kamu ingin menikah dengan nya?" tanya sezua" apa jangan jangan kalian sudah" sezua lanjut menebak yang ngak ngak


"begitu gimana?,apa yang sedang kalian bicarakan aku tak mengerti?" ileen yang masih polos tak mengerti dengan yang di bicarakan kedua sahabat nya.


kedua sahabat ileen menepuk jidat nya sembari mendudukkan tubuh mereka di sofa dengan kasar.ternyata dari dulu sampai sekarang ileen tak pernah berubah,gadis itu polos nya kebangetan.


"argggg lihat dia saja masih tak mengerti cara olah raga atas ranjang.mana mungkin dia bisa melakukan nya." Luis kesel.


"olah raga atas ranjang?"ileen mengulangi perkataan Luis tadi.


"main kuda kudaan apa kau faham?" tanya sezua


"nanti kau tanyakan saja pada Dady mu itu" kata luis


ileen menggelengkan kepala nya tak faham,membuat Luis dan sezua menghela nafas panjang.sembari menyenderkan punggungnya di sofa.benar benar membuat darah tinggi mereka naik.


"ehhh tapi kalau kamu memang ingin menikah dengan tuan Theo,menurutku gak ada salah nya juga.lagian tuan Theo juga masih terbilang mudalah,tampan nya dapet,dompet nya tebel,dan identitas nya juga terpandang.jadi ileen pasti akan bahagian jika menikah dengan tuan Theo" Luis melontarkan isi pikiran nya


"benar juga,aku akui ni ya tuan Theo itu memang sangat tampan" cengir sezua.


perbincangan mereka terus berlanjut,hingga menjelang sore hari di mana Luis akan terbang ke London sore ini.kini mereka bertiga sedang bercipika cipiki merasa bersedih dengan perpisahan ini.


di bandara mereka terlihat tak rela melihat kepergian Luis,mereka menghela nafas nya panjang.tak sadar sampai meneteskan air mata nya,karena melihat satu sahabat yang kini telah terbang pergi dari tanah air ini.


"selamat jalan Luis,kita berharap kau akan segera kembali" teriak ileen dari atap tempat melihat penerbangan pesawat.