Quentin

Quentin
episode 45



semua nya kini berkumpul di ruang keluarga,sembari menonton film kesukaan para wanita terutama sang omah.ternyata ileen dan omah memiliki film favorit yang sama.


'apa sih yang menarik dari film ini?,sangat membosankan.melihat film melahirkan seperti itu saja serius amat nonton nya' batin Theo bosan


film yang mereka tonton kini menayangkan adegan seorang wanita yang melahirkan,di tengah tengah peperangan antar gangster.sebuah perjuangan seorang istri mafia,sedangkan sang suami sedang berjuang di luar sana memimpin pertempuran.saat bayi nya lahir suara tangisan bayi bergema merdu bersamaan dengan sang suami yang tak berdaya terkepar Karena tertembak pistol beberapa kali dari arah yang tak di ketahui.


ileen dan omah menangis bersama saat menonton adegan itu,darah mengalir di mana mana.sang istri menumpahkan darah demi melahirkan buah hati nya sedangkan suami menumpahkan darah demi memenangkan pertempuran nya.


sedangkan Theo yang melihat nya langsung panas kepala heran melihat wanita wanita yang sering menangis hanya karena menonton film seperti ini.


'hellowww itu hanya film,mengapa kalian ikut menangis benar benar sangat aneh.' batin Theo merasa risih melihat nya dan memilih kabur ke arah kolam renang.


"malam" suara bergema dari ruang tengah


"malam" jawab omah menoleh ke belakang ke arah sumber suara


"ehh ada si cantik rupanya" bahagia Lusi


"malam Tante,malam om" kata ileen


"Theo nya mana?,kata nya dia kemari" ujar Lusi


"entah" kata omah


mereka berdua baru menyadari ternyata dari tadi Theo tidak ikut menonton dengan mereka.kini pria itu malah menghilang entah kemana.


"bentar biar ileen cari" kata ileen beranjak pergi.


ileen terus mencari kesana kemari,tapi tak menemukan theo.saat ia ingin ke arah dapur,ileen mendengar suara gemericik air dari arah kolam.ileen pun memutuskan untuk melihat nya.


"sudah menonton nya?,habis berapa liter air mata mu?" tanya Theo lalu kembali menyelam berenang ke arah tepi kolam di mana ileen kini berdiri.


"berapa liter?" bisik ileen bingung


"dady Tante Lusi nyariin tu" kata ileen


"bantu Dady naik" Theo mengulurkan tangan nya ke arah ileen.


ileen pun ingin membantu Theo,terus menarik namun pria itu seperti nya sengaja sedang ngerjain ileen.gadis itu sudah mencoba menariknya sekuat mungkin,namun Theo tidak bergerak sama sekali membiarkan ileen terus menarik nya.


"Dady kenapa kau diam saja cepat naik" omel ileen saat menyadari Theo hanya diam dan tersenyum senyum di tempat.


"ayok cepat tarik" Theo menarik ileen yang belum siap untuk membantu Theo naik


membuat gadis itu terjebur ke dalam kolam,dan tenggelam dengan tubuh yang menindihi theo.bibir mereka kini bertemu,Theo bisa melihat wajah ileen dari terang nya sinar bulan malam ini.sedangkan gadis itu memejamkan mata nya karena terkejut.


"huaaa ukhhh...ukh...ukhh..." ileen menampakkan wajah nya di atas air dan membuang nafas nya kasar lalu terbatuk batuk karena menelan air kolam dan masuk ke hidung nya.


"Dady,kau nakal" ileen memukul punggung Theo lalu ingin naik ke daratan.


menggigil kedinginan karena angin malam ini bertiup begitu kencang.baru saja ileen menginjak kan kaki nya di daratan,tubuh nya sudah menggigil karena terpaan angin.


"maaf Dady tak sengaja" kata Theo menyelimuti tubuh ileen dengan handuk lalu menggendong gadis itu masuk


..._______❤️_______...


like komen and vote nya yuk 😽