Please Give Me A Chance

Please Give Me A Chance
71



Zea pun menyetujui permintaan Arsen yang mengajak makan malam bersama keluarga Xaverius. Dia mempercayai semua ucapan Arsen yang akan selalu di sisinya . ia hanya berharap akhir kisah cinta nya tak seperti drama televisi yang berakhir diberikan sejumlah uang besar untuk meninggalkan anak mereka.


Setelah jam kantor , Arsen mengajak Zea ke sebuah butik untuk mencari gaun yang cantik dan setelan untuk diri nya. saat digunakan makan malam bersama kedua orangtuanya.


Beberapa karyawan pun mengajak pengunjung nya itu Menuju sebuah ruang khusus tamu VVIP untuk menunjukkan beberapa koleksi nya.


" Silakan duduk , Tuan dan Nona. Saya akan menunjukkan koleksi khusus member VVIP ", ujar karyawan itu saat berada di dekat sofa berwarna merah maroon berpadu dengan silver yang memperlihatkan kesan glamor.


Arsen dan Zea duduk berdampingan, tanpa jarak sedikit pun karena pria itu terus merengkuh pinggang sang wanita.


" Bagaimana kau suka ?", Tanya Arsen saat dua karyawan membawa gaun berwarna hitam panjang di atas lutut dan juga tuxedo berwarna hijau .


" Sangat bagus ", Puji Zea


" Silahkan dicoba terlebih dahulu, tuan dan nona ," Dua Karyawan itu memberikan gaun dan setelah tuxedo kepada pelanggannya.


Zea menerima dua pakaian tersebut. Lalu ia memberikan Setelan tuxedo kepada Arsen.


Arsen menerima pakaian itu.


Zea pun masuk ke dalam ruangan yang lebih kecil untuk mencoba gaun itu.


Sedangkan Arsen pun masuk ke dalam ruangan yang ada di samping Zea ada. memakai setelan tuxedo secepat mungkin.


Arsen dan Zea pun keluar dari ruangan VVIP, langsung di sambut ramah oleh karyawan..


" Kau sangat cantik , honey ", Puji Arsen saat melihat Zea keluar mengunakan gau hitam.



" Kau juga sangat tampan , sayang", Zea tidak kalah puji dengan kekasihnya.



" Bagaimana , tuan. Apakah gaun dan tuxedo nya cocok ?", Tanya Karyawan itu.


" Ya, ku ambil kedua pakaian ini. Di mana letak kasir nya ?", tanya Arsen


" Silahkan ikut saya ,tuan "


Setelah mendapatkan pakaian untuk makan malam. Arsen membawakan Zea ke sebuah salon ternama disana.


" Arsen, apakah ini tak berlebihan ? bukankah kita hanya akan makan malam bersama keluargamu ?" Tanya Zea saat di ajak masuk kedalam ruangan.


" Tidak Honey, aku ingin wanita ku semakin cantik saat ketemu kedua orang ku." Jawab Arsen seraya memberikan elusan lembut di lengan yang saat ini sedang dia rangkul


" Bukan sebaiknya aku berpenampilan apa ada nya saja? aku tidak ingin kedua orang tua mu menganggap diriku memanfaatkan putra nya untuk menghabisi uangnya " , Ucap Zea


Arsen terkekeh mendengar ucapan kekasihnya itu. lalu ia mengelus pelan pipi Zea serta mengemgam kedua tangan halus itu agar sang wanita nya tidak berpikir terlalu jauh. "Mereka tidak akan menilai seseorang dari penampilan saja ,honey. mereka akan melihat seberapa serius kau menjadi kekasih ku dan uang ku tidak akan habis hanya untuk membayar semua ini , honey. walaupun ku harus membiayai hidup mu sekali pun " , Ujar nya Arsen


" Kah terlalu sombong tuan ", Ucap Zea


" Yes,I'm a billionaire ", Jawab Arsen tertawa pelan


Arsen memberikan kode pada seseorang penata rias.


" Nona ingin di rias seperti apa ? " Tawar seorang wanita berparas cantik yang berprofesi sebagai MUA disana.


" Natural saja , wajahnya sudah sangat cantik " Arsen yang menjawab pertanyaan perias tersebut.


" Baik", perias menyiapkan semua alat tempurnya di atas meja.


♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️


Maaf reader otor lagi sakit sehingga tidak update kemarin. kita saling mendoakan agar semua juga di berikan kesehatan. aminnnn


semoga otor bisa up banyak lagi 😁😁😁😘


************************************


Terimakasih Reader


Jangan lupa like dan comments ya Teman-teman untuk mendukung author amatir ini 😁


I love u all