Quentin

Quentin
episode 43



"astaga mobil nya kosong,dimana nona ileen.aduh bahaya sekali untung saja mobil nya masih berada di tempat nya,kalau hilang bisa kacau gaji ku" josen langsung mematikan mesin mobil nya dan menggosok tengkuk leher nya


saat Theo ingin keluar dari lestoran ia melihat ileen sedang duduk santai sembari minum jus di tempat pemesanan.terlihat gadis itu sedang asik mengobrol dengan seseorang.


"ileen" panggil Theo


"ehh sudah selesai miting nya?" tanya ileen langsung menoleh ke arah Theo membuat Siska ikut menoleh dan terbengong.


"ayo pulang" ajak nya lalu pergi mendahului ileen keluar dari lestoran


"leen kamu kenal sama dia?" tanya Siska


"itu Dady aku Tante,kenapa tampan ya?.aku saranin jangan suka sama dia deh Tante dia gak suka perempuan" bisik ileen.


"Dady kamu?,kamu serius pasti bercanda kan" Siska tak percaya


"memang muka aku terlihat sedang bercanda ya?,aku serius Tante dia Dady angkat aku" jelas ileen."kalau begitu aku pulang dulu daaa"


"jadi dia yang mengangkat ileen sebagai anak nya,yang benar saja? ileen benar benar beruntung" Siska benar benar sangat ternganga karena dia tahu siapa Theo.


singkat cerita ileen kini telah selesai membereskan pakaian pakaian nya,ternyata Theo menyiapkan lemari pakaian khusus untuk ileen yang berhadap hadapan dengan lemari pakaian milik nya.


"dad lalu aku tidur di mana?" tanya ileen bingung


"tidur sama Dady" kata Theo lalu keluar dari kamar


ileen langsung melotot,apa dia harus tidur seranjang dengan Theo lagi?.ileen mengejar Theo dan membantingkan tangan nya di meja makan.


"Dady aku tak mau tidur dengan Dady lagi,aku sudah besar bukan anak kecil lagi" rengek ileen.


"mau Dady apa sih,nyuruh aku tinggal di sini namun aku juga harus tidur di lantai tega sekali.lebih baik aku tidur di rumah ayah saja" ileen mengerucut kan bibir nya.


Theo yang mendengar ileen menyebut ayah nya dia langsung membungkuk di hadapan ileen dengan tangan yang di tumpu di meja makan.


"kamu mau tinggal bersama dengan ayah mu itu?,oke fine tidak masalah,silahkan Dady tak akan lagi melarang mu" Theo geram mengapa ileen masih terus menyebut nama ayah nya yang jelas jelas telah membuat ileen menderita seperti ini.


"Dady kok jadi emosi?,ileen hanya menyebut ayah saja" bingung ileen tersentak melihat nada suara Theo yang tinggi.


hening tak ada suara,Theo hanya diam dan masih menatap keluar jendela.dia benar benar tak habis pikir mengapa ileen masih menyebut ayah nya,padahal selama ini dia sudah berusaha memberikan yang terbaik untuk ileen agar gadis itu tak lagi mengingat ayah nya yang egois itu.


"dad,apa Dady marah padaku?" tanya ileen menghampiri Theo karena merasa bersalah


"tidak" jawab Theo singkat


"lalu mengapa Dady diam seperti ini?,aku akan tidur bersama Dady.aku tak akan pergi ke rumah ayah,aku juga malas berada di sana dan tak ingin bertemu dengan mereka" jelas ileen memeluk Theo dari samping.


"jangan lagi kamu sebut ayah mu itu di hadapan Dady,kalau kamu masih mau bersama Dady" jelas Theo


entah lah sikap Theo benar benar aneh,padahal selama ini dia tak pernah sedendam ini kepada Adirga ayah nya ileen.semenjak mengetahui perlakuan Adirga yang benar benar kejam terhadap ileen,di situlah benih kebencian timbul di hati Theo.


rasa nya Theo ingin sekali memenjarakan mereka yang telah menyakiti ileen,namun ia memiliki permainan yang sangat seru untuk memberikan pelajaran kepada mereka semua.


..._______❤️_______...


like komen and vote nya 😽