Please Give Me A Chance

Please Give Me A Chance
79



...Diharapkan bacanya saat sahur atau sesudah buka karena ada unsur 21+...


Saat Arsen kembali dari kamar mandi ia sudah melihat Zea sudah tertidur lelap dengan di tutupi selimut hingga sebatas dada. ia pun menyusul Zea menaiki tempat tidur lalu ia menarik pinggang Zea agar lebih dekat lalu tangan nya melingkari pinggangnya . Arsen mengecup bibir Zea pelan dan akhirnya ikut tertidur sembari memeluk Zea.


Keesokan paginya Zea merasa tidak ingin bangun meskipun sinar matahari sudah masuk melalui sela sela jendela kamar.


Dia semakin menempelkan tubuhnya pada Arsen Karena Zea suka harum tubuh Arsen.


" Kau hari ini ke kantor, honey ?", Bisik Arsen


" Hmm", Jawab Zea singkat.


Tangan Arsen tidak diam terus menjelajahi tubuh Zea. kini tangannya telah masuk kedalam piyama tipis dengan gerakan lembut membuat Zea merasakan geli pada di tubuhnya.


" Aku masih ngantuk, sayang ", Lirih Zea


" Kau harus menempati janji mu semalam ,honey ", Bisik Arsen lalu mengigit dan menjilat cuping Zea membuat menggeliat tubuhnya.


" Aku akan ada meeting pagi hari , Arsen . ku tidak ingin terlambat ", Lirih Zea masih betah memejamkan matanya.


" Kau cukup menikmati nya . aku yang bergerak di atas tubuh mu ", Ucap Arsen dengan suara serak dan berat .


Saat ini Arsen telah ada di atas tubuh Zea. ia memulai dari atas untuk menjelajahi tubuh Zea. ia menciumi leher sambil menurunkan dua buah tali yang menghalangi tubuh indah Zea sehingga kedua buah tersebut terlihat dan menyembul keluar ia turunkan piyama tersebut tersisa hanya sehelai segitiga berwarna merah muda lalu ia mulai melanjutkan aksinya bibirnya turun ke arah bawah bertemu dua buah kesukaannya nya . ia mainkan dua benda kenyal itu secara bergantian. sebelah kiri ia lumaat dengan sesekali menarik dan mengigit kecil sedangkan disisi satunya sebelah kanan ia bermain dengan tangannya sesekali memutar dengan telunjuk dan sedikit menarik untuk menimbulkan sensasi pada Zea . Zea pun terangsang dengan perlakuan Arsen dan mulai mengeluarkan suara Desahaaan. setelah puas memainkan dua buah kesukaannya dengan tangan . kini tangannya mulai turun di masuk kedalam celana berbentuk segitiga berwarna merah muda. ia gesekan dengan telunjuk sesekali ia tekan . mulutnya tidak hanya diam masih mengisap pada buah kesukaannya. Zea semakin terangsang oleh sentuhan sentuhan Arsen. tubuhnya sudah mulai menggeliat ke kanan dan ke kiri tanpa sadar kedua kakinya ia buka lebar sehingga dengan leluasa tangan nya bermain puas di lembah kenikmatan disana. satu jari ia masukan kedalam lembah itu dalam gerakan maju mundur dengan ritme pelan lalu lama lama dengan gerakan cepat membuat seempunya merasakan kenikmatan begitu tinggi badannya naik turun karena permainan sentuhan itu.


" Ahhhh...", Desahaaan keluar kembali dari bibir Zea setelah mencapai pelepasan.


setelah merasa sesuatu yang mengalir disana arsen mencabut jarinya dari lembah itu. lalu ia melihat kearah bawah ternyata sudah sangat basah dan ia pun menarik benda segitiga berwarna merah muda tersebut hanya sekali Tarik benda itu terlepas. saat ini Zea tidak memakai sehelai apapun. tubuhnya sudah polos lalu di pandangi oleh Arsen. ia sangat mengagumi tubuh kekasihnya yang membuat nya candu .


ia pun tidak mau kalah dengan cepat mencopot pakaian sendiri. saat ini mereka sama sama sudah polos. Arsen tidak mau menunggu lama . segera bermain pada intinya .


" Oh honey... i Miss you so much.. kita mulai untuk menanam bibit unggul milik ku ", ucap Arsen dengan penuh senyuman menggoda.


Jari jemari mereka bertautan. Tubuh sudah penuh peluh. Arsen mulai menghentakkan pinggulnya dan Zea mendesaah keras.


Arsen mencium dada Zea yang begitu berisi membuat dirinya candu . tangannya menyelusuri tubuh halus Zea dan berhenti di paha mulusnya.


Arsen semakin mempercepat ritmenya dan mengeluarkan hasratnya.


" Ahh ..ah..ah ", Suara Desahaaan mereka berdua saat mencapai puncak bersama.


Diakhir permainan ia mencium kening dan bibirnya.


" I love you so much ", bisik Arsen lalu turun ke perut menciumi dengan lembut dan mengelusnya. "Semangat berjuang didalam ya sayang. Daddy menunggu ", Ucap Arsen menciumi perut Zea berkali kali.


setelah melakukan peperangan di atas ranjang Arsen segera mengendong tubuh Zea.


" Eh.. kau mau bawa aku kemana ?", Tanya Zea merasa tubuhnya melayang karena tiba-tiba di gendong kekasihnya


" Kita akan mandi bersama, honey", Jawab Arsen mengecup sekilas bibirnya dan segera Menuju kamar mandi.


Mereka hanya mandi bersama tidak ada lanjutan celap mencelup karena pagi ini Zea akan ada meeting dengan team Varoni Group.


************************************


Terimakasih Reader


Jangan lupa like dan comments ya Teman-teman untuk mendukung author amatir ini 😁


I love u all