
Pagi hari ini Zea akan berangkat ke negara A. ia sedang merapihkan beberapa pakaian saja di dalam koper karena pakaian masih tertinggal di apartemen miliknya. ia hanya menyelesaikan pekerjaan yang tertunda di negara A setelah itu Zea akan kembali ke negara B.
Saat ini Arsen sedang dalam kamar mandi. ia akan mengantarkan Zea hanya sampai bandara. Zea memakai pesawat jet milik keluarga Xaverius. Arsen akan menyusul nya setelah pekerjaan perusahaan selesai.
Tak berselang lama Arsen keluar dari kamar mandi hanya menggunakan handuk yang meliliti pinggulnya. Zea telah menyiapkan pakaian yang akan di gunakan oleh suami nya.
" Kau masih membereskan pakaian mu , honey ?", Tanya Arsen sambil menggunakan pakaian nya.
" Sebentar lagi, ku hanya membawa sedikit baju saja ," jawab Zea
" Apa kau sudah menggunakan Bella dan Bibi Renata, honey ?", Tanya Brian
" Ku sudah menghubungi Bella. Paman dan bibi lusa akan mengunjungi ku di apartemen", Jawab Zea " Done " ,Ucap Zea setelah menata semua pakaian di dalam koper.
Arsen menghampiri Zea memeluk nya dari belakang dan mencium puncak kepala zea.
" Apa sudah selesai semua, honey ? " Tanya Arsen
" Hmm, sudah semua ", jawab Zea
" sebaiknya kita sarapan terlebih dahulu baru kita ke Bandara", ajak Arsen sembari menarik tangan Zea dan membawa koper milik Zea.
Arsen dan Zea pun sarapan makan sebelum keberangkatan ke bandara. Arsen sudah memberi tahu kepada mommy Karen dan Daddy Xaverius mengenai kepergian Zea ke negara A. mereka tidak masalah dengan itu.
Setelah mereka menyelesaikan sarapan bersama. Arsen pun mengantar Zea ke Bandara tanpa mengunakan supir.
" Hubungi aku segera kalau sudah sampai ", Ucap Arsen masih enggan melepaskan pelukan nya dengan Zea
" Hmm..aku pasti akan merindukan mu . Cepat lah menyusul bila urusan mu selesai ",ucap Zea masih dalam pelukan Arsen
" Ku pastikan ku akan secepatnya menyusul mu honey ", Arsen melepaskan pelukan dan mencium mesra Zea .
" Aku pergi dulu " setelah ciuman terlepas dan melepaskan ciumannya.
Setelah Arsen mengantar Zea ke bandara lalu Arsen melajukan mobilnya menuju perusahaan ada beberapa hal penting yang Ia harus kerjakan dengan Denis asisten pribadi nya.
Zea saat ini hanya duduk di sofa kursi pesawat itu sambil memakai earphone di telinga nya. perjalanan di tempuh selama empat jam menuju negara A. Zea sangat senang bisa kembali ke negara kelahirannya. selama 2 bulan ini ia berada di negara B. ia tidak menyangka perjalanan nya utamanya untuk bekerja tetapi di sisi lain ia melaksanakan pernikahan nya dengan Arsen. sesuatu yang tidak di rencanakan sebelumnya. pernikahan dengan Zea hanya keluarga dekat dan teman kantor saja yang sudah tau. Zea sengaja tidak ingin mempublish pernikahan nya dengan Arsen karena ia tidak ingin beranggapan ia menikah dengan Arsen berdasarkan kekayaan nya saja.
Zea pergi negara A hanya mengurusi menyelesaikan pekerjaan yang tertunda setelah itu ia keluar dari perusahaan Art Arte. sebenarnya Zea sangat berat meninggalkan perusahaan tersebut. tetapi itu suatu pilihan baik karena Zea ingin fokus mengurus keluarga kecilnya. ia akan tinggal di negara B bersama Arsen .tetapi ia tidak lupa juga dengan negara aslinya di tanah kelahirannya. ia tetap akan selalu mengunjungi bila ada kesempatan waktu berkunjung.
Pesawat jet sudah mendarat mulus di bandara internasional Negara A. Zea keluar dari pesawat jet itu di bantu oleh salah staf membawa koper miliknya.
" Zea ", Panggil Bella
Zea menoleh ke arah tersebut dan menghampiri nya.
" Akhirnya kau Kembali juga ke negara asal mu ,Nyonya Arsen ," ucap Bella memeluk sepupunya
" Kau sendiri ? Dimana Arsen ? ," tanya Bella melepaskan pelukannya
" Arsen masih ada urusan pekerjaan Yanga harus kerjakan. nanti ia akan menyusul bila sudah selesai ," Jawab Zea
" Hai Zea " ,
Zea mendengar namanya di panggil ia pun menoleh ke arah Suara itu.
*********************************
Terimakasih Reader
Jangan lupa like dan comments ya Teman-teman untuk mendukung author amatir ini 😁
I love u