Please Give Me A Chance

Please Give Me A Chance
65



Mereka sarapan di mansion dengan masakan buatan chef di mansion. setelah mereka sarapan. sesuai janjinya Arsen akan mengantarkan Zea ke Varoni Group.


" Kapan kau tiba di Negara B ? " , Tanya Arsen


" Kemarin malam aku baru tiba ", jawab Zea


" Kau suka kejutan ku ?", Tanya Zea


" Sangat ", jawab Arsen tersenyum lalu menggenggam tangan nya Zea sedangkan tangan satunya lagi ia gunakan untuk menyetir. " Berapa lama kau di Negara B ? " tanya kembali.


" Tergantung dengan urusan ku selesai kapan ", Jawab Zea


" Aku akan selalu menemani mu selama kau disini ", Kata Arsen


" Kau tidak bekerja ?", Tanya Zea


" i'm the boss honey ", Jawab Arsen


Zea tertawa pelan mendengar itu .


" Apa Selly menyukai mu ? " , Tanya Zea tiba tiba


" Why ? , Tanya Arsen santai.


" Aku bisa melihat nya . cara Selly melihat mu sangat berbeda ", Ucap Zea


Arsen tertawa pelan menanggapi ucapan Zea. lalu ia menggenggam tangannya lalu Mengecup nya


" Mommy menjodohkan kami...tapi aku menolaknya.. dan menganggap nya hanya teman... kau cemburu, hmm ? ", Kata Arsen


Zea menggangukan kepalanya dan Arsen semakin tertawa gemas melihat kekasihnya yang dirindukan ini. Arsen pun menciumi punggung tangan Zea berkali-kali.


" I love you more , honey ", Ucap Arsen


Zea hanya menoleh kearahnya dan tersenyum manis .


Mereka pun tiba di perusahaan Varoni Group. Ketika Zea hendak membuka pintu.


" Hei, kau tak mencium ku dulu ?", Tanya Arsen


Zea menoleh dan mendekati wajahnya .


CUP


Zea mengecup bibir Arsen ketika hendak ingin pergi . Arsen malah menarik tangannya lagi dan melumatt bibir Zea dengan lembut.


" I Love you too", Zea keluar dari mobil dan menuju gedung .


♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️


Di sebuah ruang kerja yang sangat luas berdesain minimalis modern, tampak seorang pria tampan tengah membaca sebuah berkas yang baru saja ia terima dari asisten pribadinya.


" Apa kau sudah mengirim email kepada nya ? mengenai desain itu ? ", Tanya Grey sambil membuka lembar di lembar berkas.


" Sudah tuan ", Jawab seorang Asisten pribadi


" Kalau sudah, kenapa dia tidak muncul di hadapan ku ", " Ucap Grey


" Mungkin nona Zea sedang sibuk sehingga belum sempat menemui anda ,tuan ", Jawab seorang asisten pribadinya


Grey yang Sedang membaca berkas tentang laporan keuangan, langsung menatap pada pria muda di hadapannya.


" Apa perlu saya hubungi langsung saja, tuan. nona Zea untuk datang langsung kekantor untuk menemui anda ", Tawar seorang pria muda yaitu Asisten pribadi


" Tidak perlu ," Jawab Grey singkat


Grey hanya terdiam lalu menyuruh asisten pribadinya itu untuk keluar, dan kini hanya ada dirinya diruangan tersebut. membaca kembali berkas yang berada di atas meja kerjanya.


Ya. sudah dua hari lalu Grey sudah menyuruh asisten pribadi nya itu untuk mengirimkan email mengenai desain yang dikirimkan oleh Zea sebelum nya. ia tertarik dengan desain nya dan mengundang nya untuk membahas beberapa desain dan ingin melakukan kerja sama dengan perusahaan nya. karena desain yang dikirim beberapa hari lalu cocok dengan permintaan desain seperti tuan Robert minta sebelumnya. walaupun beberapa hari wanita itu sudah mengganggu hari hari nya tetapi Grey pikir tidak ada salahnya memulai kerjasama dengan wanita itu toh beberapa desain dikirimkan nya emang bagus dan menarik .


" Ck, kenapa aku jadi memikirkan wanita gila itu sepertinya ada yang salah dengan otak ku", Grey menaruh berkas tersebut keatas meja dengan kasar. lalu memejamkan kedua matanya sambil bersandar di kursi kerjanya.


Beberapa lama Suara ketukan pintu dan seseorang muncul di balik pintu itu.


" permisi Tuan, ada seorang wanita muda yang ingin bertemu dengan anda ", Ucap seorang sekretaris


" Hmm ", Jawab Grey singkat


"Akhirnya Kau datang juga ",Gumam Grey.


************************************


Terimakasih Reader


Jangan lupa like dan comments ya Teman-teman untuk mendukung author amatir ini 😁


I love u all