
Keesokan hari nya Arsen menemani Zea untuk ke perusahaan nya. Zea berencana akan berbicara dengan Hanz bahwa ia akan pergi bekerja dan akan fokus mengurus keluarga kecilnya.
Arsen tidak ikut masuk ke dalam perusahaan itu. ia menunggu di sebuah cafe yang letaknya tidak jauh dari gedung perusahaan itu.
Tiga puluh menit sudah Arsen menunggu Zea yang tak nampak juga. akhirnya ia memutuskan untuk menghubungi sang istri.
ketika ia ingin menghubungi nya. seseorang menepuk punggung nya sehingga ia urungkan niatnya untuk menghubungi Zea.
" Arsen, kau di sini ", Sapa Seorang pria tampan
" Grey , " Ucap Arsen
Grey pun menarik sebuah kursi dan duduk menghadap Arsen.
" Sejak kapan kau disini Arsen ? ", Tanya Grey
" Baru dua hari yang lalu " Jawab Arsen
Grey memberi isyarat pada seorang pelayan untuk ke arahnya lalu ia memesan sebuah minuman . setelah selesai memesan minuman ia kembali berbicara dengan Arsen
" Maaf, ku tidak bisa hadir ke pesta pernikahan mu. karena saat itu ku sedang ada meeting penting dengan klien yang sudah di rencanakan sebelumnya. Dimana istri mu ? " Kata Grey
.
" Tidak masalah, ku mengerti dengan jadwal mu sudah padat itu. sedangkan istriku bekerja di perusahaan itu ", Arsen menunju sebuah gedung pencakar langit di sebrang nya.
"Kak Grey " , Teriak Seorang wanita
Grey merasa dirinya di panggil dengan seseorang hanya melihat sekilas dengan muka datar nya lalu melanjutkan perbincangan dengan teman lamanya dulu.
Seorang wanita muda cantik menghampiri meja mereka dengan membawa sebuah map di tangannya.
Ia sedikit mengatur nafasnya karena tadi ia sedikit berlari mencari grey. sebenarnya grey sedang menghindar dengan wanita kecil itu yang selalu setiap hari membuat nya pusing dengan semua pertanyaan yang selalu di lontarkan dengan alesan tugas kuliahnya. wanita muda itu merupakan Kinan anak dari sahabat dekat keluarga nya sehingga mau tidak mau menerima tawaran magangnya di per
perusahaan saat ini ia pimpin selama ini .
" Kinan", Sapa Arsen terkejut melihat sepupunya ada di sini. setaunya Kinan sedang menempuh kuliah di negara nya.
" Halo kak ", Kinan dengan santainya duduk di sebelah grey.
" kamu sedang apa disini ? ", tanya Arsen
" Menemui atasan ku ", Jawab Kinan mata ke arah grey. Arsen melihat mata Kinan ke arah grey ia baru mengerti sepupunya itu bekerja di sebuah perusahaan grey.
" Sebulan yang lalu. sedangkan kakak sedang apa disini, bukan Kakak sedang mengurus perusahaan yang di negara B", Ucap Kinan
" Tentu saja aku ingin menemui istri ku tercinta ", Arsen mengacak-acak rambut milik sepupunya itu.
" CK.. akhirnya kakak sadar juga punya istri. ku kira sudah lupa kalau sudah menikah ", Kinan sambil membenarkan rambutnya yang berantakan.
" Kau ini.. gadis kecil yang menyebalkan. dan kau grey kenapa bisa menerima gadis manja ini, untuk bekerja di perusahaan mu ?", Tanya Arsen sambil meminum minuman nya
bukan nya grey yang menjawab segera di potong oleh Kinan untuk menjawab nya.ia tidak suka selalu dibilang gadis manja dengan kakak sepupunya itu
" Aku bukan anak kecil lagi ya kakak sepupu ku yang tampan. aku sedang ada tugas kuliah jadi aku magang di perusahaan Grey Sky", Ujarnya Kinan
Grey melihat interaksi kedua sepupu itu hanya bisa diam. dan berwajah datar tanpa ekspresi apapun
"Grey , sudah ku bilang aku hanya mengambil sebentar dompetku kenapa kau meninggalkan ku tadi", Kata Kinan sedikit kesal pada grey yang meninggal kan nya saat menuju restoran.
" What ?? kau bilang apa tadi. Grey? dia seusia dengan ku kenapa kau menyebutnya sebutan Grey", Menjitak kepala sepupunya itu.
" Ouch.. sakit kak. kenapa Kak Arsen dan kak Brian suka sekali Menjitak ku. otak ku yang sudah minum ini bila kalian sering menjitaknya akan semakin berkurang kecerdasan ku ", ujarnya Kinan dengan mengusap kepalanya.
Grey melihat itu hanya menggelengkan kepala dan tertawa pelan. ia tidak menyangka hubungan kedua sepupu itu begitu akrab . berbeda dengannya tidak memiliki siapa pun. hanya seorang anak tunggal dan tidak memiliki sanak saudara seperti Arsen dan Kinan
" Sudah lah, daripada aku selalu merasa di tindas oleh mu. lebih baik aku pergi ke toilet saja. sebelum kau semakin menyiksa ku", Kinan beranjak dari duduknya dan segera menuju toilet.
Tiba-tiba saja suara ponsel Arsen berdering
" Halo ,honey " Sapa Arsen dengan seseorang yang terhubung di ponselnya.
" Baiklah, bila kau mencari ku. ku sedang restoran letaknya tidak jauh dari perusahaan mu, honey", Kata Arsen
Arsen pun menutup ponselnya. Zea masih akan lama di perusahaan nya. karena ini hari terakhir ia bekerja maka dari itu ia memutuskan untuk menyerahkan semua pekerjaan kepada seseorang yang akan menggantikan posisinya nanti. sedangkan Arsen pun kembali berbincang santai dengan grey karena mereka sudah lama tidak bertemu. banyak hal yang di perbincangkan mengenai masa sekolah sampai masalah pekerja.
*******************************
Terimakasih Reader
Jangan lupa like dan comments ya Teman-teman untuk mendukung author amatir ini 😁
I love u