Please Give Me A Chance

Please Give Me A Chance
86



Hari Pernikahan


Ruang tunggu yang disiapkan khusus untuk keluarga Xaverius.


Kurang dari satu jam lagi , Arsen akan mengucapkan janji pernikahan. merubah status nya.



" Bagiamana perasaan mu sebentar lagi akan menikah dengan wanita pujaan min? " Tanya Brian


" Sedikit gugup ", Jawab Arsen sejak tadi ia selalu membenarkan jas nya . sebenarnya sudah rapih tapi ia selalu saja beneran jas nya .


"kau bayangkan saja saat nanti malam panas saat berdua ", Ucap Brian asal dan tertawa melihat wajah sepupunya itu.


" Kau tidak usah mengajari ku soal itu ", Arsen menoyor kepala Brian.


" Ck, sebenar lagi mau nikah. sifat mu tidak berubah juga kepala ku menjadi korban tangan mu ini " , kata Brian sambil mengelus-elus kepalanya.


" sudah lah kau bersiap-siaplah sebentar lagi kau akan di panggil . dan ingat jangan salah mengucapkan janji pernikahan nanti ", Brian tertawa lepas saat meninggalkan Arsen sendiri di ruangan itu .


Ruang tunggu mempelai perempuan.


Bella dan Angel saat ini sedang dalam ruangan bersama Zea .



" Kau benar-benar cantik Sepupu ku. ku tidak menyangka kau akan secepatnya ini menikah ", Ucap Bella bahagia melihat sepupu telah kembali dengan pria yang di cintainya selama ini .


" Zea kau sangat cantik sekali. aku iri dengan mu ", Ucap Angel Memeluk Zea


Zea merasa aneh pada tubuh Angel saat ini saat melepaskan pelukannya."Kau sedang hamil , angel ?", Tanya Zea terkejut


Angel hanya menganggukkan kepalanya.


" Siapa ayahnya ? ", Tanya Zea Penasaran karena selama ini angel tidak pernah memiliki kekasih.


" Mr. Hans ", Jawab angel sambil memamerkan gigi putihnya


" What !!! Are you kidding me ? ", Ucap Zea benar-benar terkejut mendengar ucapan angel ia tidak menyangka. bos nya itu ternyata memiliki rasa dengan sahabat nya itu


" Sorry , aku baru memberitahu mu ", Lirih angel


" sudah berapa lama kandung mu ? apakah dia mengetahui nya ? ", tanya Zea


" Usia kandungan ku baru menginjak empat bulan. aku akan memberitahu setelah pulang dari sini ", Jawab Angel dengan sedikit sedih pada raut wajah.


" hmm, ku rasa nanti kita lanjutkan lagi rasa penasaran mu. karena aku mempunyai kejutan buat mu , Zea ", kata Bella saat di depan pintu dan menarik seseorang sana ternyata bibi Renata dan bibi Jane.


" Bibi Renata dan bibi Jane ?", Zea tidak percaya kalau bibinya akan datang ke acara pernikahan. yang sebelumnya tidak bisa hadir karena urusan pekerjaan di desa. Zea memaklumi keadaan tersebut tapi ia tidak menyangka ternyata kedua wanita di hadapan nya benar-benar hadir dan nyata ia sangat bahagia Melihat itu .


Bibi Renata segera menghampiri Zea dan memeluk nya. Zea terlalu bahagia sampai menitihkan air matanya", Kau sangat cantik sayang. jangan menangis nanti makeup mu luntur semua ", Jelas Bibi Renata "Selamat sayang sebentar lagi kamu akan menikah", ucap selamat dari bibi Renata


" Aku menangis bahagia bi", Zea sedikit mengelap air mata di pipinya dengan tisu


" Sudah lah, sekarang semua kita sudah disini menyaksikan hari bahagia Mu sayang."ucap bibi Renata


" Kapan kalian hadir ?", Tanya Zea


" Kita baru saja tiba semalam. mereka menjemput kita lalu Kita menaiki jet pribadi mereka ", Ujar bibi Renata


" Kau sangat beruntung ,Zea. menikah dengan keluarga kaya seperti mereka. sampai mereka rela menjemput kita dan membawa nya dengan jet pribadi mewahnya itu", ucap bibi Jane kagum akan ia lihat sendiri oleh matanya.


Zea tertawa mendengar ucapan bibi Jane memang benar adanya .


" Mom", Ucap Bella


" Paman kemana Bi ?," Tanya Zea


" ohh Thomas sedang di luar sayang bersama para bodyguard ",Kata Bibi Jane


Akhirnya waktu yang di tunggu-tunggu tiba. pernikahan itu berlangsung di gedung mewah sesuai keinginan Zea, gedung besar yang dihiasi oleh bunga warna warni .



Keluarga besar Xaverius . Bibi Renata , bibi Jane , bella dan Angel pun ikut menyaksikan Arsen berdiri diatas altar dengan balutan jas berwarna hitam, terlihat kuat biasa tampan. sementara Zea masih berada di ruangan, sebentar lagi ia kaan keluar menghampiri calon suaminya.


Gedung besar mengelilingi ribuan bunga.


Ada tempat yang khusus yang sudah di sediakan untuk para tamu undangan, rekan bisnis yang sudah menjalin hubungan kerjasama puluhan tahun .


Hal yang sangat di tunggu-tunggu Arsen pun akhirnya datang sebuah pintu besar di tarik oleh kedua pria, sontak semua orang menoleh keruangan tersebut, ruangan yang di penuhi oleh bunga-bunga. Zea sangat gugup melihat banyaknya tamu undangan ia tidak menyangka akan di adakan pesta sebesar ini dan mengundang banyak tamu disana.


Terlihat Zea dengan di balutan gaun yang cantik dan mewah itu berdiri disana, kemudian paman Thomas berjalan mendekatinya nya Zea, pria paruh baya itu pun tersenyum memandang yang sudah di anggap nya seperti ponakan sendiri. kemudian Zea melingkarkan tangannya di lengan paman Thomas.


Paman Thomas mengandeng Zea berjalan menuju Arsen yang sudah menunggu nya atas sana. walaupun pun Thomas bukan lah orang tua kandung Zea. tetapi ia harus tetap mengantar Zea yang sudah di anggap ponakan sendiri karena ia menyayangi nya seperti putrinya sendiri.


Arsen tidak henti-hentinya menebarkan senyum bahagia nya di tambah lagi sudah tiba seorang wanita cantik di hadapannya yang ia sangat cintai.


Arsen mengulurkan tangannya menyambut Zea.


Arsen menatap Zea tanpa berkedip, pria itu terlihat santai padahal sebenarnya ia sangat gugup sekarang. sama halnya yang di rasakan Zea saat ini ia begitu gugup hingga tangannya berkeringat saking gugupnya.


Setelah Arsen dan Zea mengucapkan janji pernikahan. mereka dinyatakan sebagai suami-istri saat ini.


********************************


Terimakasih Reader


Jangan lupa like dan comments ya Teman-teman untuk mendukung author amatir ini 😁


I love u