Quentin

Quentin
episode 86



"ileen kamu belum makan sayang,pulang lah dulu dan istirahat kan tubuh mu.jangan menyiksa diri mu sendiri,Theo pasti sedih dan marah jika melihat kamu seperti ini" saran Lusi karena sendari tadi ileen tak makan dan tidak tidur.


"putriku,benar kata Lusi kau harus istirahat.tenang saja di sini ada Rey dan josen yang akan menjaga Theo" su leoa memegangi kedua pundak ileen.


akhir nya ileen pun menurut dan mau pulang ke rumah bersama dengan Lusi dan sang omah.dengan di antar kan oleh pengawal nya si leoa.


begitu sampai di rumah,ileen mendudukkan tubuh nya di tepi ranjang dan menatap bingkai foto besar yang kini berada di hadapan nya.sebuah foto pernikahan diri nya dengan Theo.


"kau sangat tampan,lihat sekarang aku adalah wanita yang kuat.kau pernah bilang,selagi aku tak menangis hidupmu akan baik baik saja.jadi buktikan padaku jika kamu kini baik baik saja,jangan terlalu lama membuatku cemas." lirih ileen mengatakan hal itu sembari memandang bingkai foto besar itu.


lalu setelahnya ia pergi mandi untuk membersihkan diri,karena ia tak mau berlama lama an di mansion sebelum melihat suaminya sadar.


*


*


*


*


*


"sudahlah Theo hentikan aksi konyol mu ini,sekarang kau sudah baik baik saja.aku merasa kasihan melihat ileen yang selalu menangis di samping mu" Rey menepuk kaki Theo yang terlihat sedang tertawa terbahak bahak jika mengingat ocehan ileen sepanjang hari nya saat menemani dia tidur.


"biarkan saja,biar dia tau semenderita apa aku saat dia koma dulu,dan saat dia terluka waktu itu" Theo tersenyum


namun Theo terus menghalangi nya,dia menarik narik Rey agar pria itu tak melepaskan semua alat itu.krekkk suara pintu yang di buka membuat mereka berdua diam di tempat.


ileen terkejut mendapati Theo yang kini terlihat baik baik saja,ada perasaan senang namun sedikit keanehan juga menggelantung di otak nya.


"ha aku pergi dulu,aku tak mau ikut campur urusan kalian kau yang berpura pura aku hanya membantunya sedikit" Rey beranjak ingin pergi


"hah?" ileen terkejut saat Rey mengatakan hal itu


jadi!!! selama ini Theo hanya berpura pura koma?,ini keterlaluan.ileen langsung menghampiri Theo dan memukuli pria itu dengan ganas.


"jahat...kamu jahat sama aku....hikss jahat sekali hiksss" ileen terus memukuli Theo sembari menangis sesenggukan.


"sutttsss sayang hentikan,jangan menangis aku mohon" Theo berusaha membujuk memegangi tangan ileen.


"keterlaluan tau gak?" ileen lagi lagi menangis


Theo mengangkat ileen agar gadis itu duduk di pangkuan nya lalu memeluk ileen lembut.sedangkan kini ileen memeluk Theo erat seakan akan dia tak mau kehilangan pria itu.


"aku menunggumu sepanjang hari di sini,aku hampir menyerang lihat kamu seperti itu.apa kau tau itu?" ileen merengek di dekapan Theo.


"heyy peri cantikku jangan menangis,aku tak akan baik baik saja jika kau menangis" Theo mengecup bibir ileen dengan lahap


terus dan terus mengusap nya dengan nikmat,ia juga sangat benar benar merindukan hal ini.theo sebenarnya tak tega melihat ileen sepanjang hari menangis,hanya saja dia masih penasaran seberapa besar cinta nya ileen kepada diri nya dan ya,dia sudah puas dengan semua jawaban yang ia dapatkan sendiri.