Quentin

Quentin
episode 3



"ada apa bobi?" tanya omah memalingkan pandangan nya dari Theo dan menatap sang pengawal bernama bobi itu.


"ahhh urusan wanita itu? kau panggil saja dokter Rey suruh dia datang kemari" bukan nya sang pengawal yang menjawab,Theo malah memerintahkan pengawal itu lagi.


"wanita? kau membawa wanita ke mansion?.apakah itu pacar mu?omah ingin melihatnya" terkejut sang omah


"omah..omah..dia bukan pacarku,tadi di hotel wanita itu pingsan karena habis kejambretan." jelas Theo.


"benarkah? lalu mengapa kau membawanya ke mari?" bingung sang omah.


"tadinya Theo ingin membawa nya ke rumah sakit,tapi mamah terus menelfon ku menyuruhku cepat cepat pulang" penjelasan Theo lagi.


"sudahlah omah ingin melihat wanita itu" tak peduli omah dengan penjelasan Theo,sekarang diri nya merasa senang karena Theo sudah berani membawa seorang wanita ke dalam mansion ya walaupun itu bukan pacar nya Theo.


"Terserah omah saja" kesal Theo malah beranjak pergi menuju kamar nya yang berada di lantai 3.


"akhirnya kamu pulang Theo,apa sudah bertemu dengan omah?" tanya Lusi sang mamah.


"ya" singkat Theo lalu melanjutkan langkah nya masuk ke dalam kamar nya.


"kenapa dia?" bingung Lusi


Theo pun melepas jas kerja nya,lalu berniat akan mandi untuk membersihkan tubuh nya yang sudah merasa lengket.beberapa menit Theo berendam di dalam bathtub sembari merilekskan pikiran nya dan tenaga nya yang sudah kelelahan.


sedangkan di ruang tamu,sang omah sedang heboh dengan apa yang di lihat nya.seorang gadis yang masih terlihat remaja ini yang ternyata di bawa Theo ke dalam mansion nya.awal nya sang omah mengira,gadis yang di bawa Theo itu mungkin sudah berwajah kedewasaan gitu.


"Bobi apa gadis ini yang Theo bawa kemari?" tanya omah memastikan


"iya nyonya omah" ujar nya.


tak lama setelah dokter Rey datang dan memeriksa kondisi gadis itu.akhir nya dia pun sadar dari pingsan nya.


"dia sadar" senang omah


"aku di mana?" tanya gadis itu dengan lemas.


setelah penjelasan omah tadi,gadis itu pun mulai tenang dan bisa berbicara dengan baik bersama omah.


"nama kamu siapa cantik?" tanya omah lembut.


"nama ku Aileen Aeleasha putri Adirga tante" ujar nya


"kamu ini ada ada saja memang muka saya terlihat semuda itu,panggil saja omah" terkekeh omah


"ee iya omah,kalau gitu ileen pamit pulang dulu omah" ujar ileen tak enak.


"Heii ini sudah larut malam,lebih baik kamu menginap di sini besok pagi bodyguard omah yang akan mengantarmu pulang" kata sang omah.


"tapi omah" tak enak ileen


"sudah kamu istirahat di sini,mari omah antar ke kamar mu" ujar nya memapah ileen.


ileen pun hanya bisa patuh,saat mulai memasuki ruang keluarga wah ileen benar benar tak menyangka ini rumah atau hotel.benar benar megah dan sangat indah.bangunan nya seperti istana,ileen terpaku melihat apa yang ada di depan mata nya.dia juga anak orang kaya tapi rumah nya tak sebesar ini,Setengah nya aja mungkin tak ada.ya ileen adalah anak orang kaya namun hanya seperti rata rata pada umumnya.


"permisi nyonya omah ada telfon" ujar sang pelayan memberikan telfon milik omah.


"ouhh,ileen kamu duluan ke atas ya.kamar kamu ada di lantai atas yang paling ujung kamar nya tidak di kunci" kata omah lalu ileen hanya mengangguk dan langsung naik ke lantai 3.


...___________❤️___________...


tinggal kan jejak kalian yuk Like, komen and vote nya 😽