
Setelah Arsen menerima pesanan order online ia pun menyiapkan semuanya terlebih dahulu sebelum membangunkan Zea.
Arsen pun menuju kekamar untuk membangunkan Zea yang masih tertidur lelap di tempat tidur.
" Baby, bangunlah. kau harus makan dulu untuk mengisi perut mu yang kosong ", bisik Arsen di dekat telinga nya
"Hmmm... ku ingin membersihkan tubuhku dulu , honey", kata Zea masih memejamkan matanya.
" Baiklah, akan ku siapkan air hangat untuk mu ", Arsen menuju kamar mandi untuk menyiapkan air hangat agar nampak segar setelah berendam di dalam air hangat.
Setelah semua siap Arsen mengendong tubuh polos Zea tanpa sehelai benang pun. Zea hanya bersandar di dada milik Arsen. lalu Arsen menaruhnya di bathtub yang hangat.
" Aku akan menunggu mu di luar ", Arsen mengecup puncak kepala zea dan meninggalkan Zea sendiri di dalam sana.
Setengah jam kemudian , Zea keluar dari kamarnya dan tampak segar kembali.
" Kita makan dulu sebelum kita pergi ", Kata Arsen yang telah memesan makanan ketika Zea sedang membersihkan diri.
Mereka pun makan bersama sambil berbincang kegiatan pekerjaan Arsen diperusahannya. dan akhirnya mereka menyelesaikan makan paginya lalu pergi ke dokter kandungan bersama.
ini untuk pertama kali nya mereka pergi ke dokter kandungan. Dokter nampak melakukan USG pada perut Zea. Arsen melihat janin yang ada di layar kecil terlihat masih sebesar kacang.
Dokter menjelaskan secara rinci perkembangan janin mereka dan mengatakan bahwa janinnya berkembang sehat dan normal.
sepanjang pemeriksaan wajah calon orang tua itu selalu menampakkan wajah bahagia nya. terlihat Arsen selalu memegang tangan Zea dan mengusap punggung tangan dengan lembut dan mengecupnya berkali kali.
setelah cukup lama berkonsultasi Zea dan Arsen pun keluar dari ruangan dokter. Arsen menebus obat mual dan vitamin saja yang sudah di resepkan oleh dokter itu. mereka pun kembali ke apartemen karena hari sudah sore.
sepanjang perjalanan Arsen selalu mengembangkan tangan Zea lalu mengecupnya dan selalu tersenyum bahagia ke arah Zea.
Zea merasa Arsen begitu bahagia mengetahui ia hamil. membuat hidupnya semakin lengkap. memiliki suami yang sangat mencintai badan sebentar lagi mereka akan memiliki anak.
Sebelum mereka sampai ke apartemen. Zea meminta Zea untuk berhenti sebuah mini market karena ia ingin membeli beberapa cemilan saat ini mood sedang naik sehingga ia ingin memakan makanan Yang banyak.
Mobil mereka pun berhenti di sebuah mini market yang tidak begitu ramai pengunjung nya. Arsen dan Zea turun dari mobilnya. Arsen tak pernah lepas menggenggam tangan Zea. karena ia merasa khawatir takut Zea tersandung atau terjatuh saat berjalan.
Arsen semenjak mengetahui kehamilan Zea. ia semakin protektif. kemana pun Zea pergi ia harus menemaninya.
Selama tiga puluh menit mereka berbelanja . Arsen sudah membawa beberapa kantong plastik di tangan nya lalu ia Menuju mobil memasukkan semua barang belanjaan. Zea yang ingin berniat membantu membawakan barang belanjaan nya. Arsen tidak mengijinkan sama sekali. karena takut terjadi sesuatu pada bayinya.
Mereka Pun melanjutkan perjalanan menuju apartemen Zea yang letaknya tidak jauh dari mini market tadi.
Mobil mereka pun sudah terparkir di basemen apartemen itu. ketika hendak masuk kedalam apartemen ada seorang yang memanggil nama Arsen. merasa namanya di panggil ia pun mengurungkan melanjutkan jalanya . dan menengok ke arah suara itu.
************************
Terimakasih Reader
Jangan lupa like dan comments ya Teman-teman untuk mendukung author amatir ini 😁
I love u