Quentin

Quentin
episode 1



Holla 👋🏻 selamat datang di cerita pertamaku mohon dukungan nya.terima kasih untuk yang sudah berkenan mampir di cerita ini,salam dari ujung rambut hingga ujung kaki yang sudah keriput dari aku untuk kalian semua😽semoga awal cerita dan seterusnya membuat kalian tertarik saling tarik menarik dan terus di tarik😸 dan semoga juga awal cerita nya bisa menghibur kalian.yuk langsung saja ini dia cerita nya, happy reading


Capcussssssssssssssssssss.........🌪️


Tap...Tap...Tap...


suara langkah kaki terdengar nyaring di sepenjuru lorong hotel.seorang pria tampan nan gagah dengan fostur tubuh yang tinggi dan kekar itu terlihat sedang terburu buru memburu langkah nya.


Theo Dharmendra Zaiden Jonathan seorang direktur perhotelan terkenal yang banyak di kenal oleh orang orang di berbagai kota, wilayah dan negara.memiliki aset kekayaan yang begitu melimpah bagaikan lautan emas yang tak terhitung jumlahnya.


pria yang masih berumur 23 tahun ini sudah sangat mahir dalam menjalani bisnis bisnis nya.malah keahlian nya dalam berbisnis lebih lincah dari sang ayah nya yaitu Zaiden Jonathan.Theo juga memiliki sifat yang sangat angkuh dan dingin,tak kenal yang nama nya basa basi dan tak ingin berjumpa dengan kata menanti.


"Josen berikan berkas berkas nya" Theo mengulurkan tangan nya ke samping kanan lalu sang asisten bernama josen itu langsung memberikan map berkas yang di minta nya.


"jadwal miting yang di minta sangat berdekatan tuan,mungkin akan sangat sulit untuk membagi waktu nya" jelas josen masih fokus ke layar teb yang ia pegang.


"hemm,kau urus saja jadwal yang lain nya." pintah nya tanpa ada bantahan sedikit pun dari sang asisten.


"baik tuan" patuh josen.


saat sedang sibuk berjalan sembari fokus meneliti berkas berkas di tangan nya,tiba tiba Theo menabrak sesuatu.


Brakkkkkk.....


"up_" seorang gadis terhentak


sang asisten membulatkan mata terkejut melihat kejadian itu,lalu reflek menutup mata nya yang masih suci.Theo terpaku menatap mata lembut gadis itu,begitu pula dengan gadis yang kini dalam Kungkungan Theo di bawah sana.entahlah kemana fikiran nya melayang,tak bisa sedikit pun ia bergerak malah terdiam seperti batu.


"apa yang kau lakukan?!!!" marah sang gadis tapi pipi nya tak bisa berbohong dengan respon yang berubah menjadi kemerahan seperti tomat.


"josen apa kau melihat nya?" tanya theo memastikan


"ee...ee TI,tidak tuan" gugup josen dia terpaksa berbohong kalau tidak bisa bisa kepala dia akan lepas dari leher nya.


"dasar om om mesum,awas kau ya akan aku laporkan kepada pemilik hotel biar kau kena sangsi dan masuk penjara" teriak sang gadis menarik tangan Theo


Theo malah menghempaskan tangan sang gadis yang telah berani berani nya menyentuh tangan nya itu.lalu mendekat kan wajah nya kepada gadis itu dan membisikkan sesuatu di telinga gadis itu.


"dengar baik baik,anggap kejadian tadi tidak pernah terjadi" bisik Theo lalu berjalan meninggalkan gadis itu begitu saja.


"apa kau bilang?!!!" geram gadis itu ingin mengejar Theo tapi langkah nya di halangi oleh josen yang tak mau ada masalah yang akan timbul di sela sela waktu kesibukan tuan muda nya.


"akhhhh....minggir kau PLAKKK" sang gadis menampar josen yang tak bersalah itu lalu melenggang pergi dengan kesal.


"sial tadi kena patok ular sekarang kecipratan bisa nya juga" geruntu josen memegangi pipi nya yang terasa perih.


..._________❤️_________...


sampai sini dulu yuk tinggalkan sajen kalian untuk meramaikan cerita recehku ini,dengan cara tekan tanda favorit, like, komen and vote nya


see you 😽😽😽😽