Quentin

Quentin
episode 60



setelah sarapan tadi,Theo mengajak ileen keluar untuk malam mingguan.mereka pergi ke sebuah taman kota,sembari menikmati ramai nya orang yang berkunjung di sana.


"kamu tunggu dulu sebentar di sini" kata Theo lalu meninggalkan ileen,sedangkan ileen hanya terdiam duduk di salah satu kursi yang ada di taman itu.


ketika ileen sedang terdiam,seseorang datang menghampiri nya.sembari menginjak kaki ileen dengan sengaja,membuat ileen emosi.


ileen berdiri saat orang yang menginjak kaki nya malah tertawa melihat wajah ileen yang emosi itu.ileen mencoba tenang menatap sinis ke arah tiga wanita yang ada di hadapan nya.


"hah lihat lah,anak gembel yang menyendiri gak punya temen.malam mingguan gini kok jalan sendiri,kasian amat gak punya pasangan."ledek Tatara tertawa


"ya iyalah gak punya pasangan,mana ada sih cowok yang mau sama gembelan seperti dia " ejek kawan nya Tatara.


"liat ni kayak kita dong setidak nya gak punya pacar tapi masih punya bestie" ejek teman Tatara yang satu nya lagi


"bilang aja gak laku kok susah amat sih,pakek alesan malam mingguan sama bestie lagi.punya temen kayak gini aja belagu,apa sih yang mau di sombongin dari anak pelakor seperti dia" ileen tak kalah mengejek berhasil membuat Tatara emosi.ileen sangat suka melihat wajah emosi Tatara.


"bilang aja kamu sirik kan sama kita" Tatara tak mau di rendah kan di depan ileen.


"ya iyalah sirik kan dia jomblo pless gak ada kawan" ledek lagi temen Tatara


"siapa bilang dia jomblo" suara menggelegar seseorang membuat mereka semua mematung melihat sang pemilik suara.


tuan Theo?,mereka terkejut membisu di tempat melihat tampang Theo yang begitu tampan,pria itu sangat tampan sekali menggunakan baju Kaos berwarna putih bersih polos leher turtleneck.dengan model rambut The Two Block seperti opa opa Korea.


entah lah Theo berpenampilan seperti itu karena ileen yang memilih model rambut nya dan baju itu agar Theo terlihat sangat keren itu menurut ileen,dan kenyataan nya pria itu benar benar keren seperti masih berusia belasan tahun.


mereka bertiga masih memandang punggung ileen dan Theo yang mulai menjauh meninggalkan nya.lalu tak lama setelah itu mereka tersadar dari lamunan nya.


"what's? gak mungkin kan anak gembel itu pacaran sama tuan Theo,coba kalian cubit aku pasti aku sedang bermimpi" Tatara tak percaya,salah satu teman Tatara mencubit pipi gadis itu.


"gimana sakit gak?" tanya nya


"gak" ujar Tatara lalu teman Tatara yang satu nya malah menampar Tatara saat gadis itu mengatakan tak sakit.


PLAKKKK


Tatara melongo mendapati tamparan itu" anjritttt" umpat Tatara lalu balik menampar teman nya yang tadi menampar diri nya.


"kenapa kau menampar ku?!!" teriak Tatara kesal


"tadi kau bilang tak sakit,makanya aku menampar mu agar terasa sakit" ujar nya teman Tatara dengan lemot


"dasar bodoh" Tatara memarahi teman teman nya lalu meninggalkan mereka berdua


"emang aku salah ya?" tanya teman Tatara yang tadi menampar


"emmm kayak nya gak deh,kamu benar tadi kan Tatara bilang gak sakit.nah kamu bener nampar Tatara,dia kesakitan kan."balas nya teman yang satu nya