
operasi berjalan begitu lama,dokter sedang berusaha mengeluarkan peluru yang menancap di punggung ileen,menurut dokter peluru ini tak masuk jauh di tubuh ileen.karena terlihat dari lubang yang di hasilkan oleh peluru itu.
sedangkan kini Theo sedang di obati oleh Rey, sendari tadi pria itu tidak bisa diam.rey sedikit kesulitan mengobati luka Theo,karena Theo terus mengatakan ingin bertemu ileen..ileen dan ileen.
"Theo,lebih baik kau istirahat lah dulu.pulihkan kondisi mu sebentar" ujar Rey
"tidak,aku harus melihat kondisi ileen" Theo beranjak dari ranjang nya lalu keluar dari ruangan itu berjalan menuju ruang operasi
"mah bagaimana kondisi ileen?" tanya Theo kepada Lusi.
"mamah juga belum tau,kamu baik baik saja kan nak?" Lusi menelisik tubuh Theo.
beberapa saat dokter keluar dari ruang operasi,kata dokter ileen mengalami pendarahan.gadis itu kehilangan banyak darah dan membutuhkan dua kantong darah untuk menyelamatkan nya.namun di rumah sakit tidak memiliki stok darah yang cocok dengan golongan darah milik ileen.
Theo menyuruh Rey menghubungi ke berbagai rumah sakit untuk menemukan golongan darah yang sama dengan Sempel darah milik ileen.hanya dalam jangka waktu 8 jam ileen bisa bertahan untuk saat ini.
setelah nya dokter tidak bisa berkata apa apa lagi jika belum juga ada pendonor yang cocok dengan ileen.theo harus mencari ke mana lagi?,mengapa di berbagai rumah sakit pun tak menyediakan darah yang sama seperti ini.
"golongan darah ileen itu adalah golongan darah yang sangat langkah,ini adalah golongan darah yang hanya di miliki oleh keluarga su.menurutku ini ada sedikit ke anehan." ujar Rey
"tapi di sana pasti ada zinzen sing,dan kemungkinan pria itu mengetahui siapa yang sudah melukai orang orang suruhan nya itu" jelas lagi Rey.
"tak masalah,aku tetap akan pergi.siapkan pengawal yang banyak untuk mengantarku ke sana.ingat perketat penjagaan ruangan ileen,aku akan kembali membawa darah itu untuk gadisku walau nyawaku taruhan nya" Theo sudah membulatkan tekad nya.
Rey sedikit cemas,namun ia juga tak bisa berbuat apa apa.karena kini yang ada di pikiran Theo hanyalah ileen.keselamatan gadis itu adalah yang terpenting dari segalanya.
semua nya sudah Theo persiapkan,para pengawal nya juga telah bergerak mengarah ke kediaman utama keluarga su.mobil Theo berhenti tak jauh dari gerbang pintu keluarga su.
dalam satu kata,para pengawal nya pun menghabisi para penjaga yang ada di depan sana dengan sangat hati hati tanpa menimbulkan suara ke gaduhan.
sedikit demi sedikit,Theo menyelinap masuk bersama dengan josen dan ketiga pengawal lain nya yang sedang menjaga bos nya itu.ternyata di mansion ini tidak ada zinzen sing,pria itu masih berada di kantor utama nya.
"cari di mana letak kamar su leegiun" ujar Theo.
josen melihat ke handphone nya yang sudah terhubung dengan jaringan lunak di mansion ini.dia juga telah membobol CCTV di rumah ini berkat bantuan salah satu pegawai di sini yang bukan lain adalah sepupu nya sendiri.ya dialah plagiat di sini,yang diam diam memberikan informasi kepada Theo dan josen.