Please Give Me A Chance

Please Give Me A Chance
94



Angel pun pamit pada Zea karena angin malam begitu kencang . sehingga ia memutuskan untuk menyusun Bella ke kamar.


Angel membuka kamarnya langsung Menuju ke kasur. ia sangat ngantuk tidak menyadari sejak ia masuk tidak ada Bella disana.


Keesokan paginya


" Morning , Honey ..." suara Arsen sayup di telinga Zea yang masih mengantuk Karen acara barbeque Hingga larut malam dan di tambah lagi dini hari Arsen menyerangnya lagi.


" Don't disturb me, please ", ucap Zea dengan suara serak mengantuknya.


Zea menutup wajahnya dengan bantal


agar Arsen tidak menggangu nya. Arsen membuka bantal itu lalu menciumi wajah Zea.


" Ku masih mengantuk , Arsen ", protesnya dan membuka paksa matanya.


Zea melihat wajah tampan Arsen yang sudah sangat segar dan harum.


" Kau sudah mandi ?", Tanya Zea pelan.


" Hmm,," jawab Arsen dan mengecup bibir Zea .


"Kita akan pergi ke Negara E sore ini ", Ucap Arsen


" Kita mau ke mana ? " tanya Zea


" Kita akan pergi bulan madu , Honey ", Jawab Arsen dan membuka selimut tubuh Zea masih polos lalu ia meremas dada Zea


" Oh God.. Arsen.. Stop it !! ", protes Zea menyingkirkan tangan Arsen dari dadanya.


" Kemesumanmu menjadi meningkat 100% Setelah menikah Arsen ", ucap Zea sambil menutup dua buah dadanya dengan selimut


" Tentu saja , honey ", jawab Arsen tertawa pelan dan membuka selimut Zea lalu mengangkat tubuh polos itu menuju kamar mandi.


Lalu Zea melihat bathub Yang sudah terisi penuh dengan air sabun yang berlimpah.


" Kau yang menyiapkan nya ?", tanya Zea


" Hmm", Jawab Arsen singkat.


Kemudian Arsen menurunkan Zea ke dalam bathtub yang terisi air hangat dan sudah penuh gelembung sabun itu.


"Jangan mandi terlalu lama, aku menunggu mu di luar karena kita akan makan pagi ", kata Arsen mengecup kembali bibir Zea yang seperti memiliki magnet bagi Arsen.


" Ya, honey ", jawab Zea


setengah jam lama nya , Zea berada di dalam kamar dan kini dia mencari baju ganti di dalam koper.


" Cepatlah honey...kau memilih baju terlalu lama ," Ucap Arsen yang melihat Zea hanya mengacak ngacak baju nya saja.


" Wait.. aku sedang mencari baju yang tidak terbuka bagian atas ku. lihatlah dada dan leherku, kau membuatnya seperti sebuah ukiran berwarna merah, " Jawab Zea


Arsen tertawa pelan dan menghampiri Zea.


" Pakailah baju yang mana saja lalu tutupi dengan coat mu. mudahkan ?", kata Arsen


" Coat akan membuatku tercekik .... " ucap Zea akhirnya ia mengambil baju apapun di kopernya karena ia sudah sangat lapar.


" Apakah yang lain masih ada di resort ini ? " Tanya Zea


" semua sudah kembali semalam, hanya tersisa Brian, Bella dan Angel saja di resort ini, " Jawab Zea dan membuka handuk yang di pakai Zea lalu memasangkan bra nya


" Oh my God.. aku bisa memasangnya sendiri", Ucap Zea


" Diamlah , aku suka memanjakan mu ,honey", bisik Arsen di telinga Zea


"Done", Arsen sudah memasang kan bra nya lalu menciumi bahu Zea.


" Arsen bisa tidak kurangin sifat mesum mu?", Kesal Zea yang kini memakai pakaian ****** ******** dan mata Arsen memperhatikan dengan lekat .


" Oh God.. seperti nya suami ku ini benar benar-benar mesum ", kesal Zea dan cepat cepat memakainya


"Aku tidak bisa bersikap tidak mesum bila bersama mu ", ucap Arsen tertawa dan menarik pinggang dan mencium bibirnya.


******************************


Terimakasih Reader


Jangan lupa like dan comments ya Teman-teman untuk mendukung author amatir ini 😁


I love u