Quentin

Quentin
episode 24



"hallo sang Presdir tampan" Rey masuk begitu saja ke ruangan Theo tanpa mengetuk pintu


"apaan sih" tersenyum dingin Theo


"ni ada paket,tadi aku ke rumah nganterin Tante Lusi dan omah.ehh ada paket untukmu,kamu pesen apaan sih sampe ngirim nya ke rumah sana.biasa nya di kirim ke apartemen." bingung Rey


"paket?" bingung Theo lalu langsung ingin membuka nya,kali aja itu paket dari rekan bisnis nya.


begitu di buka,Theo mendapati sebuah kotak yang di kelilingi kertas kado.theo pun membuka kertas kado nya,tapi ada lagi kertas nya dan di buka lagi kertas kado nya ada lagi tak habis habis Theo terus merobek kertas kertas itu membuat nya merasa kesal sekaligus penasaran.


"ini kotak apaan sih,gak jelas banget" geruntu Theo masih berusaha membuka nya


"kayak nya gak bener ni,jangan jangan bom" iseng Rey membuat Theo langsung melempar kotak itu ke sofa


"haha bercanda kali bro" tertawa Rey membuat Theo berdecak kesal lalu memungut kembali kotak itu.


akhir nya kini terlihat sebuah kotak jam,Theo membuka kotak itu dan terlihat lah sebuah jam berwarna putih begitu indah di pandang mata.mungkin bagi Theo jam itu tak sebanding dengan jam jam yang ia miliki nya,namu ada perasaan berbeda saat Theo menatap jam tersebut.


"ehh kertas apaan ni" Rey memungut kertas yang jatuh dari bawah kotak tersebut.


"surat" singkat Rey membuat Theo langsung merampas nya.


Theo membuka lipatan kertas nya,dia terkejut saat membaca isi surat nya.


...^^^^^^^^^^^^^^^❤️^^^^^^^^^^^^^...


for Dady Mesum


aku bahagia,mata ini adalah kado terindah dari orang yang sangat indah juga hati nya.aku ucapkan thanks very much untuk semua yang telah Dady berikan selama ini kepada ku,kasih sayang,kebahagiaan,senyuman,semuanya....semuanya kau berikan untukku tanpa ada sebab ataupun Syarat.


apa Dady suka dengan kado nya? kalau pun tak suka tak apa apa asalkan Dady menyimpan nya aku sudah sangat merasa senang.


satu lagi,aku sangat merindukanmu Dady.bolehkah kita bertemu untuk terakhir kali nya?,kalau kau berkenan datanglah ke taman kota jam 4 sore.


^^^from bocah tengil^^^


...^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^...


"ini jam berapa" tanya Theo


"jam 4 lewat 5 menit" kata Rey


Theo langsung melesat kabur dengan begitu terburu buru,seperti nya dia benar benar ingin menemui ileen.kalau boleh jujur Theo sebenarnya nya lebih merindukan ileen.


selama ini dia agak sedikit ragu jika ileen yang telah menyembunyikan dokumen itu,namu bukti sudah di depan mata nya dan dia tak bisa mengelak nya lagi.


tapi saat Theo mendapat laporan CCTV dari cabang hotel Zaiden 2,hotel yang salah satu kamar nya pernah di sewakan oleh ileen.di situ Theo sangat sangat merasa bersalah karena telah menuduh ileen.di video itu,di lihat kan bahwa saat kejadian beberapa bulan yang lalu.ileen terlihat sedang berjalan menuju lift dengan Luis sang sahabat nya.tak sengaja ada yang menabrak ileen dan beberapa berkas jatuh berserakan.namun ada satu berkas yang tertinggal dan tak sempat terbawa.


orang yang menabrak ileen bukan lain adalah seno karyawan Theo yang sudah berani menelusup masuk ke ruangan Theo pada malam hari.di video itu Seno terlihat berjalan dengan tergesah gesah dengan wajah yang panik nya.


ileen yang menemukan map itu dia terlihat hendak mengembalikan nya,namu Seno sudah tak ada di sana.