
BUGH
" Akhhh ", Arsen memegang pinggang nya kala merasakan tendangan yang cukup keras.
Belum sempat Zea Melihat wajah itu . Zea sudah memukul Arsen dengan bantal bertubi tubi
" Maling...maling pergi kamu dari sini ", Teriak Zea sambil memukulnya dengan bantal. Arsen hanya melindungi kepalanya dari benda benda lunak itu.
" PERGI !!! teriak zea
Arsen dengan cepat beranjak dari lantai . ia segera menahan bantal yang menyerangnya berapa kali .
" Honey... Honey ini aku ",Ucap Arsen
" Kau... sedang apa kau disini ? ", Tanya Zea berhenti memukuli kekasih nya.
suara pintu pun terdengar, Mommy Karen dan Daddy Xaverius berteriak dari balik pintu seraya menggedor-gedor pintu dengan panik.
" Zea, apa kau baik-baik saja ", Teriak Mommy Karen di balik pintu
Zea segera menoleh ke arah Suara itu " Aku baik-baik saja aunty", teriak zea
" Sedang apa kau di sini ? cepat lah keluar nanti Aunty dan uncle akan tau kau ada di sini ", suara Zea pelan
" Biarkan mereka tau, honey. aku sangat merindukanmu. apa kau tidak rindu dengan ku ?" Kata Arsen santai
" Come on, arsen menurut lah kali ini. nanti masa larangan bertemu kita semakin di perpanjang oleh Aunty ", Pinta nya Zea sambil menarik tangan Arsen menuju balkon.
Suara pintu terbuka
Ceklek
" Arsen ...", ucap Mommy Karen terkejut melihat putranya sudah ada di kamar calon menantu nya.
" Hai ..." Sapa Arsen sambil melambai tangannya ke arah kedua orangtuanya dengan memamerkan gigi putihnya.
" Sedang apa kau di sini ?", Tanya Daddy Xaverius
" tentu saja bertemu kekasih ku ", jawab Arsen santai
Mommy Karen segera menghampiri putranya sambil menarik telinga dengan jarinya ke arah luar " Dasar anak nakal ..ikut aku sekarang ", Ucap Mommy Karen gemas melihat Tingkah laku putranya
" Akkhhh...mom sakit ", Pekik Arsen sambil berjalan telinga di jewer hingga sampai rumah makan. .
" Cepat lah bersihkan dirimu, Zea. kita akan sarapan bersama ", Ajak nya Daddy Xaverius.
"baik uncle", jawab Zea lalu daddy Xaverius meninggalkan Zea sendiri dan menyusul istri dan putranya ke lantai bawah.
mereka pun fokus menyantap semua hidangan yang sudah di siapkan oleh para pelayan.
" Zea, hari ini kau sudah boleh kembali ke apartemen mu ", Tukasnya Mommy Zea
" Kenapa Aunty, bukannya masih sisa tiga Minggu lagi aku di sini ? " tanya Zea setelah meminum minuman nya.
" Karena dua Minggu lagi kalian akan menikah ", Ucap Mommy Karen
Zea yang tidak sedang minum pun tiba-tiba tersedak lalu Arsen segera memberikan minum untuk kekasih nya. Arsen pun kaget mendengar ucapan Mommy nya. karena ia tidak di beri tahu mengenai persiapan pernikahan nya. walaupun ia sangat senang karena kedua orang tuanya sudah menyetujui nya.
" Kenapa jadi secepat ini ", Gumam batin Zea
" Tapi aku belum memberikan keluarga ku , soal pernikahan ini ", Zea berusaha untuk tidak menolak atau mengiyakan.
" Kau tida perlu khawatir soal itu. kami sudah menghubungi bibi mu ", Kata Daddy Xaverius
Zea dan Arsen pun saling menatap satu sama lain. Arsen hanya mengangkat bahunya ke atas dan menggelengkan kepalanya nya. ia tidak tau menahu soal ini.
" Mereka sudah berbicara dengan bibi Renata. bagaimana bisa? aku pun menceritakan hubungan ini bagaimana mereka tau soal keluarga ku ", gumam batin Zea
" Kau pasti menanyakan soal kenapa orang tua ku sudah menghubungi keluarga mu kan ? " Tanya Arsen lalu Zea segera mengangguk kepalanya karena ia semakin bingung.
" Kedua orang tuaku sudah tau semua hubungan kita sejak lama. dan tentu saja mereka sudah berbicara dengan keluarga mu untuk membicarakan soal pernikahan ini", Jelasnya Arsen
" Ahh kenapa keluarga ini selalu saja bertindak semaunya tanpa diskusi dengan seempunya ", Umpat Zea dalam hati
" Kau ingin pernikahan konsep seperti apa Zea ?", tanya Mommy Karen
" Aku ?? ", Jawab Zea ia pun bingung konsep seperti apa kelak pernikahan nanti. ia masih mencerna semua ucapan yang di lontarkan Arsen tadi.
" Kau boleh menentukan semaumu , honey. karena ini merupakan penikahan impian mu", ucap Arsen sambil mengelus pipi Zea denga lembut.
Zea sempat berpikir dalam benak nya apa saja yang ini ia lakukan saat nikah nanti
"Aku suka dengan bunga . bisakah setiap sudut atau dimana pun selalu ada bunga ", pinta nya Zea
*********************************
Terimakasih Reader
Jangan lupa like dan comments ya Teman-teman untuk mendukung author amatir ini 😁
I love u