Quentin

Quentin
episode 47



malam telah berganti dengan pagi yang begitu cerah,Theo bangun dari tidurnya mendapati ileen yang kini meringkuk tidur di samping nya.bukan nya semalam ileen bilang ingin tidur di kamar sebelah mengapa kini gadis itu berada di samping nya.pria itu pun memutuskan untuk mandi dan membiarkan ileen tertidur.


saat terbangun dari tidur nya,ileen melihat ke arah jendela sudah pagi ternyata.ia mencari keberadaan Theo namun tak ia lihat di sana.mungkin Theo sudah turun ke bawah pikirnya.


KREKKk


pintu kamar mandi terbuka membuat ileen langsung menoleh dengan cepat ke arah sumber suara.


"kau sudah bangun?" tanya Theo mendekati ileen dan duduk di tepi ranjang.


"dad kepalaku pusing" kata ileen muka nya terlihat pucat.


"kau demam?" Theo mengecek jidat ileen benar saja dia demam sangat panas


"semalam bukan nya kamu bilang mau tidur di kamar sebelah,mengapa pindah kemari?" tanya Theo.


"di kamar sebelah ada orang yang menempati"kata ileen lalu merebahkan kembali tubuh nya karena merasa sangat lemas.


"orang?"kata Theo langsung mendapat anggukan dari ileen.


"yasudah kamu istirahat saja,Dady akan menelfon Rey" kata Theo


"tak usah,aku hanya sedikit pusing dad" ileen langsung bangun dari tidur nya dan ingin berjalan ke arah kamar mandi.


gadis itu masih menguat nguatkan tubuh nya,mandi air hangat berharap setelah nya akan kembali fresh.sedangkan Theo menelfon Rey dan keluar dari kamar mengecek kamar sebelah.


saat ingin membuka pintu,tiba tiba pintu itu terbuka sendiri mengejutkan theo.ternyata ada seseorang yang membuka nya dari dalam.muculah seorang wanita cantik,dengan pakaian seksi dan membuat lengkuk tubuh nya menonjol.


Theo mengamati wanita itu dari atas sampai bawah,siapa dia Theo Tak mengenali wanita ini.lalu langsung kembali masuk ke kamar nya,karena tatapan wanita itu membuat theo sangat risih.


"pasti Theo meleleh melihat penampilanku ini" kata wanita itu dengan pede nya."aku memang cantik"


"kemarilah"kata Theo lalu menyuruh ileen duduk di tengah tengah mereka.


"lihat wajah nya sangat pucat,semalam dia bermain air di kolam" jelas Theo membuat ileen agak sedikit kesal.


"ngapain malam malam bermain air di kolam" heran Rey pura pura padahal dia sudah tau cerita yang sesungguhnya dari Theo.


"ini semua salah Dady,gara gara Dady aku jadi terjebur ke kolam" sembur ileen membuat kedua pria tampan itu terkekeh bersamaan.


"kenapa ketawa?" ileen ketus membuat kedua pria itu gemas melihat wajah ileen yang memerah karena kesal.


"sudah biar aku periksa dulu" Rey tak mau menambah masalah langsung memeriksa kondisi ileen


setelah selesai memeriksa,Rey langsung memberikan obat kepada ileen dan menyuruh gadis itu meminum nya setelah makan sehari tiga kali.


setelah nya mereka bertiga keluar dari kamar Theo,dan berjalan menuruni anak tangga.lalu menampakkan diri di meja makan duduk bersama berkumpul dengan yang lain,tatapan Rey berhenti tepat di wanita asing yang berada di sana.begitu juga dengan wanita itu sedang menatap ke arah ileen yang terlihat begitu akrab sekali dengan theo.


"makanlah yang banyak biar cepat sembuh" ujar Theo mengoleskan sehelai roti dengan selai coklat untuk ileen


"lho memang ileen sakit?" tanya omah terkejut.


"iya omah katanya semalam dia habis bermain air di kolam" jawab Rey terkekeh.alasan dia terkekeh bukan karena itu melainkan karena mendengar cerita dari Theo tadi saat ileen sedang mandi,bahwa semalam dia bukan hanya bermain air dengan Theo namun dia juga mendapatkan ciuman madu dari Theo.


"ya ampun,pasti gara gara semalam berenang dengan kamu ya Theo." ucapan Lusi membuat wanita itu terbentuk batuk karena terkejut mendengar nya.


'berenang bersama?' batin wanita itu


dia bernama Melinda biasa di panggil Meli