
Tiga hari kemudian.
Saat ini Zea sedang duduk di pinggir danau yang sangat indah. letak danau itu berada disebuah desa terpencil. ia sangat rindu tempat itu. biasanya ia sering mengunjungi ke danau itu sendiri. sebelum ia sibuk bekerja ia selalu mampir ke danau.
Zea sedang mengambil cuti kerja dan beberapa lalu ia disibukan dengan pekerjaan nya. ia merasa butuh refreshing . maka dari itu ia mengunjungi bibi dan pamannya di desa.
Sebenernya ia ingin mengajak Bella mengunjungi kedua orang tuanya. tetapi Bella tidak ingin . karena bila ia sudah Disini akan susah kembali ke kota untuk mengejar impiannya menjadi seorang model terkenal.
🤍🤍🤍🤍🤍🤍🤍🤍🤍🤍🤍🤍🤍🤍
Perusahaan Xave Group
Seperti biasanya Arsen selalu disibukkan dengan beberapa dokumen yang perlu ia tanda tangani.
Kring
kring
Suara telepon kantor berbunyi suara memenuhi ruangan kerja Arsen. lalu ia segera menekan tombol speaker .
" Ada apa ? "
" Tuan Arsen, orang dari Art Arte ingin bertemu dengan anda dan sekarang sedang ada di ruang tunggu ." Kata seorang resepsionis
" Akhirnya kau datang juga, ku kira kau akan terus menghindari ku" Batin Arsen
" Suruh dia masuk keruangan ku. ", Kata Arsen yang masih melihat dokumen di meja kerjanya.
Tak berselang lama, pintu ruangan itu terdengar ketukan diluar. dan sesosok wanita muda mengantarkan salah satu tamunya seorang pria muncul dari balik pintu.
" Permisi Tuan, ada yang ingin bertemu dengan anda," kata seorang pegawai wanita
"Selamat pagi Tuan Arsen ,lama kita tak bertemu. " Alex berjalan menuju Meja Arsen . Arsen melihat kearah pintu ternyata yang ingin bertemu dengannya bukan lah seorang wanita yang ia rindukan, melainkan seorang pria setengah baya yaitu Alex wakil CEO Art Arte.
" Silahkan duduklah. ", Arsen mempersilahkan duduk .
" Maaf tuan, beberapa hari yang lalu saya berhalangan hadir. serta saya meminta untuk divisi desain yang mewakili saya untuk bertemu dengan anda tuan. " Alex yang menjatuhkan tubuhnya di atas kursi
" Tidak masalah, ku kira Art Arte tidak akan melanjutkan Project ini." Kata Arsen sambil memainkan sebuah pulpen di tangannya .
" Maaf tuan, saya baru pulang dari negara B sehingga saya baru bisa menemui anda hari ini." Ujar Alex.
" Seperti nya perusahaan Art Arte tidak profesional dalam hal ini. lebih baik saya mencari perusahaan yang benar-benar serius menghandle pembangunan Moon saja. " Arsen berdiri dari duduk nya.
Alex mendengar ucapan Arsen ingin memutuskan untuk tidak ingin bekerja sama dengan perusahaan nya membuat lemas seketika. karena ia sangat mengharapkan Art Arte bisa bekerja sama dengan perusahaan besar.
" Saya minta maaf , atas kelalaian saya atas kejadian kemarin saya tidak bisa langsung bertemu dengan anda. " Alex segera berdiri dari duduknya dan menundukkan kepalanya berkali-kali.
" Saya tidak ingin bekerja dengan orang yang melalaikan pekerjaan nya. karena itu sama saja tidak profesional dalam bekerja." Arsen sudah merasa kesal karena perkataan yang kemarin di tawarkan oleh Zea hanya angin lalu baginya. " Lebih baik anda keluar dari sini. karena hari ini saya sedang sibuk. " Arsen kembali lagi duduk di kursi kebesaran itu.
" Baik tuan , permisi . " Alex dengan Wajah di tekuknya ia merasa menyesal karena telah menyia-nyiakan kan kesempatan yang mungkin tidak akan di dapatkan lagi. Ia pun meninggalkan ruangan itu dan kembali ke Art Arte.
***************************************
Terimakasih Reader
Jangan lupa like dan comments ya Teman-teman untuk mendukung author amatir ini 😁
I love u all