
...Cerita ini ada unsur dewasa nya 21 +...
...baca nya nanti saja pas sahur atau abis buka ya Reader....
Happy reading ...
''kita lihat siapa nanti yang akan memohon untuk tidak berhenti melakukan nya ", Lanjut Arsen sudah menarik handuk Zea saat ini ia sudah polos tanpa menggunakan sehelai pun.
Arsen mulai menciumi bibir Zea. ia pun membalas ciuman itu . tangan pun sudah mulai bermain daerah sensitif Zea di bagian pangkal paha dan membuat Zea melengkungkan tubuhnya.
" Ahhhhh,,,,, Arsen ....", Desaah Zea
Ciuman Arsen beralih ke leher dan dada Zea dan kemudian turun kebawah perut Zea
Saat sudah di antara pangkal paha Zea . Arsen berdiam sejenak memandangi sebentar. lalu Arsen mulai mengusap pelan mengunakan jarinya.
Tiba-tiba saja Zea "jangan berhenti", kata Zea ketika Arsen hendak mulai menciumi daerah sensitif nya.
" Ahhh...." ,Zea semakin mendesah keras menikmati apa yang dilakukan Arsen dengan lidahnya.
" see ?", Kata Arsen tersenyum kemenangan karena Zea sudah dipenuhi oleh gairah yang tinggi sehingga ia ikut mengikuti irama permainan Arsen .
Arsen pun melanjutkan aksinya kedua tangan Zea meremass dada Zea dan tangan Zea berada di atas kepala Arsen mencengkeram lembut tebalnya ketika Arsen semakin memperdalam memainkan lidahnya pada bagian sensitif Zea .
Arsen membuka boxer yang di gunakan nya dan masuk ke adegan intinya. ia sudah tidak tahan lagi karena gairahnya sudah sangat memuncak . dia mengerakkan pinggulnya dengan cepat hingga zea berkali kali sudah mencapai puncaknya.
Arsen pun mencium kembali dada Zea secara bergantian tangannya pun tidak lepas memegang salah satu bagian dada yang tidak melumaatnya .
Tubuh Zea menggeliat di bawah tubuh kekar Arsen. tangan Zea menyusuri punggung Arsen yang sudah berkeringat akibat kegiatan panas malam ini . walaupun ruangan ber AC tetapi tidak untuk mereka yang sedang di mabuk asmara dan saling menyalurkan hasratnya selama berminggu-minggu tidak saling menyatukan.
" Kita akan melakukannya setiap hari . dan kali ini aku akan mengeluarkan di dalamm bersiap lah ", Bisik Arsen
Zea tertawa pelan sekaligus bahagia mendengar ucapan Arsen. tubunya bergerak naik turun mengikuti irama gerak tubuh Arsen yang ada di atasnya.
" Ahhh ... Ah...kita keluarkan bersama ,honey", Desahaaan Arsen saat mencapai puncak nya.
Zea hanya menganggukkan kepalanya sebagai jawaban.
Hingga akhirnya Arsen dan Zea mencapai di puncak kenikmatan. dia dan Zea berpelukan sambil menenangkan nafas mereka yang terpacu karena kegiatan panas mereka.
Lalu Arsen merebahkan dirinya di samping Zea dan menyelimuti tubuh mereka dengan selimut tebal.
" I love you so much, honey " , Kata Arsen memeluk tubuh zea
" I Love you too ", jawab Zea lalu membalas pelukan nya dengan erat .
Keesokan paginya
Zea bangun sedikit kesiangan. dia benar-benar tepar , karena semalaman Arsen selalu menghajarnya di ranjang hingga dini hari. ia bener-bener memanfaatkan waktu. karena Arsen akan tinggal di mansion Kedua orang tuanya. Mommy Karen mengancamnya kembali bila tidak menurutinya .
Zea langsung beranjak dari ranjang dan berlari menuju kamar mandi. karena pagi ini ia akan menjemput sahabat dan sepupu nya di bandara internasional. Bella dan Angel pasti sudah menunggu nya saat ini.
" Kau akan pergi ? ", Tanya Arsen
" Hmm , aku terlambat, Arsen. kasian mereka sudah menunggu ku lama ", jawab Zea dan menutup pintu kamar mandinya.
sepuluh menit kembali kemudian, Zea keluar dari kamar mandi. dia benar-benar mandi kilat kali ini.
Zea membuka lemari pakaian dan mencari-cari pakaian nya yang ia gunakan.
Arsen tersenyum melihat tingkah Zea yang mengemaskan.
" Apa perlu bantuan untuk memakai nya ,honey ? ", Tanya Arsen tertawa pelan
" Jangan tertawa...ini tidak lucu ,Arsen. kau lah yang membuat ku telat ", kata Zea sambil memakai pakaian nya dengan cepat-cepat.
Zea memakai atasan berwarna putih dengan atasan dibiarkan terbuka dan mengunakan celana panjang berwarna hitam.
Zea mengulung rambutnya karena masih basah.
Zea bolak balik melihat alorji di tangan nya memoles sedikit riasan di wajahnya dengan make up tipis.
" Tidak ingin ku antar , honey ?", Tanya Arsen
" Tidak perlu.. lagi pula ku ingin mengajar mereka jalan-jalan dulu sebelum kembali ke apartemen ku ", Jawab Zea
Setelah selesai Zea memakai sepatu Kets.
" Hei.. kau tidak menciumiku ,honey ? "tanya Arsen ketika Zea sudah akan keluar dari pintu.
Zea menoleh dan berlari menghampiri Arsen .
CUP
Zea mengecup bibir Arsen " I love you",
" I love you too, honey. hati-hatilah . kabari aku bila sudah sampai, hmmm", Ucap Arsen mengelus pipi Zea .
Zea hanya menganggukkan kepalanya sebagai jawaban dan ia pun pergi keluar apartemen nya.
Zea menuju ke mobilnya yang baru saja dibelikan oleh Arsen setelah tinggal bersama di mansion keluarga nya.
Zea masuk kedalam mobil dan langsung menancap gas menuju bandara. karena ia sudah telat tiga puluh menit. Bella dan Angel sudah menunggu nya sejak tadi.
*********************************
Terimakasih Reader
Jangan lupa like dan comments ya Teman-teman untuk mendukung author amatir ini 😁
I love u