
Hampir tiga puluh menit Bella berada di kamar mandi. entah apa yang ia lakukan selama itu di kamar mandi.
Tak berselang lama Bella muncul dari pintu kamar mandi dan kembali menuju sofa sambil mengeringkan rambutnya dengan handuk kecil.
Sedang kan Zea memberikan sampah sampah berserakan di ruangan nya itu.
" Kapan acara itu di mulai? " Tanya Zea sambil mengambil botol kaleng masih ada air setengah nya.
" Hah ,? Acara apa ya ? " Tanya balik bella
" Acara untuk pemilihan model ", jawab santai Zea
" lusa ", Jawan singkat Bella lalu ia menjatuhkan tubuhnya di atas sofa itu.
" Berikan segera surat pernyataan itu. ku akan mendatangi nya", Perintah nya Zea
" Hah ? apa kau serius ? " tanya Bella dengan muka berubah menjadi bahagia
"Hmm, cepatlah sebelum ku berubah pikiran " Jawabnya Zea
Bella mendengar hal itu ia segera menuju tas nya dan mengambil sebuah kertas HVS . ia selalu membawa surat itu . ia tidak tua kapan kakak sepupu nya itu akan setuju atau tidak
Bella pun menyerahkan beberapa selembar kertas kepada Zea.
Zea hanya membawa sekitar lalu ia mendatangi nya dan memberikan Kemabli kepada sepupunya itu.
Bella segera mengambil nya dan lalu di masukin kembali kedalam coklat.
" Thanks, kakak sepupu. aku menyayangimu," Bella segera menghampiri Zea dan melekuk sepupunya itu
" Hmm ingat ini yang terakhir kali. aku tidak mau membantu mu lagi " Ujarnya Zea
" siap bos, Bella ", ia segera bergegas dan mengambil tas dan kunci mobil nya dan menuju pintu luar
" Kau mau kemana sepagi ini ?", Tanya Zea
" tentu saja menyerah kan ini kepada panitia. karena hari ini terakhir jadi aku tidak ada waktu lagi " Jawabnya Bella " aku berangkat dulu" ,ucapnya Bella dan melambai kan tanyanya ke pada Zea
Zea membalas lambaian tangan itu. ia pun segera kekamar mandi untuk segera membersihkan diri dirinya.
🤎🤎🤎🤎🤎🤎🤎🤎🤎🤎🤎🤎🤎🤎
" Selamat datang kembali , tuan ?" sapa seorang setengah paruh baya
Brian membalas senyum samar. ia masuk kedalam mobil. ia baru saja tiba di bandara. ia di tugaskan untuk daddy nya untuk mengurusi perusahaannya sekaligus untuk menghadiri acara sebuah pencarian bakat.
" Baik, Tuan",, Jawab Pak Rahman
Mobil hitam itu melaju dengan kecepatan sedang. sedang di bangku penumpang seorang pria merebahkan tubuhnya di atas kursi sambil memainkan ponselnya.
Ciiiitttttt
Mobil itu tiba tiba saja berhenti. dan mengakibatkan si penumpang hampir saja terpental dari kursinya.
" Ada apa , Pak ? " , tanya Brian
" Mobil itu berhenti tiba-tiba, tuan . sebentar saya cek sebentar keluar " Ucap Pak Rahman.
" Hmm,," Ucap singkat Brian. ia bersikap tidak peduli dan masih memainkan ponselnya miliknya.
Tiba-tiba seseorang wanita mengetuk kaca mobilnya
Tok..tok..
Brian menoleh kearah suara itu dan lalu menurunkan kaca nya sedikit. dari arah luar hanya sedikit terlihat .
" Permisi Tuan, mobil anda sudah menabrak mobil saya. bisa kita______" ucap seorang wanita
Belum sempat menyelesaikan bicara nya. Brian langsung menaikan kembali kaca mobilnya.
Wanita itu mengetuk kembali kaca mobilnya. tapi kali ini Brian membiarkan nya tidak membuka kembali.
Tak berapa lama suara
Bbruukkkk
Brian sedang memainkan ponselnya ia segera menoleh kearah samping. ia terkejut mendengar hal itu. ia pun membuka pintu mobil itu dan keluar sudah melihat mobilnya sedikit penyok karena ulah wanita itu. belum sempat ia melihat wanita itu sudah kembali menuju mobilnya.
" Ck, dasar wanita gila " Teriak Brian membuat wanita itu mendengar dan menoleh ke arahnya .
**********************************
Terimakasih Reader
Jangan lupa like dan comments ya Teman-teman untuk mendukung author amatir ini 😁
I love u all