Quentin

Quentin
episode 33



"Okta sudah ya jangan membahas mereka lagi" siren muak jika harus membicarakan hal ini lagi.


"baiklah kak,kalau begitu aku pulang dulu.aku ingin membatu mas Dika beres beres di rumah" kata Okta pamitan ingin pulang.


namun saat Okta mengajak sezua malah tak mau pulang,kata nya ia ingin menginap di sini.masih ingin rindu rinduan dengan ileen.karena hal itu kini Okta pun harus pulang sendiri dan membiarkan sezua di sini.


begitu malam tiba,seseorang yang sendari tadi di tunggu tunggu belum juga datang.sezua dan ileen terus menunggu kedatangan Luis di ruang TV.tak lama setelah nya ada yang mengetuk pintu,secepat kilat ileen langsung ingin membuka nya namun.


"ileen tunggu,biar aku saja yang membuka nya.suapaya Luis terkejut okey" terkekeh mereka berdua


Luis pun perlahan lahan membuka pintu nya dan,langsung mengatakan surprise dengan begitu semringah.bersamaan dengan tembakan tepung yang sezua luncurkan hingga tepat sasaran mengenai wajah nya.


namun siapa sangka tiba tiba saja Luis baru sampai lewat pintu samping dan sudah ada di dalam rumah.saking histeris nya terkejut melihat keberadaan sezua,Luis langsung loncat memeluk sezua yang sedang terbengong di depan Abang pintu.


"sezuaaaaa kenapa kau tiba tiba ada di sini tidak mengabariku lagi kalau akan pulang kemari" Luis mencubit Cubit pipi sezua namun gadis itu masih terbengong menatap keluar pintu.


"sezua kau sedang li_" Luis langsung ikutan bungkam saat melihat wajah seseorang yang sudah berlumuran tepung seperti itu,Luis mengira itu hantu.


"ha_han...hantuuu" teriak Luis.


"Dady?" ileen langsung berlarian ke arah Theo


"apa yang kau lakukan sezua?" bisik Luis saat baru sadar kalau ternyata wajah di balik tepung itu adalah Theo.


'sialan' bicit Theo dalam hati mengusap wajah nya.


"lenn apa yang kalian lakukan hingga membuat wajah tuan Theo berlumuran tepung seperti itu?'tanya luis takut Theo akan menyemburnya juga nanti.


"siapa pria itu?" tanya sezua tak tau


saat ileen ingin menjelaskan Theo sudah keburu keluar dari kamar mandi.theo menarik tangan ileen berjalan ke arah dapur.ileen hanya bisa patuh dan mengikuti theo.masih terlihat santai,minta di ambilin minum ileen langung mengambilkan nya,ileen di suruh duduk di kursi masih patuh langsung duduk,di suruh menatap Theo ileen pun patuh langsung menatap wajah Theo yang sudah memmerah itu.


"apa maksud nya tadi?" tanya Theo santai


"salah sasaran" jawab ileen seadanya


"dad kenapa aku yang di interogasi mereka juga salah" tunjuk ileen ke arah kedua sahabat nya yang sedang menguping ples ngintip.


Theo melirik ke arah sezua dan Luis yang sedang mengintip.membuat kedua gadis itu sontak langsung pura pura sedang mencari semut di lantai.menyibukkan diri lalu perlahan lahan berjalan mengarah kamar nya ileen.


"sama saja kamu yang salah" kata Theo


"salah Dady sendirilah,lagian Dady ngapain ke sini?" bingung ileen ngapain Theo malam malam kemari?.


"aku hanya ingin mengembalikan baju kamu yang tertinggal di apartemen,ni" Theo memberikan kantong baju yang berisi baju baju nya ileen dari aroma nya sih seperti sudah di cuci.


..._________❤️________...


jangan palu palu like komen and vote nya 😽