Quentin

Quentin
episode 18



berhari hari, berminggu-minggu,dan berbulan bulan ileen menjalani hidup nya dengan tanpa penglihatan.namun gadis itu selalu terlihat ceria karena orang orang di sisi nya yang selalu menghibur diri nya.


hidup nya dengan sang bunda sangat terlihat bahagia,siren kini telah bekerja di sebuah tokoh kue dan dia bisa menyewa kontrakan untuk tempat tinggal nya dan ileen.awal nya Theo menyuruh mereka untuk tetap tinggal di salah satu kamar hotel nya atau di apartemen milik nya.namun siren menolak karena tak mau merepotkan tuan Theo lebih banyak.


selama ini ileen sudah benar benar seperti memiliki sosok ayah kembali.theo sangat menjaga dan begitu menyayangi ileen, entahlah apakah Theo menyayangi ileen sebagai seorang anak angkat,atau lebih dari itu.


"Dady sebenarnya kita mau kemana?, seperti nya ini sudah larut malam nanti bunda mencari ku." ujar ileen


"tenanglah aku sudah izin kepada siren untuk membawa mu kemana pun" kata Theo masih setia fokus kepada jalanan.


Theo ingin membawa ileen ke sebuah rumah sakit elit,pria itu berencana ingin memberikan kejutan di hari ulang tahun ileen.yaitu mata baru agar ileen bisa melihat kembali.


selama ini Theo selalu berusaha mencari pendonor mata yang cocok untuk ileen,bahkan ia berani membayar mahal berapapun itu.asalkan dia bisa menebus kesalahan nya yang telah membuat ileen hilang penglihatan,ya Theo selalu merasa bersalah dia mengira ileen seperti ini itu karna diri nya.


setelah sampai rumah sakit elit itu,ileen di baringkan di sebuah bad.gadis itu terus bertanya tanya,lalu Theo menjelaskan niat nya itu.dokter sudah memastikan bahwa jika Operasi ini berjalan dengan lancar. tepat pada Minggu depan yang bertepatan pada hari ulang tahun nya ileen penutup mata nya sudah dapat di buka,dan Theo berharap ileen bisa mendapatkan penglihatan nya kembali.


tit...tit...tit...


bunyi alat monitor terdengar nyaring di telinga ileen.gadis itu benar benar ingin bisa melihat lagi,sampai kini ia mengeluarkan air mata nya saat Theo memberikan kejutan ini.


"Dady apa aku akan bisa melihat lagi?"tanya ileen meraba raba mencari tangan Theo.


Theo memegang jemari ileen lembut,ia berharap begitu.harapan besar agar ileen bisa melihat lagi itu sangat terpupuk subur di dalam diri Theo.


"aku yakin kamu pasti bisa melihat lagi" Cup...Theo mencium bibir ileen sangat lembut.


"lagi..lagi..aku mau lagi Dady,kenapa itu sangat enak ya?" imut nya ileen dengan gaya polos nya.


"dasar bocah" cibir Theo lalu mencium lagi bibir ileen namun sekilas.


"aaa Dady kenapa sangat singkat" rengek ileen mengerucut kan bibir nya.


"dad_ up" ileen langsung bungkam saat bibir Theo melahap bibir milik nya.kali ini ciuman itu lebih hangat dan sangat membuat Theo menjadi lapar.


"heemm hemm.." nafas ileen memburu Theo langsung ingin melepasnya namun


"akhh...kenapa di gigit?" tanya Theo kesakitan.


"Dady pikir ini madu? di isep isep begitu?.aku hanya ingin di cium bukan di isep" cetus ileen marah.


"arggg mau kamu apa sih,sudahlah persiapkan diri kamu jangan banyak pikiran sebentar lagi dokter datang mengecek mu" ujar Theo mendudukkan diri nya di kursi yang berada di samping bad tersebut.


...________❤️________...


🤫buat yg polos jangan coba-coba begini deh,dan buat yang dewasa jangan coba coba ngasih ciuman sama yang polos kayak gini😭jadi nya minta nambah kan gawat😹.


jangan lupa tinggalkan jejak kalian like komen and vote nya 😽