Quentin

Quentin
episode 6



keesokan hari nya,pagi ini begitu cerah.ileen terbangun dari tidur nya,sejenak ia terdiam mendudukkan diri untuk mengumpulkan nyawa nya.


"rasa nya sangat nyenyak sekali" bisik nya tersenyum tipis lalu mulai berjalan untuk pergi mandi.


sedangkan di ruang makan,keluarga besar Jonathan sudah berkumpul untuk memulai sarapan pagi nya.tapi tidak dengan Theo,pria itu selalu telat datang ke meja makan.entahlah ritual apa yang sedang ia lakukan di setiap pagi nya.


"sayang aku berangkat kerja dulu" kata Zaiden yang telah usai sarapan nya.


"hati hati di jalan ya mcuahh" Lusi memberikan kecupan hangat di bibir Zaiden ya itulah kebiasaan mereka di setiap kali Zaiden ingin berangkat kerja.


tak lama setelah Zaiden pergi,ileen pun menuruni anak tangga.menampakkan diri di ruang keluarga,Lusi yang melihat nya dari ruang makan langsung berjalan mendekati ileen.


"ileen kamu sudah bangun? ayo mari sarapan dulu" kata Lusi mengajak ileen.


"gak usah Tante,aku langsung pulang saja.aku harus pergi ke sekolah" kata nya ingin pamit.


"tidak boleh,kamu harus sarapan dulu" kata Lusi melarang ileen untuk langsung pergi.


"mah Theo berangkat" ujar Theo yang baru saja menuruni anak tangga langsung mencium pipi Lusi.


"kamu?!! mengapa masih di sini,jangan bilang semalam kamu nginap di mansion ini?!!" terkejut Theo saat menoleh ke samping kanan nya


"Theo jaga bicara mu,dia ini tamu kita" omel Lusi.


"ini terakhir kali nya kamu di sini,pergi dan jangan pernah kembali" gertak Theo lalu berjalan ingin pergi


"dasar om om,udah mesum galak lagi pantesan udah tua belum nikah.mana ada Tante Tante yang mau sama om mesum tua dan keriput kayak kamu" ledek ileen menjulurkan lidah nya membalas ucapan Theo tadi.


"apa kau bilang? berani nya kau berkata seperti itu." geram Theo membalikkan tubuh nya mendekati ileen hingga gadis itu terpojok di ujung pagar tangga.


"dengar ya om,om pikir dengan om mengancam aku seperti ini aku takut?.ouhh tentu tidak,sikap om yang mesum dan tak tau malu itu pantas untuk di remehkan." bicik ileen menarik dasi Theo membuat wajah mereka tambah berdekatan.


lalu hawww....ileen menggigit pipi Theo sampai merah,setelah nya gadis itu kabur berlarian keluar mansion


"kurang ngajar,kemari kau anak tengil!!" murka Theo mengejar ileen yang berlarian keluar mansion.


"Theo hentikan,jangan terlalu kasar kepada ileen"peringatan Lusi kepada theo.namun pria itu tak mendengar teriakan Lusi malah terus berlarian keluar mansion.


"tangkap anak tengil itu!!" teriak Theo memerintah para penjaga di luar sana.


"aww..lepaskan!! lepaskan!!" teriak ileen lalu menggigit tangan mereka satu persatu" yeeekkk asin" ileen berlarian sambil dengan gaya lidah yang ke asinan


banyak para pengawal mengejar ileen,terus berputar putar di halaman itu.namu tak seorang pun bisa menangkap nya.terpaksa Theo pun kembali mengejar ileen yang hampir saja keluar dari gerbang mansion dan benar saja,ileen berhasil keluar dari gerbang mansion Namun!!!!


TINNNNNNNNN......


bunyi klakson mobil terdengar begitu kencang mengejutkan ileen yang berada di tengah tengah jalan itu.


"aaaaaaa........" teriak ileen tak bisa bergerak.


"haiii awassss" teriak Theo berlarian ke arah ileen dan Brukkk


...__________❤️__________...


Tinggalkan jejak kalian yuk,sajen nya seperti biasa like, komen, and vote nya 😽