Quentin

Quentin
episode 65



"akhhh dadyyyyyyyyy" teriak ileen begitu kencang saat Theo telah menenggelamkan aset nya dengan sempurna.


Theo mengecup bibir ileen sekilas,gadis itu menangis.mengeluarkan air mata nya karena itu sangat menyakitkan dan sangat perih.


"I'm sorry baby" ujar Theo dengan nafas memburu.


Theo kembali melancarkan aksi nya dengan sangat perlahan,agar rongga sempit milik ileen terbiasa dengan kedatangan aset milik nya.theo berusaha memberikan sensasi senikmat mungkin agar ileen bisa merasakan bagaimana nikmat nya olahraga atas ranjang.


"kau milikku baby" ujar Theo mengecupi leher ileen dengan sangat gila.


sedangkan yang di bawah sana tak bisa lagi menahan kenyataan nya,bahwa ileen terbuai dengan setiap sentuhan yang Theo buat.apa lagi kini pria itu bermain dengan sangat lincah di atas tubuh ileen.


"bagaimana baby? apa kau menikmati nya?" tanya Theo masih dalam permainan nya.


ileen hanya bisa mengangguk dalam sembari meremas rambut Theo karena pria itu benar benar sangat buas sekali


"ouhh Dady aku tak kuat...ughhh....dadyyyy hentikan ku mohon" ileen memohon mohon saat kini tubuh nya merasa menggelinjang berkali kali karena Theo memasuki intim nya dengan begitu dalam.


bahkan Theo tak mendengar perkataan nya,pria itu seperti tak ingin melepaskan ileen sedikit pun.pria itu benar benar melahap nya dengan sangat lapar sekali.


Theo mengerang dengan sangat nikmatwi,saat Theo berkali kali melakukan pelepasan tanpa henti.tak menjeda setiap aksi yang begitu berkecumbu sangat panas ini.


ileen melingkarkan lengan nya di leher Theo lalu memeluk leher itu dengan sangat kuat ketika sesuatu yang hangat datang memenuhi rahim nya.


*


*


*


*


*


Theo terbangun dari tidur nya menatap ileen yang kini meringkuk dalam dekapan nya.dia benar benar tak menyangka,gadis polos ini begitu pintar hanya dalam satu permainan saja.theo tak perlu mengajari gadis nya agar faham dengan permainan nya.


Theo meniup mata ileen membuat gadis itu mengerang karena tidur nya merasa terganggu.entahlah dia sebenar nya tak mengantuk hanya saja ia merasa kelelahan.


ileen membuka mata nya dan langsung mendapati wajah Theo yang tersenyum menatap nya masih dengan terus meniup wajah nya.ileen menutupi mulut Theo dengan tangan nya lalu kembali memejamkan mata nya tak berkata sepatah kata pun.


"Dady hentikan" rengek ileen saat Theo menyingkir kan tangan nya dari mulut dia lalu kembali meniup wajah ileen.


"kau benar benar sudah jinak baby" Theo mengecup bibir ileen sekilas


"Dady benar benar ganas" ledek ileen lalu langsung membuka bola mata nya dengan sempurna saat kini Theo terbangun dan ingin meniduri dirinya.


"aku ingin mandi" ileen bangun dari tidur nya namun saat ingin duduk intim nya terasa sangat perih


"akhh" ileen meringis.


"apa masih sakit?" tanya Theo lalu ileen mengangguk mengiyakan.


bukan nya Theo yang ber inisiatif ingin menggendong ileen,malah ileen yang merengek ingin di gendong ke kamar mandi oleh theo


"dad gendong" ucap ileen manja.


"sudah berani bermanja manjaan sekarang?" Theo tersenyum melihat tingkah ileen.


"aku tak bisa berjalan sendiri,di bawah sana rasa nya sangat sakit sekali dad" ileen kembali merengek membuat Theo gemas dan langsung mengecup bibir ileen dengan buas.


"dad" kata ileen mendorong dada Theo agar menjauh dari nya,karena nafas nya kini terasa sesak.